30.2 C
Jember
Friday, 2 December 2022

Sebut Istri Pelaku Telah Resmi Cerai

Mobile_AP_Rectangle 1

KASIYAN, Radar Jember – Pengakuan terdakwa Faris Fandi Nata pada sidang pemeriksaan terdakwa di Pengadilan Negeri (PN) Jember, belum lama ini, dinilai belum utuh. Sebab, istri korban yang menjadi pemicu pembacokan telah resmi bercerai dengan pelaku sebelumnya. Hal itu dibuktikan dengan akta cerai dari Pengadilan Agama Jember.

BACA JUGA : Berantas Ekshibisionisme di Semua Kampus

Terdakwa Faris Fandi Nata menceritakan kepada majelis hakim terkait motif pembacokan yang menewaskan suami mantan istrinya, lantaran kekesalan terdakwa ketika mengetahui istrinya menikah dengan korban. Dia bersikukuh bahwa perceraian tersebut tidak pernah ada. Sebab, kedua buku nikah masih dipegangnya. Namun, dia tidak mengetahui bahwa akta cerai telah keluar dari Pengadilan Agama (PA) Jember dengan putusan tanggal 29 Desember 2021.

Mobile_AP_Rectangle 2

Salah satu keluarga korban dengan inisial U mengatakan, akta cerai yang dikeluarkan oleh PA Jember telah diserahkan kepada keluarga pelaku. Pihaknya pun tidak mengerti apakah pelaku mengetahui hal tersebut. Sebab, yang menerima akta cerai tersebut adalah bapak pelaku. “Akta cerai itu sudah dikasihkan kepada keluarga pelaku. Namun, kami kurang paham, apakah pelaku mengetahui akta cerai tersebut,” katanya.

- Advertisement -

KASIYAN, Radar Jember – Pengakuan terdakwa Faris Fandi Nata pada sidang pemeriksaan terdakwa di Pengadilan Negeri (PN) Jember, belum lama ini, dinilai belum utuh. Sebab, istri korban yang menjadi pemicu pembacokan telah resmi bercerai dengan pelaku sebelumnya. Hal itu dibuktikan dengan akta cerai dari Pengadilan Agama Jember.

BACA JUGA : Berantas Ekshibisionisme di Semua Kampus

Terdakwa Faris Fandi Nata menceritakan kepada majelis hakim terkait motif pembacokan yang menewaskan suami mantan istrinya, lantaran kekesalan terdakwa ketika mengetahui istrinya menikah dengan korban. Dia bersikukuh bahwa perceraian tersebut tidak pernah ada. Sebab, kedua buku nikah masih dipegangnya. Namun, dia tidak mengetahui bahwa akta cerai telah keluar dari Pengadilan Agama (PA) Jember dengan putusan tanggal 29 Desember 2021.

Salah satu keluarga korban dengan inisial U mengatakan, akta cerai yang dikeluarkan oleh PA Jember telah diserahkan kepada keluarga pelaku. Pihaknya pun tidak mengerti apakah pelaku mengetahui hal tersebut. Sebab, yang menerima akta cerai tersebut adalah bapak pelaku. “Akta cerai itu sudah dikasihkan kepada keluarga pelaku. Namun, kami kurang paham, apakah pelaku mengetahui akta cerai tersebut,” katanya.

KASIYAN, Radar Jember – Pengakuan terdakwa Faris Fandi Nata pada sidang pemeriksaan terdakwa di Pengadilan Negeri (PN) Jember, belum lama ini, dinilai belum utuh. Sebab, istri korban yang menjadi pemicu pembacokan telah resmi bercerai dengan pelaku sebelumnya. Hal itu dibuktikan dengan akta cerai dari Pengadilan Agama Jember.

BACA JUGA : Berantas Ekshibisionisme di Semua Kampus

Terdakwa Faris Fandi Nata menceritakan kepada majelis hakim terkait motif pembacokan yang menewaskan suami mantan istrinya, lantaran kekesalan terdakwa ketika mengetahui istrinya menikah dengan korban. Dia bersikukuh bahwa perceraian tersebut tidak pernah ada. Sebab, kedua buku nikah masih dipegangnya. Namun, dia tidak mengetahui bahwa akta cerai telah keluar dari Pengadilan Agama (PA) Jember dengan putusan tanggal 29 Desember 2021.

Salah satu keluarga korban dengan inisial U mengatakan, akta cerai yang dikeluarkan oleh PA Jember telah diserahkan kepada keluarga pelaku. Pihaknya pun tidak mengerti apakah pelaku mengetahui hal tersebut. Sebab, yang menerima akta cerai tersebut adalah bapak pelaku. “Akta cerai itu sudah dikasihkan kepada keluarga pelaku. Namun, kami kurang paham, apakah pelaku mengetahui akta cerai tersebut,” katanya.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/