alexametrics
24 C
Jember
Wednesday, 18 May 2022

Pencairan Beasiswa Tak Bisa Dilakukan

Terkendala Ketiadaan APBD

Mobile_AP_Rectangle 1

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Kabar tentang cairnya beasiswa di Kabupaten Jember membuat Komisi D DPRD Jember bertindak. Guna memastikan hal tersebut, beberapa anggota dewan menanyakan langsung ke Dinas Pendidikan (Dispendik) Kabupaten Jember.

Sekretaris Komisi D DPRD Jember Edy Cahyo Purnomo menyampaikan, saat ini Jember belum memiliki peraturan daerah maupun peraturan bupati tentang anggaran pendapatan dan belanja daerah (perda/perbup APBD). Untuk itu, pihaknya ingin mengetahui langsung apakah beasiswa sudah dicairkan atau belum. “Kami kroscek langsung kepada Kepala Dispendik Bambang Haryono. Sudah kami tanyakan apakah ada beasiswa yang dicairkan. Katanya tidak ada,” ucap pria yang akrab dipanggil Ipung tersebut.

Menurutnya, Dispendik yang dipimpin kepala dinas definitif tidak bisa mencairkan beasiswa karena yang dipakai di Jember sebatas Perbup tentang Pengeluaran Kas Mendahului APBD. “Karena beasiswa bukan merupakan bagian wajib, mengikat, dan rutin, maka dinas tidak berani mengeluarkan. Ini terjadi karena Jember belum punya APBD,” jelasnya.

- Advertisement -

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Kabar tentang cairnya beasiswa di Kabupaten Jember membuat Komisi D DPRD Jember bertindak. Guna memastikan hal tersebut, beberapa anggota dewan menanyakan langsung ke Dinas Pendidikan (Dispendik) Kabupaten Jember.

Sekretaris Komisi D DPRD Jember Edy Cahyo Purnomo menyampaikan, saat ini Jember belum memiliki peraturan daerah maupun peraturan bupati tentang anggaran pendapatan dan belanja daerah (perda/perbup APBD). Untuk itu, pihaknya ingin mengetahui langsung apakah beasiswa sudah dicairkan atau belum. “Kami kroscek langsung kepada Kepala Dispendik Bambang Haryono. Sudah kami tanyakan apakah ada beasiswa yang dicairkan. Katanya tidak ada,” ucap pria yang akrab dipanggil Ipung tersebut.

Menurutnya, Dispendik yang dipimpin kepala dinas definitif tidak bisa mencairkan beasiswa karena yang dipakai di Jember sebatas Perbup tentang Pengeluaran Kas Mendahului APBD. “Karena beasiswa bukan merupakan bagian wajib, mengikat, dan rutin, maka dinas tidak berani mengeluarkan. Ini terjadi karena Jember belum punya APBD,” jelasnya.

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Kabar tentang cairnya beasiswa di Kabupaten Jember membuat Komisi D DPRD Jember bertindak. Guna memastikan hal tersebut, beberapa anggota dewan menanyakan langsung ke Dinas Pendidikan (Dispendik) Kabupaten Jember.

Sekretaris Komisi D DPRD Jember Edy Cahyo Purnomo menyampaikan, saat ini Jember belum memiliki peraturan daerah maupun peraturan bupati tentang anggaran pendapatan dan belanja daerah (perda/perbup APBD). Untuk itu, pihaknya ingin mengetahui langsung apakah beasiswa sudah dicairkan atau belum. “Kami kroscek langsung kepada Kepala Dispendik Bambang Haryono. Sudah kami tanyakan apakah ada beasiswa yang dicairkan. Katanya tidak ada,” ucap pria yang akrab dipanggil Ipung tersebut.

Menurutnya, Dispendik yang dipimpin kepala dinas definitif tidak bisa mencairkan beasiswa karena yang dipakai di Jember sebatas Perbup tentang Pengeluaran Kas Mendahului APBD. “Karena beasiswa bukan merupakan bagian wajib, mengikat, dan rutin, maka dinas tidak berani mengeluarkan. Ini terjadi karena Jember belum punya APBD,” jelasnya.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/