alexametrics
31.1 C
Jember
Sunday, 29 May 2022

Hari ini ! Lari 93 Km Nonstop ditempuh 16 Jam, Finish Besok Pagi

Mobile_AP_Rectangle 1

JEMBER, RADARJEMBER.IDRun & Charity 93 Kilometer (Km) bukan sebuah kebetulan. Event ini digelar atas serangkaian peristiwa yang terjadi. Banyak pihak mengakui, selama beberapa tahun terakhir Jember cukup ketinggalan. Demi mengejar hal itu, sejumlah orang akan berlari 93 Km nonstop untuk memperingati Hari Jadi Jember ke-93.

Jarak tempuh 93 Km tidaklah dekat. Para atlet akan menempuhnya selama 16 jam, sejak sore ini hingga besok (3/1) pagi. Tentu, butuh perjuangan besar untuk menapakkan kaki. Setidaknya 93 ribu langkah agar dapat mencapainya, itupun jika sekali langkah berjarak satu meter. Namun, bila kita melangkah setengah meter, maka butuh 186 ribu langkah kaki. Sebuah jarak yang jauh atau dua kali lipat lebih dari jarak kejuaraan lari marathon.

Nah, pada usia 93 tahun Kabupaten Jember, sudah barang tentu banyak tantangan perjuangan. Pemerintah dan masyarakat perlu untuk senantiasa bersinergi karena menjadi pelaku di dalamnya. Kerjasama, kolaborasi, gotong royong, dan akselerasi juga penting dilakukan agar Jember ke depan mampu mengejar ketertinggalannya. “Sikap tolong-menolong juga jangan dilupakan. Makanya, event ini dikemas ‘lari dan berbagi, ada paket sembako untuk warga terdampak pandemi,” kata Ketua Panitia Run & Charity, Tri Joko S.

Mobile_AP_Rectangle 2

Perjuangan lari para atlet 93 Km memang berbeda dengan Hari Jari Jember ke-93. Akan tetapi, melalui momen yang digelar Pemkab Jember dan Jawa Pos Radar Jember tersebut, diharapkan dapat menginspirasi semua pihak masyarakat. Pada tahun 2022 ini, pemerintah dan masyarakat bahu membahu untuk berlari mengejar ketertinggalan sehingga Kabupaten Jember segera bangkit dan maju pesat.

- Advertisement -

JEMBER, RADARJEMBER.IDRun & Charity 93 Kilometer (Km) bukan sebuah kebetulan. Event ini digelar atas serangkaian peristiwa yang terjadi. Banyak pihak mengakui, selama beberapa tahun terakhir Jember cukup ketinggalan. Demi mengejar hal itu, sejumlah orang akan berlari 93 Km nonstop untuk memperingati Hari Jadi Jember ke-93.

Jarak tempuh 93 Km tidaklah dekat. Para atlet akan menempuhnya selama 16 jam, sejak sore ini hingga besok (3/1) pagi. Tentu, butuh perjuangan besar untuk menapakkan kaki. Setidaknya 93 ribu langkah agar dapat mencapainya, itupun jika sekali langkah berjarak satu meter. Namun, bila kita melangkah setengah meter, maka butuh 186 ribu langkah kaki. Sebuah jarak yang jauh atau dua kali lipat lebih dari jarak kejuaraan lari marathon.

Nah, pada usia 93 tahun Kabupaten Jember, sudah barang tentu banyak tantangan perjuangan. Pemerintah dan masyarakat perlu untuk senantiasa bersinergi karena menjadi pelaku di dalamnya. Kerjasama, kolaborasi, gotong royong, dan akselerasi juga penting dilakukan agar Jember ke depan mampu mengejar ketertinggalannya. “Sikap tolong-menolong juga jangan dilupakan. Makanya, event ini dikemas ‘lari dan berbagi, ada paket sembako untuk warga terdampak pandemi,” kata Ketua Panitia Run & Charity, Tri Joko S.

Perjuangan lari para atlet 93 Km memang berbeda dengan Hari Jari Jember ke-93. Akan tetapi, melalui momen yang digelar Pemkab Jember dan Jawa Pos Radar Jember tersebut, diharapkan dapat menginspirasi semua pihak masyarakat. Pada tahun 2022 ini, pemerintah dan masyarakat bahu membahu untuk berlari mengejar ketertinggalan sehingga Kabupaten Jember segera bangkit dan maju pesat.

JEMBER, RADARJEMBER.IDRun & Charity 93 Kilometer (Km) bukan sebuah kebetulan. Event ini digelar atas serangkaian peristiwa yang terjadi. Banyak pihak mengakui, selama beberapa tahun terakhir Jember cukup ketinggalan. Demi mengejar hal itu, sejumlah orang akan berlari 93 Km nonstop untuk memperingati Hari Jadi Jember ke-93.

Jarak tempuh 93 Km tidaklah dekat. Para atlet akan menempuhnya selama 16 jam, sejak sore ini hingga besok (3/1) pagi. Tentu, butuh perjuangan besar untuk menapakkan kaki. Setidaknya 93 ribu langkah agar dapat mencapainya, itupun jika sekali langkah berjarak satu meter. Namun, bila kita melangkah setengah meter, maka butuh 186 ribu langkah kaki. Sebuah jarak yang jauh atau dua kali lipat lebih dari jarak kejuaraan lari marathon.

Nah, pada usia 93 tahun Kabupaten Jember, sudah barang tentu banyak tantangan perjuangan. Pemerintah dan masyarakat perlu untuk senantiasa bersinergi karena menjadi pelaku di dalamnya. Kerjasama, kolaborasi, gotong royong, dan akselerasi juga penting dilakukan agar Jember ke depan mampu mengejar ketertinggalannya. “Sikap tolong-menolong juga jangan dilupakan. Makanya, event ini dikemas ‘lari dan berbagi, ada paket sembako untuk warga terdampak pandemi,” kata Ketua Panitia Run & Charity, Tri Joko S.

Perjuangan lari para atlet 93 Km memang berbeda dengan Hari Jari Jember ke-93. Akan tetapi, melalui momen yang digelar Pemkab Jember dan Jawa Pos Radar Jember tersebut, diharapkan dapat menginspirasi semua pihak masyarakat. Pada tahun 2022 ini, pemerintah dan masyarakat bahu membahu untuk berlari mengejar ketertinggalan sehingga Kabupaten Jember segera bangkit dan maju pesat.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/