alexametrics
31.2 C
Jember
Tuesday, 17 May 2022

Ratusan Serdadu Disiapkan Mengajar di Perbatasan

Mobile_AP_Rectangle 1

RADAR JEMBER.ID – Sebanyak 450 personel tentara Satgas Yonif Raider 509/BY/9/2 Kostrad diberangkatkan Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto ke perbatasan RI – Papua Nugini, Selasa (30/7) malam. Selain dibekali teknik bertugas, mereka juga harus siap menghadapi segala kemungkinan. Di antaranya hilangnya sinyal serta akses internet.

Komandan Batalyon Infanteri Raider 509/BY/9/2 Kostrad Letkol Inf Wira Muharromah menjelaskan, tugas berjaga di perbatasan bukan sekadar menjaga keamanan semata. Namun, juga harus ada misi sosial lain. Seperti andil dalam pengobatan gratis, termasuk seluruh anggota harus siap mengajar anak-anak yang tinggal di perbatasan.

Tentara yang masuk barisan Pasukan 509 ini, menurutnya akan diberangkatkan ke Surabaya untuk kemudian terbang ke Jayapura. Pasukan tersebut akan bertugas di 16 pos. Separuh menempati 8 pos udara dan sisanya bertugas di 8 pos darat. “Nah, titik-titik pos itu sebagian besar tidak ada sinyal telepon dan internet. Sehingga, pasukan hanya menggunakan radio sebagai alat komunikasi,” jelasnya.

- Advertisement -

RADAR JEMBER.ID – Sebanyak 450 personel tentara Satgas Yonif Raider 509/BY/9/2 Kostrad diberangkatkan Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto ke perbatasan RI – Papua Nugini, Selasa (30/7) malam. Selain dibekali teknik bertugas, mereka juga harus siap menghadapi segala kemungkinan. Di antaranya hilangnya sinyal serta akses internet.

Komandan Batalyon Infanteri Raider 509/BY/9/2 Kostrad Letkol Inf Wira Muharromah menjelaskan, tugas berjaga di perbatasan bukan sekadar menjaga keamanan semata. Namun, juga harus ada misi sosial lain. Seperti andil dalam pengobatan gratis, termasuk seluruh anggota harus siap mengajar anak-anak yang tinggal di perbatasan.

Tentara yang masuk barisan Pasukan 509 ini, menurutnya akan diberangkatkan ke Surabaya untuk kemudian terbang ke Jayapura. Pasukan tersebut akan bertugas di 16 pos. Separuh menempati 8 pos udara dan sisanya bertugas di 8 pos darat. “Nah, titik-titik pos itu sebagian besar tidak ada sinyal telepon dan internet. Sehingga, pasukan hanya menggunakan radio sebagai alat komunikasi,” jelasnya.

RADAR JEMBER.ID – Sebanyak 450 personel tentara Satgas Yonif Raider 509/BY/9/2 Kostrad diberangkatkan Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto ke perbatasan RI – Papua Nugini, Selasa (30/7) malam. Selain dibekali teknik bertugas, mereka juga harus siap menghadapi segala kemungkinan. Di antaranya hilangnya sinyal serta akses internet.

Komandan Batalyon Infanteri Raider 509/BY/9/2 Kostrad Letkol Inf Wira Muharromah menjelaskan, tugas berjaga di perbatasan bukan sekadar menjaga keamanan semata. Namun, juga harus ada misi sosial lain. Seperti andil dalam pengobatan gratis, termasuk seluruh anggota harus siap mengajar anak-anak yang tinggal di perbatasan.

Tentara yang masuk barisan Pasukan 509 ini, menurutnya akan diberangkatkan ke Surabaya untuk kemudian terbang ke Jayapura. Pasukan tersebut akan bertugas di 16 pos. Separuh menempati 8 pos udara dan sisanya bertugas di 8 pos darat. “Nah, titik-titik pos itu sebagian besar tidak ada sinyal telepon dan internet. Sehingga, pasukan hanya menggunakan radio sebagai alat komunikasi,” jelasnya.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/