alexametrics
21.8 C
Jember
Tuesday, 28 June 2022

Menjelang Ramadan, Armada Bus Beroperasi Normal

Mobile_AP_Rectangle 1

Huda menambahkan, kenaikan jumlah penumpang belum bisa diprediksi. Apalagi saat ini pemerintah memberlakukan syarat wajib vaksin minimal dosis dua bagi para calon penumpang. Selain itu, armadanya tetap siap apabila nanti terjadi lonjakan penumpang di bulan Ramadan mendatang. “Armada kami banyak, Mas. Kami siap misal nanti terjadi lonjakan” ungkapnya.

Terkait persiapan, dia mengatakan, tidak ada hal-hal khusus yang perlu mereka lakukan. Sebab, meskipun hari mudik tiba, armadanya akan beroperasi seperti biasanya. Tidak ada penambahan jumlah armada. “Biasanya itu kami hanya terjadi lonjakan di volume penumpang saja. Kalau hari-hari biasa hanya 50 persen. Nah, kalau hari mudik itu bisa full 100 persen dari jumlah tempat duduk,” jelasnya.

Pihaknya mengatakan, armada bus yang ada di garasi tersebut hanya melayani jurusan Surabaya dan Madura. Dari total 19 armada, yang beroperasi dengan jurusan Madura hanya 9 bus, selebihnya jurusan Surabaya. “Dulu kami pernah buka jurusan Jember-Jogjakarta. Hanya bertahan sekitar 1 bulan. Bukan malah hasil, tapi minus. Hampir tidak ada penumpangnya,” ungkapnya. (mg6/c2/nur)

- Advertisement -

Huda menambahkan, kenaikan jumlah penumpang belum bisa diprediksi. Apalagi saat ini pemerintah memberlakukan syarat wajib vaksin minimal dosis dua bagi para calon penumpang. Selain itu, armadanya tetap siap apabila nanti terjadi lonjakan penumpang di bulan Ramadan mendatang. “Armada kami banyak, Mas. Kami siap misal nanti terjadi lonjakan” ungkapnya.

Terkait persiapan, dia mengatakan, tidak ada hal-hal khusus yang perlu mereka lakukan. Sebab, meskipun hari mudik tiba, armadanya akan beroperasi seperti biasanya. Tidak ada penambahan jumlah armada. “Biasanya itu kami hanya terjadi lonjakan di volume penumpang saja. Kalau hari-hari biasa hanya 50 persen. Nah, kalau hari mudik itu bisa full 100 persen dari jumlah tempat duduk,” jelasnya.

Pihaknya mengatakan, armada bus yang ada di garasi tersebut hanya melayani jurusan Surabaya dan Madura. Dari total 19 armada, yang beroperasi dengan jurusan Madura hanya 9 bus, selebihnya jurusan Surabaya. “Dulu kami pernah buka jurusan Jember-Jogjakarta. Hanya bertahan sekitar 1 bulan. Bukan malah hasil, tapi minus. Hampir tidak ada penumpangnya,” ungkapnya. (mg6/c2/nur)

Huda menambahkan, kenaikan jumlah penumpang belum bisa diprediksi. Apalagi saat ini pemerintah memberlakukan syarat wajib vaksin minimal dosis dua bagi para calon penumpang. Selain itu, armadanya tetap siap apabila nanti terjadi lonjakan penumpang di bulan Ramadan mendatang. “Armada kami banyak, Mas. Kami siap misal nanti terjadi lonjakan” ungkapnya.

Terkait persiapan, dia mengatakan, tidak ada hal-hal khusus yang perlu mereka lakukan. Sebab, meskipun hari mudik tiba, armadanya akan beroperasi seperti biasanya. Tidak ada penambahan jumlah armada. “Biasanya itu kami hanya terjadi lonjakan di volume penumpang saja. Kalau hari-hari biasa hanya 50 persen. Nah, kalau hari mudik itu bisa full 100 persen dari jumlah tempat duduk,” jelasnya.

Pihaknya mengatakan, armada bus yang ada di garasi tersebut hanya melayani jurusan Surabaya dan Madura. Dari total 19 armada, yang beroperasi dengan jurusan Madura hanya 9 bus, selebihnya jurusan Surabaya. “Dulu kami pernah buka jurusan Jember-Jogjakarta. Hanya bertahan sekitar 1 bulan. Bukan malah hasil, tapi minus. Hampir tidak ada penumpangnya,” ungkapnya. (mg6/c2/nur)

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/