alexametrics
30.9 C
Jember
Monday, 16 May 2022

Terus Genjot Peningkatan UMKM dan SDM

Mobile_AP_Rectangle 1

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Bupati Jember Hendy Siswanto mendapatkan kunjungan silaturahmi dari Abdul Halim Iskandar, Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi Republik Indonesia. Kunjungan di Pendapa Wahyawibawagraha tersebut membahas sejumlah persoalan.

Baca Juga : Tabungan Raib Ratusan Juta, Pertanyakan Jaminan Keamanan Bank BUMN

Halim memaparkan, dirinya menawarkan kemitraan yang nantinya arah pemasarannya lebih ke ekspor pisang. “Kemarin saya dengan Pak Wakil Presiden mendampingi Pak Wakil Presiden panen perdana di Ponorogo. Nah, ini saya bawa ke Jember supaya ada percepatan peningkatan kesejahteraan warga petani di Jember,” jelasnya.

Mobile_AP_Rectangle 2

Tak hanya itu, dirinya juga mengaku masih sedang merayu Bupati Hendy agar para pejuang desa seperti kepala desa (kades), sekretaris desa (sekdes), pengelola Badan Usaha Milik Desa (BUMDes), hingga pendamping desa bisa ikut Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL). “Dan dikasih beasiswa, cukup dengan empat semester lulus S-1, nanti urusan dengan Unej, Kementerian Desa yang akan menegosiasi,” jelasnya. Hal itu dilakukan agar terjadi percepatan peningkatan sumber daya manusia (SDM) di Kabupaten Jember dengan jangkauan waktu yang relatif singkat.

Hingga saat ini, banyak yang telah siap untuk melakukan RPL tersebut. Di antaranya Kabupaten Bojonegoro, Kabupaten Madiun, Kota Madiun, Kabupaten Magetan, Kabupaten Bombana, dan masih banyak lainnya. Tentu hal itu memberikan suasana dan semangat berbeda di lingkungan masyarakat desa.

Sementara itu, beasiswa akan diberikan oleh pemerintah daerah. Pihaknya saat ini masih menggunakan perguruan tinggi negeri. Hal itu dilakukan demi kepentingan legalitas. “Satu legalitas perguruan tinggi, yang kedua legalitas mahasiswa,” paparnya.

- Advertisement -

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Bupati Jember Hendy Siswanto mendapatkan kunjungan silaturahmi dari Abdul Halim Iskandar, Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi Republik Indonesia. Kunjungan di Pendapa Wahyawibawagraha tersebut membahas sejumlah persoalan.

Baca Juga : Tabungan Raib Ratusan Juta, Pertanyakan Jaminan Keamanan Bank BUMN

Halim memaparkan, dirinya menawarkan kemitraan yang nantinya arah pemasarannya lebih ke ekspor pisang. “Kemarin saya dengan Pak Wakil Presiden mendampingi Pak Wakil Presiden panen perdana di Ponorogo. Nah, ini saya bawa ke Jember supaya ada percepatan peningkatan kesejahteraan warga petani di Jember,” jelasnya.

Tak hanya itu, dirinya juga mengaku masih sedang merayu Bupati Hendy agar para pejuang desa seperti kepala desa (kades), sekretaris desa (sekdes), pengelola Badan Usaha Milik Desa (BUMDes), hingga pendamping desa bisa ikut Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL). “Dan dikasih beasiswa, cukup dengan empat semester lulus S-1, nanti urusan dengan Unej, Kementerian Desa yang akan menegosiasi,” jelasnya. Hal itu dilakukan agar terjadi percepatan peningkatan sumber daya manusia (SDM) di Kabupaten Jember dengan jangkauan waktu yang relatif singkat.

Hingga saat ini, banyak yang telah siap untuk melakukan RPL tersebut. Di antaranya Kabupaten Bojonegoro, Kabupaten Madiun, Kota Madiun, Kabupaten Magetan, Kabupaten Bombana, dan masih banyak lainnya. Tentu hal itu memberikan suasana dan semangat berbeda di lingkungan masyarakat desa.

Sementara itu, beasiswa akan diberikan oleh pemerintah daerah. Pihaknya saat ini masih menggunakan perguruan tinggi negeri. Hal itu dilakukan demi kepentingan legalitas. “Satu legalitas perguruan tinggi, yang kedua legalitas mahasiswa,” paparnya.

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Bupati Jember Hendy Siswanto mendapatkan kunjungan silaturahmi dari Abdul Halim Iskandar, Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi Republik Indonesia. Kunjungan di Pendapa Wahyawibawagraha tersebut membahas sejumlah persoalan.

Baca Juga : Tabungan Raib Ratusan Juta, Pertanyakan Jaminan Keamanan Bank BUMN

Halim memaparkan, dirinya menawarkan kemitraan yang nantinya arah pemasarannya lebih ke ekspor pisang. “Kemarin saya dengan Pak Wakil Presiden mendampingi Pak Wakil Presiden panen perdana di Ponorogo. Nah, ini saya bawa ke Jember supaya ada percepatan peningkatan kesejahteraan warga petani di Jember,” jelasnya.

Tak hanya itu, dirinya juga mengaku masih sedang merayu Bupati Hendy agar para pejuang desa seperti kepala desa (kades), sekretaris desa (sekdes), pengelola Badan Usaha Milik Desa (BUMDes), hingga pendamping desa bisa ikut Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL). “Dan dikasih beasiswa, cukup dengan empat semester lulus S-1, nanti urusan dengan Unej, Kementerian Desa yang akan menegosiasi,” jelasnya. Hal itu dilakukan agar terjadi percepatan peningkatan sumber daya manusia (SDM) di Kabupaten Jember dengan jangkauan waktu yang relatif singkat.

Hingga saat ini, banyak yang telah siap untuk melakukan RPL tersebut. Di antaranya Kabupaten Bojonegoro, Kabupaten Madiun, Kota Madiun, Kabupaten Magetan, Kabupaten Bombana, dan masih banyak lainnya. Tentu hal itu memberikan suasana dan semangat berbeda di lingkungan masyarakat desa.

Sementara itu, beasiswa akan diberikan oleh pemerintah daerah. Pihaknya saat ini masih menggunakan perguruan tinggi negeri. Hal itu dilakukan demi kepentingan legalitas. “Satu legalitas perguruan tinggi, yang kedua legalitas mahasiswa,” paparnya.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/