alexametrics
31.1 C
Jember
Sunday, 29 May 2022

Emak-Emak Perumahan Dirikan Dapur Umum 24 Jam

Untuk Suplai Logistik Warga Terdampak Banjir

Mobile_AP_Rectangle 1

JEMBER, RADARJEMBER – Perumahan yang berada di pinggiran Sungai Bedadung juga tak luput dari terjangan banjir yang terjadi, Jum’at (29/1) lalu. Ternyata, ada sisi positif pasca peristiwa bencana tersebut. Emak-emak yang tinggal di perumahan malam semakin kompak. Bahkan, mereka mendirikan dapur umum untuk menyuplai kebutuhan logistik warga terdampak banjir.

Di Perumahan Antirogo I, Desa Patemon, Kecamatan Pakusari, misalnya. Di perumahan ini, ibu-ibu memiki gagasan untuk mendirikan dapur umum di rumah salah seorang warga perumahan. Ide itu muncul satu jam setelah kejadian banjir besar.

“Di Perumahan Antirogo I ini, ada sembilan rumah yang terdampak banjir. Karena terletak di pinggir bantaran Sungai Bedadung. Dan ibu-ibu di sini sepakat mendirikan dapur umum selama 24 jam,” ungkap Indrawati, salah seorang warga perumahan setempat.

Mobile_AP_Rectangle 2

Ibu-ibu perumahan itu bergantian memasak di dapur umum tersebut. Selain memasak, ada pula di antara mereka yang kebagian tugas berbelanja di Pasar Arjasa saat pagi. Karena di Desa Patemon, belum memiliki pasar.

- Advertisement -

JEMBER, RADARJEMBER – Perumahan yang berada di pinggiran Sungai Bedadung juga tak luput dari terjangan banjir yang terjadi, Jum’at (29/1) lalu. Ternyata, ada sisi positif pasca peristiwa bencana tersebut. Emak-emak yang tinggal di perumahan malam semakin kompak. Bahkan, mereka mendirikan dapur umum untuk menyuplai kebutuhan logistik warga terdampak banjir.

Di Perumahan Antirogo I, Desa Patemon, Kecamatan Pakusari, misalnya. Di perumahan ini, ibu-ibu memiki gagasan untuk mendirikan dapur umum di rumah salah seorang warga perumahan. Ide itu muncul satu jam setelah kejadian banjir besar.

“Di Perumahan Antirogo I ini, ada sembilan rumah yang terdampak banjir. Karena terletak di pinggir bantaran Sungai Bedadung. Dan ibu-ibu di sini sepakat mendirikan dapur umum selama 24 jam,” ungkap Indrawati, salah seorang warga perumahan setempat.

Ibu-ibu perumahan itu bergantian memasak di dapur umum tersebut. Selain memasak, ada pula di antara mereka yang kebagian tugas berbelanja di Pasar Arjasa saat pagi. Karena di Desa Patemon, belum memiliki pasar.

JEMBER, RADARJEMBER – Perumahan yang berada di pinggiran Sungai Bedadung juga tak luput dari terjangan banjir yang terjadi, Jum’at (29/1) lalu. Ternyata, ada sisi positif pasca peristiwa bencana tersebut. Emak-emak yang tinggal di perumahan malam semakin kompak. Bahkan, mereka mendirikan dapur umum untuk menyuplai kebutuhan logistik warga terdampak banjir.

Di Perumahan Antirogo I, Desa Patemon, Kecamatan Pakusari, misalnya. Di perumahan ini, ibu-ibu memiki gagasan untuk mendirikan dapur umum di rumah salah seorang warga perumahan. Ide itu muncul satu jam setelah kejadian banjir besar.

“Di Perumahan Antirogo I ini, ada sembilan rumah yang terdampak banjir. Karena terletak di pinggir bantaran Sungai Bedadung. Dan ibu-ibu di sini sepakat mendirikan dapur umum selama 24 jam,” ungkap Indrawati, salah seorang warga perumahan setempat.

Ibu-ibu perumahan itu bergantian memasak di dapur umum tersebut. Selain memasak, ada pula di antara mereka yang kebagian tugas berbelanja di Pasar Arjasa saat pagi. Karena di Desa Patemon, belum memiliki pasar.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/