alexametrics
23.2 C
Jember
Thursday, 18 August 2022

Semangat Belajar Tinggi, Istri Bikin Syair Kenang Mendiang Suami

Masih ingat mahasiswa S-2 IAIN Jember yang meninggal menjelang diwisuda? Saat pengukuhan menjadi magister, mahasiswa Program Studi Bahasa Arab tersebut diwakili oleh istrinya, Siti Nur Jannah. Kini, sang istri menciptakan lagu yang diperuntukkan mendiang suaminya tersebut.

Mobile_AP_Rectangle 1

Namun, ketika mengucapkan kalimat tahlil tiga kali, Ali Rosyadi diam menunduk. Memejamkan mata. Mikrofon pun langsung terjatuh. Setelah direbahkan, ternyata dia telah meninggal. “Begitu mudahnya Pak Ali meninggal,” sambungnya.

Hingga saat ini, keluarga masih terpukul dengan peristiwa itu. Untuk mengenang kepergian Ali Rosyadi, sang istri membuat sebuah syair. Sejatinya, syair ini diubah dari lagu yang dibawakan Rhoma Irama. Pendek kata, Siti Nur Jannah tengah mengaransemen ulang lagu dan mengubah lirik lagu milik Rhoma Irama yang berjudul Kehilangan. “Ini merupakan wujud takdim saya ke Pak Ali, sekaligus mengenang dan memberikan sejarah untuk anak cucu,” papar Nur Jannah.

Dalam menyusun lirik, Nur Jannah banyak mengambil sisi lain kehidupan suaminya, yang tak lain adalah guru madrasah ibtidaiyah (MI). Susunan lirik dari lagu tersebut ia buat sembari mengenang almarhum. “Ketika saya merenung, saya tuliskan semua kegelisahan saya di dalam lirik tersebut. Dan rasa terima kasih saya,” ucapnya.

Mobile_AP_Rectangle 2

Ia berharap, kelak karyanya bisa didengar dan diperkenalkan kepada anak cucunya. Sehingga kisah suaminya ini bisa menginspirasi keturunannya. Ia juga berharap, melalui lagu yang liriknya ia ubah, dapat memotivasi anak-anak muda untuk disiplin dalam menuntut ilmu.

- Advertisement -

Namun, ketika mengucapkan kalimat tahlil tiga kali, Ali Rosyadi diam menunduk. Memejamkan mata. Mikrofon pun langsung terjatuh. Setelah direbahkan, ternyata dia telah meninggal. “Begitu mudahnya Pak Ali meninggal,” sambungnya.

Hingga saat ini, keluarga masih terpukul dengan peristiwa itu. Untuk mengenang kepergian Ali Rosyadi, sang istri membuat sebuah syair. Sejatinya, syair ini diubah dari lagu yang dibawakan Rhoma Irama. Pendek kata, Siti Nur Jannah tengah mengaransemen ulang lagu dan mengubah lirik lagu milik Rhoma Irama yang berjudul Kehilangan. “Ini merupakan wujud takdim saya ke Pak Ali, sekaligus mengenang dan memberikan sejarah untuk anak cucu,” papar Nur Jannah.

Dalam menyusun lirik, Nur Jannah banyak mengambil sisi lain kehidupan suaminya, yang tak lain adalah guru madrasah ibtidaiyah (MI). Susunan lirik dari lagu tersebut ia buat sembari mengenang almarhum. “Ketika saya merenung, saya tuliskan semua kegelisahan saya di dalam lirik tersebut. Dan rasa terima kasih saya,” ucapnya.

Ia berharap, kelak karyanya bisa didengar dan diperkenalkan kepada anak cucunya. Sehingga kisah suaminya ini bisa menginspirasi keturunannya. Ia juga berharap, melalui lagu yang liriknya ia ubah, dapat memotivasi anak-anak muda untuk disiplin dalam menuntut ilmu.

Namun, ketika mengucapkan kalimat tahlil tiga kali, Ali Rosyadi diam menunduk. Memejamkan mata. Mikrofon pun langsung terjatuh. Setelah direbahkan, ternyata dia telah meninggal. “Begitu mudahnya Pak Ali meninggal,” sambungnya.

Hingga saat ini, keluarga masih terpukul dengan peristiwa itu. Untuk mengenang kepergian Ali Rosyadi, sang istri membuat sebuah syair. Sejatinya, syair ini diubah dari lagu yang dibawakan Rhoma Irama. Pendek kata, Siti Nur Jannah tengah mengaransemen ulang lagu dan mengubah lirik lagu milik Rhoma Irama yang berjudul Kehilangan. “Ini merupakan wujud takdim saya ke Pak Ali, sekaligus mengenang dan memberikan sejarah untuk anak cucu,” papar Nur Jannah.

Dalam menyusun lirik, Nur Jannah banyak mengambil sisi lain kehidupan suaminya, yang tak lain adalah guru madrasah ibtidaiyah (MI). Susunan lirik dari lagu tersebut ia buat sembari mengenang almarhum. “Ketika saya merenung, saya tuliskan semua kegelisahan saya di dalam lirik tersebut. Dan rasa terima kasih saya,” ucapnya.

Ia berharap, kelak karyanya bisa didengar dan diperkenalkan kepada anak cucunya. Sehingga kisah suaminya ini bisa menginspirasi keturunannya. Ia juga berharap, melalui lagu yang liriknya ia ubah, dapat memotivasi anak-anak muda untuk disiplin dalam menuntut ilmu.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/