alexametrics
30.6 C
Jember
Sunday, 23 January 2022

Ketersediaan Relawan Corona Fluktuatif

Mobile_AP_Rectangle 1

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Puluhan Relawan Satgas Covid-19 Kabupaten Jember sempat dikabarkan mengundurkan diri beberapa hari lalu. Dari yang awalnya berjumlah sekitar 140 orang, kini hanya berjumlah belasan. Padahal, peran para relawan itu banyak membantu dalam berbagai hal penanganan Covid-19. Mulai dari penyemprotan disinfektan, sampai pada proses pemulasaraan dan pemakaman jenazah.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jember Jamil mengatakan, mundurnya para relawan itu dianggapnya sudah biasa terjadi. Hanya saja, ia tidak menyebutkan detail sebabnya mengapa. “Sesuai sifat kesukarelaannya, maka keberadaanya datang dan pergi,” ujarnya, saat dikonfirmasi Jawa Pos Radar Jember, kemarin.

Kendati belum diketahui pasti detail mundurnya para relawan kemanusiaan itu, pihaknya mengaku telah menyiapkan langkah, semisal terjadi kekurangan tenaga. Utamanya saat pemulasaraan hingga proses pemakaman. “Kita sudah memanage (mengaturnya,red). Sehingga bisa mendapat bantuan dalam jumlah cukup,” imbuh Jamil. Ia menambahkan, dalam setiap harinya, ketersediaan tenaga relawan berubah-ubah, menyesuaikan dengan kebutuhan. Namun pihaknya meyakini, sejauh ini ketersediaan relawan masih dirasa cukup. “Kalau stok relawan sangat banyak, karena kita terus menerus memperluas kemitraan,” sambungnya.

- Advertisement -

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Puluhan Relawan Satgas Covid-19 Kabupaten Jember sempat dikabarkan mengundurkan diri beberapa hari lalu. Dari yang awalnya berjumlah sekitar 140 orang, kini hanya berjumlah belasan. Padahal, peran para relawan itu banyak membantu dalam berbagai hal penanganan Covid-19. Mulai dari penyemprotan disinfektan, sampai pada proses pemulasaraan dan pemakaman jenazah.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jember Jamil mengatakan, mundurnya para relawan itu dianggapnya sudah biasa terjadi. Hanya saja, ia tidak menyebutkan detail sebabnya mengapa. “Sesuai sifat kesukarelaannya, maka keberadaanya datang dan pergi,” ujarnya, saat dikonfirmasi Jawa Pos Radar Jember, kemarin.

Kendati belum diketahui pasti detail mundurnya para relawan kemanusiaan itu, pihaknya mengaku telah menyiapkan langkah, semisal terjadi kekurangan tenaga. Utamanya saat pemulasaraan hingga proses pemakaman. “Kita sudah memanage (mengaturnya,red). Sehingga bisa mendapat bantuan dalam jumlah cukup,” imbuh Jamil. Ia menambahkan, dalam setiap harinya, ketersediaan tenaga relawan berubah-ubah, menyesuaikan dengan kebutuhan. Namun pihaknya meyakini, sejauh ini ketersediaan relawan masih dirasa cukup. “Kalau stok relawan sangat banyak, karena kita terus menerus memperluas kemitraan,” sambungnya.

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Puluhan Relawan Satgas Covid-19 Kabupaten Jember sempat dikabarkan mengundurkan diri beberapa hari lalu. Dari yang awalnya berjumlah sekitar 140 orang, kini hanya berjumlah belasan. Padahal, peran para relawan itu banyak membantu dalam berbagai hal penanganan Covid-19. Mulai dari penyemprotan disinfektan, sampai pada proses pemulasaraan dan pemakaman jenazah.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jember Jamil mengatakan, mundurnya para relawan itu dianggapnya sudah biasa terjadi. Hanya saja, ia tidak menyebutkan detail sebabnya mengapa. “Sesuai sifat kesukarelaannya, maka keberadaanya datang dan pergi,” ujarnya, saat dikonfirmasi Jawa Pos Radar Jember, kemarin.

Kendati belum diketahui pasti detail mundurnya para relawan kemanusiaan itu, pihaknya mengaku telah menyiapkan langkah, semisal terjadi kekurangan tenaga. Utamanya saat pemulasaraan hingga proses pemakaman. “Kita sudah memanage (mengaturnya,red). Sehingga bisa mendapat bantuan dalam jumlah cukup,” imbuh Jamil. Ia menambahkan, dalam setiap harinya, ketersediaan tenaga relawan berubah-ubah, menyesuaikan dengan kebutuhan. Namun pihaknya meyakini, sejauh ini ketersediaan relawan masih dirasa cukup. “Kalau stok relawan sangat banyak, karena kita terus menerus memperluas kemitraan,” sambungnya.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca