alexametrics
30.6 C
Jember
Sunday, 29 May 2022

Begini Tanggapan Rektor UIJ, Terkait Mahasiswanya Korban Pengeroyokan

Mobile_AP_Rectangle 1

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Kasus pengeroyokan terhadap mahasiswa Universitas Islam Jember (UIJ), beberapa hari lalu, mendapat tanggapan dari pihak kampus. Rektor UIJ Abdul Hadi menyampaikan, pihaknya menyerahkan perkara kekerasan yang menimpa mahasiswa fakultas hukum itu ke polisi.

Abdul Hadi juga mengaku, pihaknya telah melakukan diskusi dengan segenap pimpinan untuk menyerahkan sepenuhnya kasus tersebut ke proses hukum. Sebab, kejadian membahayakan itu murni terjadi di luar lingkungan kampus atau perkuliahan. “Kami sebagai rektor tidak membenarkan tindakan yang menjurus pada kekerasan. Karena kami antikekerasan. Kasus ini sepenuhnya kami serahkan ke pihak kepolisian. Karena kami melihat kasus ini murni pidana dan terjadi di lingkungan masyarakat alias di kontrakan,” katanya, kemarin (30/11).

Dia juga menjelaskan, atas kejadian tersebut, pihaknya tidak melakukan intervensi kepada mahasiswa. Di sisi lain, perguruan tinggi yang memiliki tagline Kampus Aswaja ini juga telah membantu pengobatan medis terhadap mahasiswa yang menjadi korban tersebut. “Saya sudah mengadakan bantuan medis pada mahasiswa itu. Kalau dirasa kurang, kami bisa bantu sampai sembuh,” tuturnya.

- Advertisement -

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Kasus pengeroyokan terhadap mahasiswa Universitas Islam Jember (UIJ), beberapa hari lalu, mendapat tanggapan dari pihak kampus. Rektor UIJ Abdul Hadi menyampaikan, pihaknya menyerahkan perkara kekerasan yang menimpa mahasiswa fakultas hukum itu ke polisi.

Abdul Hadi juga mengaku, pihaknya telah melakukan diskusi dengan segenap pimpinan untuk menyerahkan sepenuhnya kasus tersebut ke proses hukum. Sebab, kejadian membahayakan itu murni terjadi di luar lingkungan kampus atau perkuliahan. “Kami sebagai rektor tidak membenarkan tindakan yang menjurus pada kekerasan. Karena kami antikekerasan. Kasus ini sepenuhnya kami serahkan ke pihak kepolisian. Karena kami melihat kasus ini murni pidana dan terjadi di lingkungan masyarakat alias di kontrakan,” katanya, kemarin (30/11).

Dia juga menjelaskan, atas kejadian tersebut, pihaknya tidak melakukan intervensi kepada mahasiswa. Di sisi lain, perguruan tinggi yang memiliki tagline Kampus Aswaja ini juga telah membantu pengobatan medis terhadap mahasiswa yang menjadi korban tersebut. “Saya sudah mengadakan bantuan medis pada mahasiswa itu. Kalau dirasa kurang, kami bisa bantu sampai sembuh,” tuturnya.

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Kasus pengeroyokan terhadap mahasiswa Universitas Islam Jember (UIJ), beberapa hari lalu, mendapat tanggapan dari pihak kampus. Rektor UIJ Abdul Hadi menyampaikan, pihaknya menyerahkan perkara kekerasan yang menimpa mahasiswa fakultas hukum itu ke polisi.

Abdul Hadi juga mengaku, pihaknya telah melakukan diskusi dengan segenap pimpinan untuk menyerahkan sepenuhnya kasus tersebut ke proses hukum. Sebab, kejadian membahayakan itu murni terjadi di luar lingkungan kampus atau perkuliahan. “Kami sebagai rektor tidak membenarkan tindakan yang menjurus pada kekerasan. Karena kami antikekerasan. Kasus ini sepenuhnya kami serahkan ke pihak kepolisian. Karena kami melihat kasus ini murni pidana dan terjadi di lingkungan masyarakat alias di kontrakan,” katanya, kemarin (30/11).

Dia juga menjelaskan, atas kejadian tersebut, pihaknya tidak melakukan intervensi kepada mahasiswa. Di sisi lain, perguruan tinggi yang memiliki tagline Kampus Aswaja ini juga telah membantu pengobatan medis terhadap mahasiswa yang menjadi korban tersebut. “Saya sudah mengadakan bantuan medis pada mahasiswa itu. Kalau dirasa kurang, kami bisa bantu sampai sembuh,” tuturnya.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/