alexametrics
29.2 C
Jember
Friday, 1 July 2022

Jaga Prokes, Lebaran Sehat Bersama Keluarga

Mobile_AP_Rectangle 1

Selain itu, selama libur lebaran Pemkab Jember memperbolehkan seluruh tempat wisata dibuka. Bahkan, ada yang gratis seminggu seperti Papuma, dan wisata yang dikelola pemkab gratis selama dua minggu. “Harus ada perubahan terlihat, tempat-tempat destinasi di Jember harus semakin cantik, nyaman, dan menarik,” ujarnya.

Hendy mengaku, setelah hari raya nanti dia tetap akan membuka pendapa Wahyawibawagraha namun terbatas. “Yang jelas nanti saya akan salat id, selepas itu berziarah dan membuka pintu pendapa, tapi tidak lebar-lebar bukanya,” candanya.

Sambut Lebaran dengan Khidmat

Mobile_AP_Rectangle 2

Ketua DPRD Jember M Itqon Syauqi mengatakan, seiring dengan kondisi yang sudah mulai landai dari pandemi Covid-19, bukan berarti masyarakat harus abai terhadap protokol kesehatan. “Kondisinya memang sudah melandai, alhamdulillah ini kabar baik, lebaran tahun ini bisa lebih khidmat dari dua tahun sebelumnya,” kata Itqon.

Menurutnya, soal kebijakan larangan open house, oleh pemerintah pusat, merupakan kebijakan yang cukup bijaksana. Sebab, kondisi pandemi sudah melandai, namun belum sepenuhnya lenyap. “Tidak hanya pemerintah pusat, pak bupati juga mengatakan tidak ada open house di pendapa,” imbuh Itqon.

Pihaknya juga menyerukan masyarakat agar menyambut Idul Fitri dengan khidmat, saling mengasihi, dan berbagi bersama. “Taqabbal Allah huminna waminkum, taqabbal ya karim. Minal aidzin wal faidzin, mohon maaf lahir dan batin,” kata Itqon memberikan ucapan.

Lebih jauh, momen lebaran ini juga bertepatan dengan peringatan Hari Buruh 1 mei yang serentak diperingati seluruh dunia. Hari buruh menurutnya momen untuk menyuarakan kesejahteraan buruh atau pekerja, sekaligus menuntut pemerintah terlibat dalam persoalan kesejahteraan buruh.

Dengan cara seperti itu, soal perburuhan, soal pengupahan, dengan begitu Pemkab Jember bisa ikut terlibat dalam upaya mensejahterakan buruh, sesuai ketentuan atau regulasi yang ada. “Pemkab bisa semakin menegakkan regulasi yang ada. Kami di DPRD akan selalu mengawasi, sejauh mana keseriusan Pemkab Jember menegakkan regulasi terkait perburuhan dan pengupahan,” tegas Itqon.

Jurnalis: mg4
Ilustrasi: Reza Oky
Editor: Maulana, Nur Hariri

- Advertisement -

Selain itu, selama libur lebaran Pemkab Jember memperbolehkan seluruh tempat wisata dibuka. Bahkan, ada yang gratis seminggu seperti Papuma, dan wisata yang dikelola pemkab gratis selama dua minggu. “Harus ada perubahan terlihat, tempat-tempat destinasi di Jember harus semakin cantik, nyaman, dan menarik,” ujarnya.

Hendy mengaku, setelah hari raya nanti dia tetap akan membuka pendapa Wahyawibawagraha namun terbatas. “Yang jelas nanti saya akan salat id, selepas itu berziarah dan membuka pintu pendapa, tapi tidak lebar-lebar bukanya,” candanya.

Sambut Lebaran dengan Khidmat

Ketua DPRD Jember M Itqon Syauqi mengatakan, seiring dengan kondisi yang sudah mulai landai dari pandemi Covid-19, bukan berarti masyarakat harus abai terhadap protokol kesehatan. “Kondisinya memang sudah melandai, alhamdulillah ini kabar baik, lebaran tahun ini bisa lebih khidmat dari dua tahun sebelumnya,” kata Itqon.

Menurutnya, soal kebijakan larangan open house, oleh pemerintah pusat, merupakan kebijakan yang cukup bijaksana. Sebab, kondisi pandemi sudah melandai, namun belum sepenuhnya lenyap. “Tidak hanya pemerintah pusat, pak bupati juga mengatakan tidak ada open house di pendapa,” imbuh Itqon.

Pihaknya juga menyerukan masyarakat agar menyambut Idul Fitri dengan khidmat, saling mengasihi, dan berbagi bersama. “Taqabbal Allah huminna waminkum, taqabbal ya karim. Minal aidzin wal faidzin, mohon maaf lahir dan batin,” kata Itqon memberikan ucapan.

Lebih jauh, momen lebaran ini juga bertepatan dengan peringatan Hari Buruh 1 mei yang serentak diperingati seluruh dunia. Hari buruh menurutnya momen untuk menyuarakan kesejahteraan buruh atau pekerja, sekaligus menuntut pemerintah terlibat dalam persoalan kesejahteraan buruh.

Dengan cara seperti itu, soal perburuhan, soal pengupahan, dengan begitu Pemkab Jember bisa ikut terlibat dalam upaya mensejahterakan buruh, sesuai ketentuan atau regulasi yang ada. “Pemkab bisa semakin menegakkan regulasi yang ada. Kami di DPRD akan selalu mengawasi, sejauh mana keseriusan Pemkab Jember menegakkan regulasi terkait perburuhan dan pengupahan,” tegas Itqon.

Jurnalis: mg4
Ilustrasi: Reza Oky
Editor: Maulana, Nur Hariri

Selain itu, selama libur lebaran Pemkab Jember memperbolehkan seluruh tempat wisata dibuka. Bahkan, ada yang gratis seminggu seperti Papuma, dan wisata yang dikelola pemkab gratis selama dua minggu. “Harus ada perubahan terlihat, tempat-tempat destinasi di Jember harus semakin cantik, nyaman, dan menarik,” ujarnya.

Hendy mengaku, setelah hari raya nanti dia tetap akan membuka pendapa Wahyawibawagraha namun terbatas. “Yang jelas nanti saya akan salat id, selepas itu berziarah dan membuka pintu pendapa, tapi tidak lebar-lebar bukanya,” candanya.

Sambut Lebaran dengan Khidmat

Ketua DPRD Jember M Itqon Syauqi mengatakan, seiring dengan kondisi yang sudah mulai landai dari pandemi Covid-19, bukan berarti masyarakat harus abai terhadap protokol kesehatan. “Kondisinya memang sudah melandai, alhamdulillah ini kabar baik, lebaran tahun ini bisa lebih khidmat dari dua tahun sebelumnya,” kata Itqon.

Menurutnya, soal kebijakan larangan open house, oleh pemerintah pusat, merupakan kebijakan yang cukup bijaksana. Sebab, kondisi pandemi sudah melandai, namun belum sepenuhnya lenyap. “Tidak hanya pemerintah pusat, pak bupati juga mengatakan tidak ada open house di pendapa,” imbuh Itqon.

Pihaknya juga menyerukan masyarakat agar menyambut Idul Fitri dengan khidmat, saling mengasihi, dan berbagi bersama. “Taqabbal Allah huminna waminkum, taqabbal ya karim. Minal aidzin wal faidzin, mohon maaf lahir dan batin,” kata Itqon memberikan ucapan.

Lebih jauh, momen lebaran ini juga bertepatan dengan peringatan Hari Buruh 1 mei yang serentak diperingati seluruh dunia. Hari buruh menurutnya momen untuk menyuarakan kesejahteraan buruh atau pekerja, sekaligus menuntut pemerintah terlibat dalam persoalan kesejahteraan buruh.

Dengan cara seperti itu, soal perburuhan, soal pengupahan, dengan begitu Pemkab Jember bisa ikut terlibat dalam upaya mensejahterakan buruh, sesuai ketentuan atau regulasi yang ada. “Pemkab bisa semakin menegakkan regulasi yang ada. Kami di DPRD akan selalu mengawasi, sejauh mana keseriusan Pemkab Jember menegakkan regulasi terkait perburuhan dan pengupahan,” tegas Itqon.

Jurnalis: mg4
Ilustrasi: Reza Oky
Editor: Maulana, Nur Hariri

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/