alexametrics
24.3 C
Jember
Sunday, 22 May 2022

Lebih Ramah Lingkungan dan Kaya Warna

Mobile_AP_Rectangle 1

KALIWATES, RADARJEMBER.ID – Bisnis rumahan atau home industry menjadi salah satu bentuk aktivitas yang bisa bertahan dan mampu membantu pendapatan ekonomi keluarga, terutama pada masa pandemi. Salah satunya usaha bisnis menggeluti pembuatan batik. Jenisnya pun beragam, mulai dari batik tulis, batik cap, maupun batik ecoprint yang saat ini tengah diminati sejumlah kalangan masyarakat.

Seperti yang dilakukan oleh S Agustin Citra. Wanita yang tinggal di Kecamatan Kaliwates ini mengungkapkan, dia memulai bisnis batik dengan membuat batik tulis. Namun, ketika mengenal ecoprint, dia penasaran dengan keunikannya.

Mobile_AP_Rectangle 2

Bagi dia, ada ketertarikan tersendiri saat membuat batik ecoprint. Selain karena prosesnya yang berbeda dengan pembuatan batik biasa, cara ini juga bisa menumbuhkan rasa cinta tanaman dan peduli penghijauan bumi. “Selain bahan bakunya yang diambil dari dedaunan yang berada di sekitar, juga mencari di beberapa tempat. Akhirnya menumbuhkan semangat untuk menanam sendiri di rumah,” ujarnya.

Melalui ecoprint, kata dia, masyarakat bisa lebih bijak dalam memanfaatkan tanaman dan menjaga bumi tetap hijau. “Selain itu, bisa memanfaatkan limbah daun untuk dijadikan nutrisi tanaman yang kita tanam,” lanjutnya.

- Advertisement -

KALIWATES, RADARJEMBER.ID – Bisnis rumahan atau home industry menjadi salah satu bentuk aktivitas yang bisa bertahan dan mampu membantu pendapatan ekonomi keluarga, terutama pada masa pandemi. Salah satunya usaha bisnis menggeluti pembuatan batik. Jenisnya pun beragam, mulai dari batik tulis, batik cap, maupun batik ecoprint yang saat ini tengah diminati sejumlah kalangan masyarakat.

Seperti yang dilakukan oleh S Agustin Citra. Wanita yang tinggal di Kecamatan Kaliwates ini mengungkapkan, dia memulai bisnis batik dengan membuat batik tulis. Namun, ketika mengenal ecoprint, dia penasaran dengan keunikannya.

Bagi dia, ada ketertarikan tersendiri saat membuat batik ecoprint. Selain karena prosesnya yang berbeda dengan pembuatan batik biasa, cara ini juga bisa menumbuhkan rasa cinta tanaman dan peduli penghijauan bumi. “Selain bahan bakunya yang diambil dari dedaunan yang berada di sekitar, juga mencari di beberapa tempat. Akhirnya menumbuhkan semangat untuk menanam sendiri di rumah,” ujarnya.

Melalui ecoprint, kata dia, masyarakat bisa lebih bijak dalam memanfaatkan tanaman dan menjaga bumi tetap hijau. “Selain itu, bisa memanfaatkan limbah daun untuk dijadikan nutrisi tanaman yang kita tanam,” lanjutnya.

KALIWATES, RADARJEMBER.ID – Bisnis rumahan atau home industry menjadi salah satu bentuk aktivitas yang bisa bertahan dan mampu membantu pendapatan ekonomi keluarga, terutama pada masa pandemi. Salah satunya usaha bisnis menggeluti pembuatan batik. Jenisnya pun beragam, mulai dari batik tulis, batik cap, maupun batik ecoprint yang saat ini tengah diminati sejumlah kalangan masyarakat.

Seperti yang dilakukan oleh S Agustin Citra. Wanita yang tinggal di Kecamatan Kaliwates ini mengungkapkan, dia memulai bisnis batik dengan membuat batik tulis. Namun, ketika mengenal ecoprint, dia penasaran dengan keunikannya.

Bagi dia, ada ketertarikan tersendiri saat membuat batik ecoprint. Selain karena prosesnya yang berbeda dengan pembuatan batik biasa, cara ini juga bisa menumbuhkan rasa cinta tanaman dan peduli penghijauan bumi. “Selain bahan bakunya yang diambil dari dedaunan yang berada di sekitar, juga mencari di beberapa tempat. Akhirnya menumbuhkan semangat untuk menanam sendiri di rumah,” ujarnya.

Melalui ecoprint, kata dia, masyarakat bisa lebih bijak dalam memanfaatkan tanaman dan menjaga bumi tetap hijau. “Selain itu, bisa memanfaatkan limbah daun untuk dijadikan nutrisi tanaman yang kita tanam,” lanjutnya.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/