alexametrics
21.8 C
Jember
Tuesday, 28 June 2022

Bakal Disumbang oleh Pemprov Jatim

Mobile_AP_Rectangle 1

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Jumlah warga yang melakukan isolasi di Jember Sport Garden (JSG) kian bertambah. Setidaknya hingga tadi malam (30/4), jumlahnya sudah mencapai 380 orang lebih, dari kapasitas 486 tempat tidur yang disiapkan. Bertambahnya warga otomatis membuat konsumsi yang dibuat juga harus bertambah.

Koordinator Lingkungan Pondok Sosial Dinas Sosial (Liposos Dinsos), Rony Efendi menyebut, dapur umum penanganan Covid-19 sudah menyiapkan 1.250 paket nasi per hari, selama beberapa hari terakhir. “Jumlah warga yang dikarantina 380 orang lebih ditambah petugas. Sehingga kami menyiapkan jatah makan sekitar 415 tiap makan. Jadi, sehari 1.250 paket nasi,” ucapnya, kemarin.

Banyaknya masakan yang harus dipersiapkan membuat petugas pun ditambah. Jika sebelumnya hanya sepuluh orang, saat ini sudah lebih dari itu. Bahkan, beberapa relawan juga tampak berada di lokasi untuk membantu memasak. “Kalau ada relawan yang mau membantu memasak, kami sangat terbuka. Apalagi, beberapa orang sudah rela tidak pulang berhari-hari karena sibuk memasak,” ungkapnya.

Mobile_AP_Rectangle 2

Sementara itu, Gubernur Khofifah Indar Parawansa sempat melakukan telekonferensi dengan petugas Covid JSG, Rabu (29/4) malam. Khofifah mendapat penjelasan tentang penanganan masa observasi di lokasi karantina JSG oleh beberapa dokter.

Pada kesempatan tersebut, Khofifah juga mendengar aspirasi yang disampaikan warga. Salah satunya disampaikan Siti Ridiyah, warga yang baru datang bekerja dari Republik Maladewa, barat daya India. Perempuan asal Desa Tanjung Rejo, Kecamatan Wuluhan, ini meminta agar lauk dan sayuran ditambah lagi.

- Advertisement -

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Jumlah warga yang melakukan isolasi di Jember Sport Garden (JSG) kian bertambah. Setidaknya hingga tadi malam (30/4), jumlahnya sudah mencapai 380 orang lebih, dari kapasitas 486 tempat tidur yang disiapkan. Bertambahnya warga otomatis membuat konsumsi yang dibuat juga harus bertambah.

Koordinator Lingkungan Pondok Sosial Dinas Sosial (Liposos Dinsos), Rony Efendi menyebut, dapur umum penanganan Covid-19 sudah menyiapkan 1.250 paket nasi per hari, selama beberapa hari terakhir. “Jumlah warga yang dikarantina 380 orang lebih ditambah petugas. Sehingga kami menyiapkan jatah makan sekitar 415 tiap makan. Jadi, sehari 1.250 paket nasi,” ucapnya, kemarin.

Banyaknya masakan yang harus dipersiapkan membuat petugas pun ditambah. Jika sebelumnya hanya sepuluh orang, saat ini sudah lebih dari itu. Bahkan, beberapa relawan juga tampak berada di lokasi untuk membantu memasak. “Kalau ada relawan yang mau membantu memasak, kami sangat terbuka. Apalagi, beberapa orang sudah rela tidak pulang berhari-hari karena sibuk memasak,” ungkapnya.

Sementara itu, Gubernur Khofifah Indar Parawansa sempat melakukan telekonferensi dengan petugas Covid JSG, Rabu (29/4) malam. Khofifah mendapat penjelasan tentang penanganan masa observasi di lokasi karantina JSG oleh beberapa dokter.

Pada kesempatan tersebut, Khofifah juga mendengar aspirasi yang disampaikan warga. Salah satunya disampaikan Siti Ridiyah, warga yang baru datang bekerja dari Republik Maladewa, barat daya India. Perempuan asal Desa Tanjung Rejo, Kecamatan Wuluhan, ini meminta agar lauk dan sayuran ditambah lagi.

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Jumlah warga yang melakukan isolasi di Jember Sport Garden (JSG) kian bertambah. Setidaknya hingga tadi malam (30/4), jumlahnya sudah mencapai 380 orang lebih, dari kapasitas 486 tempat tidur yang disiapkan. Bertambahnya warga otomatis membuat konsumsi yang dibuat juga harus bertambah.

Koordinator Lingkungan Pondok Sosial Dinas Sosial (Liposos Dinsos), Rony Efendi menyebut, dapur umum penanganan Covid-19 sudah menyiapkan 1.250 paket nasi per hari, selama beberapa hari terakhir. “Jumlah warga yang dikarantina 380 orang lebih ditambah petugas. Sehingga kami menyiapkan jatah makan sekitar 415 tiap makan. Jadi, sehari 1.250 paket nasi,” ucapnya, kemarin.

Banyaknya masakan yang harus dipersiapkan membuat petugas pun ditambah. Jika sebelumnya hanya sepuluh orang, saat ini sudah lebih dari itu. Bahkan, beberapa relawan juga tampak berada di lokasi untuk membantu memasak. “Kalau ada relawan yang mau membantu memasak, kami sangat terbuka. Apalagi, beberapa orang sudah rela tidak pulang berhari-hari karena sibuk memasak,” ungkapnya.

Sementara itu, Gubernur Khofifah Indar Parawansa sempat melakukan telekonferensi dengan petugas Covid JSG, Rabu (29/4) malam. Khofifah mendapat penjelasan tentang penanganan masa observasi di lokasi karantina JSG oleh beberapa dokter.

Pada kesempatan tersebut, Khofifah juga mendengar aspirasi yang disampaikan warga. Salah satunya disampaikan Siti Ridiyah, warga yang baru datang bekerja dari Republik Maladewa, barat daya India. Perempuan asal Desa Tanjung Rejo, Kecamatan Wuluhan, ini meminta agar lauk dan sayuran ditambah lagi.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/