alexametrics
30.6 C
Jember
Sunday, 29 May 2022

Masih Banyak yang Abai Masker

Jember Belum Aman, Mudik Tak Diizinkan

Mobile_AP_Rectangle 1

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Jember masih belum aman dari pandemi. Hal ini ditegaskan lewat data yang dikeluarkan Satgas Covid-19 Jember, yang menunjukkan adanya penambahan 17 kasus pasien positif Covid-19 pada 30 April di Kabupaten Jember.

Artinya, ada 53 pasien yang menjalani perawatan, baik di rumah sakit maupun yang menjalani isolasi mandiri. Hal ini mengindikasikan bahwa sangat tidak memungkinkan untuk mudik, karena jumlah kasus masih mencapai ribuan.

Belum lagi, penduduk di Kabupaten Jember masih belum tertib dalam menerapkan protokol kesehatan (prokes). Karena itu, risiko tertular dan menularkan virus masih sangat tinggi.

Mobile_AP_Rectangle 2

Kebiasaan abai masker ini salah satunya dibuktikan dari pengamatan Jawa Pos Radar Jember di tiga titik lampu lalu lintas. Yakni di Jalan Letjen Suprapto, Kelurahan Kebonsari, Kecamatan Sumbersari, persimpangan Mangli di Jalan Brawijaya, Kelurahan Mangli, Kecamatan Kaliwates, dan di Jalan Moch Sroedji, Kelurahan Jember Lor, Kecamatan Patrang.

Atas pantauan itu, terdata ada 58 pengendara tidak menggunakan masker. Sementara, 39 pengendara lalai dalam menggunakan masker.

Puluhan pengendara didapati tidak menggunakan masker selama pengamatan 10 menit per lampu lalu lintas. Pada pukul 12.34-12.44 di lampu lalu lintas Jalan Letjen Suprapto, tercatat sebanyak 13 pengendara yang tak mengenakan masker. Sementara itu, sebanyak sembilan pengendara yang salah dalam menggunakan masker. Yakni dengan menampakkan hidung dan hanya menutupi mulut.

- Advertisement -

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Jember masih belum aman dari pandemi. Hal ini ditegaskan lewat data yang dikeluarkan Satgas Covid-19 Jember, yang menunjukkan adanya penambahan 17 kasus pasien positif Covid-19 pada 30 April di Kabupaten Jember.

Artinya, ada 53 pasien yang menjalani perawatan, baik di rumah sakit maupun yang menjalani isolasi mandiri. Hal ini mengindikasikan bahwa sangat tidak memungkinkan untuk mudik, karena jumlah kasus masih mencapai ribuan.

Belum lagi, penduduk di Kabupaten Jember masih belum tertib dalam menerapkan protokol kesehatan (prokes). Karena itu, risiko tertular dan menularkan virus masih sangat tinggi.

Kebiasaan abai masker ini salah satunya dibuktikan dari pengamatan Jawa Pos Radar Jember di tiga titik lampu lalu lintas. Yakni di Jalan Letjen Suprapto, Kelurahan Kebonsari, Kecamatan Sumbersari, persimpangan Mangli di Jalan Brawijaya, Kelurahan Mangli, Kecamatan Kaliwates, dan di Jalan Moch Sroedji, Kelurahan Jember Lor, Kecamatan Patrang.

Atas pantauan itu, terdata ada 58 pengendara tidak menggunakan masker. Sementara, 39 pengendara lalai dalam menggunakan masker.

Puluhan pengendara didapati tidak menggunakan masker selama pengamatan 10 menit per lampu lalu lintas. Pada pukul 12.34-12.44 di lampu lalu lintas Jalan Letjen Suprapto, tercatat sebanyak 13 pengendara yang tak mengenakan masker. Sementara itu, sebanyak sembilan pengendara yang salah dalam menggunakan masker. Yakni dengan menampakkan hidung dan hanya menutupi mulut.

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Jember masih belum aman dari pandemi. Hal ini ditegaskan lewat data yang dikeluarkan Satgas Covid-19 Jember, yang menunjukkan adanya penambahan 17 kasus pasien positif Covid-19 pada 30 April di Kabupaten Jember.

Artinya, ada 53 pasien yang menjalani perawatan, baik di rumah sakit maupun yang menjalani isolasi mandiri. Hal ini mengindikasikan bahwa sangat tidak memungkinkan untuk mudik, karena jumlah kasus masih mencapai ribuan.

Belum lagi, penduduk di Kabupaten Jember masih belum tertib dalam menerapkan protokol kesehatan (prokes). Karena itu, risiko tertular dan menularkan virus masih sangat tinggi.

Kebiasaan abai masker ini salah satunya dibuktikan dari pengamatan Jawa Pos Radar Jember di tiga titik lampu lalu lintas. Yakni di Jalan Letjen Suprapto, Kelurahan Kebonsari, Kecamatan Sumbersari, persimpangan Mangli di Jalan Brawijaya, Kelurahan Mangli, Kecamatan Kaliwates, dan di Jalan Moch Sroedji, Kelurahan Jember Lor, Kecamatan Patrang.

Atas pantauan itu, terdata ada 58 pengendara tidak menggunakan masker. Sementara, 39 pengendara lalai dalam menggunakan masker.

Puluhan pengendara didapati tidak menggunakan masker selama pengamatan 10 menit per lampu lalu lintas. Pada pukul 12.34-12.44 di lampu lalu lintas Jalan Letjen Suprapto, tercatat sebanyak 13 pengendara yang tak mengenakan masker. Sementara itu, sebanyak sembilan pengendara yang salah dalam menggunakan masker. Yakni dengan menampakkan hidung dan hanya menutupi mulut.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/