alexametrics
24.6 C
Jember
Monday, 23 May 2022

Dinginkan Suhu Politik dengan Salawat

Mobile_AP_Rectangle 1

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Pelaksanaan pemilihan kepala daerah (Pilkada) Kabupaten Jember 2020 tinggal itungan bulan. Apalagi di Minggu pertama, September ini, merupakan masa pendaftaran bagi para pasangan calon bupati dan calon wakil bupati ke Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Kabupaten Jember.

Tidak dipungkiri, dalam beberapa hari ke depan hingga mendekati hari pencoblosan, situasi politik di Kabupaten Jember dipastikan meningkat.

Untuk itu Wakil Bupati Kyai Muqit mengajak warga untuk selalu tenang. “Beda pilihan saat Pilkada itu lumrah dan itulah demokrasi. Karena itu, meski beda pilihan maka salawat tetap harus dibaca dan jangan ditinggalkan,” ungkap Wakil Bupati Drs KH Abdul Muqit Arief, kemarin.

Mobile_AP_Rectangle 2

Hal itu dia sampaikan usai sosialisasi via RRI Jember, terkait buku panduan salawat dan doa anak Jember, Selasa (1/9), pengasuh Pondok Pesantren Al Falah Karangharjo, Kecamatan Silo. ”Kebiasaan membaca salawat harus dibiasakan mulai usia dini,” lanjutnya.

- Advertisement -

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Pelaksanaan pemilihan kepala daerah (Pilkada) Kabupaten Jember 2020 tinggal itungan bulan. Apalagi di Minggu pertama, September ini, merupakan masa pendaftaran bagi para pasangan calon bupati dan calon wakil bupati ke Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Kabupaten Jember.

Tidak dipungkiri, dalam beberapa hari ke depan hingga mendekati hari pencoblosan, situasi politik di Kabupaten Jember dipastikan meningkat.

Untuk itu Wakil Bupati Kyai Muqit mengajak warga untuk selalu tenang. “Beda pilihan saat Pilkada itu lumrah dan itulah demokrasi. Karena itu, meski beda pilihan maka salawat tetap harus dibaca dan jangan ditinggalkan,” ungkap Wakil Bupati Drs KH Abdul Muqit Arief, kemarin.

Hal itu dia sampaikan usai sosialisasi via RRI Jember, terkait buku panduan salawat dan doa anak Jember, Selasa (1/9), pengasuh Pondok Pesantren Al Falah Karangharjo, Kecamatan Silo. ”Kebiasaan membaca salawat harus dibiasakan mulai usia dini,” lanjutnya.

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Pelaksanaan pemilihan kepala daerah (Pilkada) Kabupaten Jember 2020 tinggal itungan bulan. Apalagi di Minggu pertama, September ini, merupakan masa pendaftaran bagi para pasangan calon bupati dan calon wakil bupati ke Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Kabupaten Jember.

Tidak dipungkiri, dalam beberapa hari ke depan hingga mendekati hari pencoblosan, situasi politik di Kabupaten Jember dipastikan meningkat.

Untuk itu Wakil Bupati Kyai Muqit mengajak warga untuk selalu tenang. “Beda pilihan saat Pilkada itu lumrah dan itulah demokrasi. Karena itu, meski beda pilihan maka salawat tetap harus dibaca dan jangan ditinggalkan,” ungkap Wakil Bupati Drs KH Abdul Muqit Arief, kemarin.

Hal itu dia sampaikan usai sosialisasi via RRI Jember, terkait buku panduan salawat dan doa anak Jember, Selasa (1/9), pengasuh Pondok Pesantren Al Falah Karangharjo, Kecamatan Silo. ”Kebiasaan membaca salawat harus dibiasakan mulai usia dini,” lanjutnya.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/