alexametrics
27.8 C
Jember
Tuesday, 24 May 2022

Sinergisitas Bupati Jember kepada Para Orang Tua Diatas Usia 70 Tahun

Sinergisitas Bangun Karakter Pemuda Jember Sekaligus Beri Pelayanan Prima kepada Pensiunan

Mobile_AP_Rectangle 1

JEMBER LOR, RADARJEMBER.ID –  Bupati Jember Hendy Siswanto merasa bangga terhadap puluhan pejuang yang duduk di hadapannya saat menyampaikan pidato di Aula Pendapa Wahyawibawagraha, kemarin (30/9). Dia menilai, pengabdian kepada negeri yang telah dilakukan sungguh luar biasa. Karena itu, dia berharap generasi muda yang selanjutnya akan meneruskan apa yang sudah dilakukan para veteran. Tujuannya untuk menjadikan Jember lebih baik.

Hal ini dia sampaikan ketika mengukuhkan tiga pengurus baru, yakni Yayasan Gerontologi Abiyoso, Persatuan Wredatama Republik Indonesia (PWRI), dan Kerukunan Wanita Wredatama Republik Indonesia. Harapannya, para orang tua yang sarat dengan pengalaman pada usia di atas 70 tahun tersebut dapat bermanfaat membantu memaksimalkan berbagai program pemerintah. Salah satunya terkait pendidikan karakter anak muda Jember.

Kala pandemi merebak di Indonesia, dengan adanya pembelajaran daring, ada sesuatu yang hilang dari para pemuda Jember. “Mereka cenderung menuhankan gadget dan tak memedulikan kiri kanannya,” ungkapnya.

Mobile_AP_Rectangle 2

Menurut Hendy, ada kedisiplinan, sopan santun, dan tata karma yang mulai memudar. Mengingat, mereka sama sekali tak bertemu secara tatap muka dengan guru mereka masing-masing. “Hilangnya beberapa aspek itu diharapkan bisa dipenuhi para anggota yayasan gerontologi ini,” paparnya.

Nantinya, para senior diharapkan mengumpulkan beberapa kelompok anak muda secara bertahap untuk diberikan edukasi. Sebab, para pensiunan itu memiliki banyak pengalaman yang bisa ditularkan kepada para anak muda Jember.

- Advertisement -

JEMBER LOR, RADARJEMBER.ID –  Bupati Jember Hendy Siswanto merasa bangga terhadap puluhan pejuang yang duduk di hadapannya saat menyampaikan pidato di Aula Pendapa Wahyawibawagraha, kemarin (30/9). Dia menilai, pengabdian kepada negeri yang telah dilakukan sungguh luar biasa. Karena itu, dia berharap generasi muda yang selanjutnya akan meneruskan apa yang sudah dilakukan para veteran. Tujuannya untuk menjadikan Jember lebih baik.

Hal ini dia sampaikan ketika mengukuhkan tiga pengurus baru, yakni Yayasan Gerontologi Abiyoso, Persatuan Wredatama Republik Indonesia (PWRI), dan Kerukunan Wanita Wredatama Republik Indonesia. Harapannya, para orang tua yang sarat dengan pengalaman pada usia di atas 70 tahun tersebut dapat bermanfaat membantu memaksimalkan berbagai program pemerintah. Salah satunya terkait pendidikan karakter anak muda Jember.

Kala pandemi merebak di Indonesia, dengan adanya pembelajaran daring, ada sesuatu yang hilang dari para pemuda Jember. “Mereka cenderung menuhankan gadget dan tak memedulikan kiri kanannya,” ungkapnya.

Menurut Hendy, ada kedisiplinan, sopan santun, dan tata karma yang mulai memudar. Mengingat, mereka sama sekali tak bertemu secara tatap muka dengan guru mereka masing-masing. “Hilangnya beberapa aspek itu diharapkan bisa dipenuhi para anggota yayasan gerontologi ini,” paparnya.

Nantinya, para senior diharapkan mengumpulkan beberapa kelompok anak muda secara bertahap untuk diberikan edukasi. Sebab, para pensiunan itu memiliki banyak pengalaman yang bisa ditularkan kepada para anak muda Jember.

JEMBER LOR, RADARJEMBER.ID –  Bupati Jember Hendy Siswanto merasa bangga terhadap puluhan pejuang yang duduk di hadapannya saat menyampaikan pidato di Aula Pendapa Wahyawibawagraha, kemarin (30/9). Dia menilai, pengabdian kepada negeri yang telah dilakukan sungguh luar biasa. Karena itu, dia berharap generasi muda yang selanjutnya akan meneruskan apa yang sudah dilakukan para veteran. Tujuannya untuk menjadikan Jember lebih baik.

Hal ini dia sampaikan ketika mengukuhkan tiga pengurus baru, yakni Yayasan Gerontologi Abiyoso, Persatuan Wredatama Republik Indonesia (PWRI), dan Kerukunan Wanita Wredatama Republik Indonesia. Harapannya, para orang tua yang sarat dengan pengalaman pada usia di atas 70 tahun tersebut dapat bermanfaat membantu memaksimalkan berbagai program pemerintah. Salah satunya terkait pendidikan karakter anak muda Jember.

Kala pandemi merebak di Indonesia, dengan adanya pembelajaran daring, ada sesuatu yang hilang dari para pemuda Jember. “Mereka cenderung menuhankan gadget dan tak memedulikan kiri kanannya,” ungkapnya.

Menurut Hendy, ada kedisiplinan, sopan santun, dan tata karma yang mulai memudar. Mengingat, mereka sama sekali tak bertemu secara tatap muka dengan guru mereka masing-masing. “Hilangnya beberapa aspek itu diharapkan bisa dipenuhi para anggota yayasan gerontologi ini,” paparnya.

Nantinya, para senior diharapkan mengumpulkan beberapa kelompok anak muda secara bertahap untuk diberikan edukasi. Sebab, para pensiunan itu memiliki banyak pengalaman yang bisa ditularkan kepada para anak muda Jember.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/