alexametrics
31.2 C
Jember
Tuesday, 17 May 2022

Jalan Panjang Perpus Jember

Mobile_AP_Rectangle 1

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Kantor Perpustakaan, Arsip dan Dokumentasi Kabupaten Jember memiliki sejarah yang panjang. Hari ini kita dapat melihat dan mengunjunginya di Jalan Letjen Panjaitan Nomor 49, Kelurahan/Kecamatan Sumbersari. Sebelumnya, kantor ini sempat mengalami perubahan nama sekaligus pindah alamat beberapa kali.

Fatchur rochman, pustakawan ahli madya Perpusda Jember menuturkan, perpus kali pertama diberi nama Perpustakaan Umum dan Islamic Centre pada 12 Desember 1979. Tempatnya berada di halaman masjid Jami’ Jember. Adapun pengelolaannya ditangani bersama oleh Kantor Depdikbud Kabupaten Jember dan Pemerintah Daerah Kabupaten Jember.

Pada 31 Desember 1986, Perpus dikelola sepenuhnya oleh Pemerintah Daerah. Saat itu tempatnya di Jalan PB Sudirman 11 (Wisma Pengayoman/Kantor Pengadilan lama). Dua tahun kemudian, pindah lagi ke Gedung Pramuka di Jalan Gajah Mada. Terakhir, tahun 1997 pindah lagi ke Jalan Letjend Panjaitan 49 (Kantor Penerangan lama). “Sampai dengan saat ini perpus tidak pindah lagi,” ucapnya.

Mobile_AP_Rectangle 2

Sejak 1997, Perpustakaan Umum Daerah Kabupaten Jember adalah lembaga UPT (Unit Pelaksana Teknis) dengan struktur di bawah Bidang Kesejahteraan Rakyat  Pemerintah Kabupaten  Jember. Dana operasional yang diberikan hanya secukupnya untuk pembelian ATK saja. Sedangkan buku koleksi kebanyakan hasil hibah dari Perpustakaan Masjid Jami’.

Ironis sekali, sejak 1997 gedung yang digunakan dengan status pinjam 2 ruang belakang yang menempel pada Kantor Penerangan. Dalam hal ini, tidak memungkinkan memasang papan nama lembaga perpustakaan karena statusnya hanya menumpang pada Kantor Penerangan Jember. Sementara pengunjung perpustakaan saat itu, hanya berkisar pada 15 orang per hari. Akan tetapi, masih ada satu Bus Perpustakaan Keliling yang masih bisa hilir mudik antar desa/kelurahan, pondok pesantren, maupun sekolah dasar di pinggiran Kota Jember. “Ini semua karena dukungan subsidi dari Kantor Perpustakaan Umum Daerah Provinsi Jawa Timur,” imbuhnya.

- Advertisement -

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Kantor Perpustakaan, Arsip dan Dokumentasi Kabupaten Jember memiliki sejarah yang panjang. Hari ini kita dapat melihat dan mengunjunginya di Jalan Letjen Panjaitan Nomor 49, Kelurahan/Kecamatan Sumbersari. Sebelumnya, kantor ini sempat mengalami perubahan nama sekaligus pindah alamat beberapa kali.

Fatchur rochman, pustakawan ahli madya Perpusda Jember menuturkan, perpus kali pertama diberi nama Perpustakaan Umum dan Islamic Centre pada 12 Desember 1979. Tempatnya berada di halaman masjid Jami’ Jember. Adapun pengelolaannya ditangani bersama oleh Kantor Depdikbud Kabupaten Jember dan Pemerintah Daerah Kabupaten Jember.

Pada 31 Desember 1986, Perpus dikelola sepenuhnya oleh Pemerintah Daerah. Saat itu tempatnya di Jalan PB Sudirman 11 (Wisma Pengayoman/Kantor Pengadilan lama). Dua tahun kemudian, pindah lagi ke Gedung Pramuka di Jalan Gajah Mada. Terakhir, tahun 1997 pindah lagi ke Jalan Letjend Panjaitan 49 (Kantor Penerangan lama). “Sampai dengan saat ini perpus tidak pindah lagi,” ucapnya.

Sejak 1997, Perpustakaan Umum Daerah Kabupaten Jember adalah lembaga UPT (Unit Pelaksana Teknis) dengan struktur di bawah Bidang Kesejahteraan Rakyat  Pemerintah Kabupaten  Jember. Dana operasional yang diberikan hanya secukupnya untuk pembelian ATK saja. Sedangkan buku koleksi kebanyakan hasil hibah dari Perpustakaan Masjid Jami’.

Ironis sekali, sejak 1997 gedung yang digunakan dengan status pinjam 2 ruang belakang yang menempel pada Kantor Penerangan. Dalam hal ini, tidak memungkinkan memasang papan nama lembaga perpustakaan karena statusnya hanya menumpang pada Kantor Penerangan Jember. Sementara pengunjung perpustakaan saat itu, hanya berkisar pada 15 orang per hari. Akan tetapi, masih ada satu Bus Perpustakaan Keliling yang masih bisa hilir mudik antar desa/kelurahan, pondok pesantren, maupun sekolah dasar di pinggiran Kota Jember. “Ini semua karena dukungan subsidi dari Kantor Perpustakaan Umum Daerah Provinsi Jawa Timur,” imbuhnya.

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Kantor Perpustakaan, Arsip dan Dokumentasi Kabupaten Jember memiliki sejarah yang panjang. Hari ini kita dapat melihat dan mengunjunginya di Jalan Letjen Panjaitan Nomor 49, Kelurahan/Kecamatan Sumbersari. Sebelumnya, kantor ini sempat mengalami perubahan nama sekaligus pindah alamat beberapa kali.

Fatchur rochman, pustakawan ahli madya Perpusda Jember menuturkan, perpus kali pertama diberi nama Perpustakaan Umum dan Islamic Centre pada 12 Desember 1979. Tempatnya berada di halaman masjid Jami’ Jember. Adapun pengelolaannya ditangani bersama oleh Kantor Depdikbud Kabupaten Jember dan Pemerintah Daerah Kabupaten Jember.

Pada 31 Desember 1986, Perpus dikelola sepenuhnya oleh Pemerintah Daerah. Saat itu tempatnya di Jalan PB Sudirman 11 (Wisma Pengayoman/Kantor Pengadilan lama). Dua tahun kemudian, pindah lagi ke Gedung Pramuka di Jalan Gajah Mada. Terakhir, tahun 1997 pindah lagi ke Jalan Letjend Panjaitan 49 (Kantor Penerangan lama). “Sampai dengan saat ini perpus tidak pindah lagi,” ucapnya.

Sejak 1997, Perpustakaan Umum Daerah Kabupaten Jember adalah lembaga UPT (Unit Pelaksana Teknis) dengan struktur di bawah Bidang Kesejahteraan Rakyat  Pemerintah Kabupaten  Jember. Dana operasional yang diberikan hanya secukupnya untuk pembelian ATK saja. Sedangkan buku koleksi kebanyakan hasil hibah dari Perpustakaan Masjid Jami’.

Ironis sekali, sejak 1997 gedung yang digunakan dengan status pinjam 2 ruang belakang yang menempel pada Kantor Penerangan. Dalam hal ini, tidak memungkinkan memasang papan nama lembaga perpustakaan karena statusnya hanya menumpang pada Kantor Penerangan Jember. Sementara pengunjung perpustakaan saat itu, hanya berkisar pada 15 orang per hari. Akan tetapi, masih ada satu Bus Perpustakaan Keliling yang masih bisa hilir mudik antar desa/kelurahan, pondok pesantren, maupun sekolah dasar di pinggiran Kota Jember. “Ini semua karena dukungan subsidi dari Kantor Perpustakaan Umum Daerah Provinsi Jawa Timur,” imbuhnya.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/