alexametrics
23 C
Jember
Tuesday, 28 June 2022

Banyak Peminat, Sayangnya Tidak Dikelola

Mobile_AP_Rectangle 1

Wiwik Sagita, penjaga warung asal Desa Jubung, Kecamatan Sukorambi, menyebut, permainan yang ada di halaman rest area ini banyak peminatnya. “Banyak, sepulang sekolah itu bermain di sini. Apalagi hari Minggu. Tapi, sayang sekali tidak dikelola,” tambah Wiwik. Dia mengaku tidak mengetahui pemilik usaha permainan tersebut.

Wanita satu anak tersebut menyampaikan bahwa setiap tempat tersebut hari ini menjadi tanggung jawab masing-masing pengguna. “Tahunya dulu Abah Aziz, tidak tahu kalau sekarang,” jelasnya saat memberitahukan penanggung jawab secara keseluruhan di lokasi tersebut. Namun, saat ini dirinya mengaku tidak tahu siapa penanggung jawabnya.

Pantauan Jawa Pos Radar Jember, sampai saat ini permainan tersebut sudah tidak terawat. Wiwik mengatakan, dari tahun 2018, fasilitas tersebut memang sudah tidak dirawat. Namun, masih banyak anak-anak yang bermain. “Padahal dulu bagus, lo,” pungkasnya. (mg5/c2/nur)

- Advertisement -

Wiwik Sagita, penjaga warung asal Desa Jubung, Kecamatan Sukorambi, menyebut, permainan yang ada di halaman rest area ini banyak peminatnya. “Banyak, sepulang sekolah itu bermain di sini. Apalagi hari Minggu. Tapi, sayang sekali tidak dikelola,” tambah Wiwik. Dia mengaku tidak mengetahui pemilik usaha permainan tersebut.

Wanita satu anak tersebut menyampaikan bahwa setiap tempat tersebut hari ini menjadi tanggung jawab masing-masing pengguna. “Tahunya dulu Abah Aziz, tidak tahu kalau sekarang,” jelasnya saat memberitahukan penanggung jawab secara keseluruhan di lokasi tersebut. Namun, saat ini dirinya mengaku tidak tahu siapa penanggung jawabnya.

Pantauan Jawa Pos Radar Jember, sampai saat ini permainan tersebut sudah tidak terawat. Wiwik mengatakan, dari tahun 2018, fasilitas tersebut memang sudah tidak dirawat. Namun, masih banyak anak-anak yang bermain. “Padahal dulu bagus, lo,” pungkasnya. (mg5/c2/nur)

Wiwik Sagita, penjaga warung asal Desa Jubung, Kecamatan Sukorambi, menyebut, permainan yang ada di halaman rest area ini banyak peminatnya. “Banyak, sepulang sekolah itu bermain di sini. Apalagi hari Minggu. Tapi, sayang sekali tidak dikelola,” tambah Wiwik. Dia mengaku tidak mengetahui pemilik usaha permainan tersebut.

Wanita satu anak tersebut menyampaikan bahwa setiap tempat tersebut hari ini menjadi tanggung jawab masing-masing pengguna. “Tahunya dulu Abah Aziz, tidak tahu kalau sekarang,” jelasnya saat memberitahukan penanggung jawab secara keseluruhan di lokasi tersebut. Namun, saat ini dirinya mengaku tidak tahu siapa penanggung jawabnya.

Pantauan Jawa Pos Radar Jember, sampai saat ini permainan tersebut sudah tidak terawat. Wiwik mengatakan, dari tahun 2018, fasilitas tersebut memang sudah tidak dirawat. Namun, masih banyak anak-anak yang bermain. “Padahal dulu bagus, lo,” pungkasnya. (mg5/c2/nur)

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/