alexametrics
28.3 C
Jember
Saturday, 22 January 2022

Pos Penyekatan Covid-19 di Jember Bakal Diaktifkan Lagi

Mobile_AP_Rectangle 1

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Momen perayaan Natal dan tahun baru (Nataru) bakal menjadi perhatian Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Jember. Maklum, pandemi masih belum berakhir, dan muncul kekhawatiran bisa menjadi gelombang pandemi susulan. Oleh karena itu, para petugas bakal menyiapkan sejumlah langkah antisipatif. Salah satunya dengan kembali mendirikan pos pantau di sejumlah perbatasan keluar masuk Kabupaten Jember.

Dandim 0824/Jember Letkol Inf La Ode M Nurdin menjelaskan bahwa pada akhir tahun ini, pemerintah bakal memperketat penerapan protokol kesehatan sesuai dengan status pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) masing-masing. Dalam hal ini, Kabupaten Jember masih berstatus PPKM level 3.

Otomatis, berbagai langkah pencegahan perlu diperketat untuk menekan kasus Covid-19. “Menghadapi Nataru nanti, pos-pos pengamanan dan penyekatan di perbatasan bakal diefektifkan lagi,” ungkapnya saat melakukan pembagian masker plus operasi pelanggar prokes di depan Markas Komando Distrik Militer (Makodim) 0824 Jember, Jalan PB Sudirman, Kelurahan Jember Lor, Kecamatan Patrang, belum lama ini.

Mobile_AP_Rectangle 2

Bersama Kapolres Jember Arif Rachman Arifin, dia juga menjelaskan bahwa sejumlah kegiatan pembatasan keramaian dan sebagainya sesuai aturan PPKM level 3 akan disosialisasikan lebih lanjut. “Sehingga apa pun yang dilakukan kami selaku TNI/Polri bersama Pemkab Jember memberikan manfaat kepada masyarakat,” tegasnya.

- Advertisement -

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Momen perayaan Natal dan tahun baru (Nataru) bakal menjadi perhatian Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Jember. Maklum, pandemi masih belum berakhir, dan muncul kekhawatiran bisa menjadi gelombang pandemi susulan. Oleh karena itu, para petugas bakal menyiapkan sejumlah langkah antisipatif. Salah satunya dengan kembali mendirikan pos pantau di sejumlah perbatasan keluar masuk Kabupaten Jember.

Dandim 0824/Jember Letkol Inf La Ode M Nurdin menjelaskan bahwa pada akhir tahun ini, pemerintah bakal memperketat penerapan protokol kesehatan sesuai dengan status pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) masing-masing. Dalam hal ini, Kabupaten Jember masih berstatus PPKM level 3.

Otomatis, berbagai langkah pencegahan perlu diperketat untuk menekan kasus Covid-19. “Menghadapi Nataru nanti, pos-pos pengamanan dan penyekatan di perbatasan bakal diefektifkan lagi,” ungkapnya saat melakukan pembagian masker plus operasi pelanggar prokes di depan Markas Komando Distrik Militer (Makodim) 0824 Jember, Jalan PB Sudirman, Kelurahan Jember Lor, Kecamatan Patrang, belum lama ini.

Bersama Kapolres Jember Arif Rachman Arifin, dia juga menjelaskan bahwa sejumlah kegiatan pembatasan keramaian dan sebagainya sesuai aturan PPKM level 3 akan disosialisasikan lebih lanjut. “Sehingga apa pun yang dilakukan kami selaku TNI/Polri bersama Pemkab Jember memberikan manfaat kepada masyarakat,” tegasnya.

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Momen perayaan Natal dan tahun baru (Nataru) bakal menjadi perhatian Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Jember. Maklum, pandemi masih belum berakhir, dan muncul kekhawatiran bisa menjadi gelombang pandemi susulan. Oleh karena itu, para petugas bakal menyiapkan sejumlah langkah antisipatif. Salah satunya dengan kembali mendirikan pos pantau di sejumlah perbatasan keluar masuk Kabupaten Jember.

Dandim 0824/Jember Letkol Inf La Ode M Nurdin menjelaskan bahwa pada akhir tahun ini, pemerintah bakal memperketat penerapan protokol kesehatan sesuai dengan status pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) masing-masing. Dalam hal ini, Kabupaten Jember masih berstatus PPKM level 3.

Otomatis, berbagai langkah pencegahan perlu diperketat untuk menekan kasus Covid-19. “Menghadapi Nataru nanti, pos-pos pengamanan dan penyekatan di perbatasan bakal diefektifkan lagi,” ungkapnya saat melakukan pembagian masker plus operasi pelanggar prokes di depan Markas Komando Distrik Militer (Makodim) 0824 Jember, Jalan PB Sudirman, Kelurahan Jember Lor, Kecamatan Patrang, belum lama ini.

Bersama Kapolres Jember Arif Rachman Arifin, dia juga menjelaskan bahwa sejumlah kegiatan pembatasan keramaian dan sebagainya sesuai aturan PPKM level 3 akan disosialisasikan lebih lanjut. “Sehingga apa pun yang dilakukan kami selaku TNI/Polri bersama Pemkab Jember memberikan manfaat kepada masyarakat,” tegasnya.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca