alexametrics
21.3 C
Jember
Monday, 23 May 2022

Maksimalkan Kearifan Lokal

Mobile_AP_Rectangle 1

JEMBER, Radar Jember – Bupati Jember Hendy Siswanto menghadiri sekaligus membuka acara Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Jember tahun 2023, kemarin (31/3). Dalam agenda tersebut, pihaknya terus mengajak memakai produk lokal Jember.

Musrenbang RKPJ dengan tema Pembangunan Ketahanan Sosial dan Ekonomi untuk Kesejahteraan Masyarakat tersebut, Bupati Jember Hendy Siswanto mengatakan, dalam beberapa tahun sejak pandemi Covid-19 merajalela, khususnya di Jember, telah membuat masyarakat dan banyak pihak lainnya sengsara dalam segala kegiatan. “Musrenbang ini harus betul-betul mengintrospeksi diri tahun 2021. Pekerjaan mana yang memang itu betul-betul bisa dimanfaatkan langsung dengan masyarakat,” jelasnya.

Dirinya menambahkan bahwa di tahun 2022 ini, pekerjaan mana yang diubah pada 2023. “Selain itu, kira-kira rencana kerja apa yang memang langsung bisa dirasakan oleh masyarakat,” ucapnya.

Mobile_AP_Rectangle 2

Tak hanya itu, Hendy juga menyampaikan bahwa orientasi dari kegiatan tersebut agar nantinya seluruh masyarakat bisa memakai produk lokal semaksimal mungkin. “Karena uang ada di sini, kita putar di Jember dulu. Karena memang Covid-19 dua tahun itu memang berat sekali. Kalau dibelanjakan sampai keluar jauh-jauh, contohnya beli alat-alat sampai ke luar negeri, maka uang dari warga Jember ini pindah ke sana,” jelasnya. Dirinya menambahkan, jika hal tersebut terjadi, maka perputaran keuangan di Jember akan menjadi berat.

Hendy juga memberi pesan kepada pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) agar menjaga dan berhati-hati terkait branding mereka dan diharapkan tidak membuat produk yang sama. “Lebih baik produk yang sama agar berkolaborasi menjadi satu. Sebab, kolaborasi tersebut dinilai penting untuk dilaksanakan. Katakan keripik, tidak semua membuat keripik. Jadikan satu itu mereka, membuat merek yang sama untuk menjadi satu,” ucapnya.

- Advertisement -

JEMBER, Radar Jember – Bupati Jember Hendy Siswanto menghadiri sekaligus membuka acara Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Jember tahun 2023, kemarin (31/3). Dalam agenda tersebut, pihaknya terus mengajak memakai produk lokal Jember.

Musrenbang RKPJ dengan tema Pembangunan Ketahanan Sosial dan Ekonomi untuk Kesejahteraan Masyarakat tersebut, Bupati Jember Hendy Siswanto mengatakan, dalam beberapa tahun sejak pandemi Covid-19 merajalela, khususnya di Jember, telah membuat masyarakat dan banyak pihak lainnya sengsara dalam segala kegiatan. “Musrenbang ini harus betul-betul mengintrospeksi diri tahun 2021. Pekerjaan mana yang memang itu betul-betul bisa dimanfaatkan langsung dengan masyarakat,” jelasnya.

Dirinya menambahkan bahwa di tahun 2022 ini, pekerjaan mana yang diubah pada 2023. “Selain itu, kira-kira rencana kerja apa yang memang langsung bisa dirasakan oleh masyarakat,” ucapnya.

Tak hanya itu, Hendy juga menyampaikan bahwa orientasi dari kegiatan tersebut agar nantinya seluruh masyarakat bisa memakai produk lokal semaksimal mungkin. “Karena uang ada di sini, kita putar di Jember dulu. Karena memang Covid-19 dua tahun itu memang berat sekali. Kalau dibelanjakan sampai keluar jauh-jauh, contohnya beli alat-alat sampai ke luar negeri, maka uang dari warga Jember ini pindah ke sana,” jelasnya. Dirinya menambahkan, jika hal tersebut terjadi, maka perputaran keuangan di Jember akan menjadi berat.

Hendy juga memberi pesan kepada pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) agar menjaga dan berhati-hati terkait branding mereka dan diharapkan tidak membuat produk yang sama. “Lebih baik produk yang sama agar berkolaborasi menjadi satu. Sebab, kolaborasi tersebut dinilai penting untuk dilaksanakan. Katakan keripik, tidak semua membuat keripik. Jadikan satu itu mereka, membuat merek yang sama untuk menjadi satu,” ucapnya.

JEMBER, Radar Jember – Bupati Jember Hendy Siswanto menghadiri sekaligus membuka acara Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Jember tahun 2023, kemarin (31/3). Dalam agenda tersebut, pihaknya terus mengajak memakai produk lokal Jember.

Musrenbang RKPJ dengan tema Pembangunan Ketahanan Sosial dan Ekonomi untuk Kesejahteraan Masyarakat tersebut, Bupati Jember Hendy Siswanto mengatakan, dalam beberapa tahun sejak pandemi Covid-19 merajalela, khususnya di Jember, telah membuat masyarakat dan banyak pihak lainnya sengsara dalam segala kegiatan. “Musrenbang ini harus betul-betul mengintrospeksi diri tahun 2021. Pekerjaan mana yang memang itu betul-betul bisa dimanfaatkan langsung dengan masyarakat,” jelasnya.

Dirinya menambahkan bahwa di tahun 2022 ini, pekerjaan mana yang diubah pada 2023. “Selain itu, kira-kira rencana kerja apa yang memang langsung bisa dirasakan oleh masyarakat,” ucapnya.

Tak hanya itu, Hendy juga menyampaikan bahwa orientasi dari kegiatan tersebut agar nantinya seluruh masyarakat bisa memakai produk lokal semaksimal mungkin. “Karena uang ada di sini, kita putar di Jember dulu. Karena memang Covid-19 dua tahun itu memang berat sekali. Kalau dibelanjakan sampai keluar jauh-jauh, contohnya beli alat-alat sampai ke luar negeri, maka uang dari warga Jember ini pindah ke sana,” jelasnya. Dirinya menambahkan, jika hal tersebut terjadi, maka perputaran keuangan di Jember akan menjadi berat.

Hendy juga memberi pesan kepada pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) agar menjaga dan berhati-hati terkait branding mereka dan diharapkan tidak membuat produk yang sama. “Lebih baik produk yang sama agar berkolaborasi menjadi satu. Sebab, kolaborasi tersebut dinilai penting untuk dilaksanakan. Katakan keripik, tidak semua membuat keripik. Jadikan satu itu mereka, membuat merek yang sama untuk menjadi satu,” ucapnya.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/