30.4 C
Jember
Friday, 24 March 2023

Banyak Peminat, Sayangnya Tidak Dikelola

Mobile_AP_Rectangle 1

SUKORAMBI, Radar Jember – Sejumlah fasilitas permainan yang biasa menjadi hiburan anak-anak sudah tidak dikelola. Saking lamanya tidak terpakai, akhirnya besi pada fasilitas permainan itu berkarat dan mengalami kerusakan. Padahal permainan itu masih banyak diminati oleh anak-anak yang berkunjung ke lokasi. Seperti di Rest Area Jubung, Sukorambi.

Pengunjung yang datang ke lokasi tidak sedikit. meski mayoritas pengunjung dari kalangan muda, namun banyak  orang tua yang membawa anak-anaknya. Mereka datang sekeluarga dengan anak-anaknya. Tak terkecuali Arif Dino, seorang kepala keluarga asal Jawa Tengah, yang sedang mampir. Dirinya mengaku datang dari Banyuwangi untuk lanjut pulang ke rumahnya. “Saya asli Jawa Tengah,” tutur Dino sembari mendorong permainan yang tengah dinikmati oleh anaknya.

Selain itu, banyak juga anak-anak yang baru pulang sekolah datang bermain ke lokasi tersebut. Pantauan Jawa Pos Radar Jember, anak-anak tersebut bermain ditemani oleh orang tuanya. “Ngikuti maunya anak,” Ujar Hamidah, salah satu pengunjung yang saat itu juga menemani anaknya bermain ayunan.

Mobile_AP_Rectangle 2

Wiwik Sagita, penjaga warung asal Desa Jubung, Kecamatan Sukorambi, menyebut, permainan yang ada di halaman rest area ini banyak peminatnya. “Banyak, sepulang sekolah itu bermain di sini. Apalagi hari Minggu. Tapi, sayang sekali tidak dikelola,” tambah Wiwik. Dia mengaku tidak mengetahui pemilik usaha permainan tersebut.

Wanita satu anak tersebut menyampaikan bahwa setiap tempat tersebut hari ini menjadi tanggung jawab masing-masing pengguna. “Tahunya dulu Abah Aziz, tidak tahu kalau sekarang,” jelasnya saat memberitahukan penanggung jawab secara keseluruhan di lokasi tersebut. Namun, saat ini dirinya mengaku tidak tahu siapa penanggung jawabnya.

Pantauan Jawa Pos Radar Jember, sampai saat ini permainan tersebut sudah tidak terawat. Wiwik mengatakan, dari tahun 2018, fasilitas tersebut memang sudah tidak dirawat. Namun, masih banyak anak-anak yang bermain. “Padahal dulu bagus, lo,” pungkasnya. (mg5/c2/nur)

- Advertisement -

SUKORAMBI, Radar Jember – Sejumlah fasilitas permainan yang biasa menjadi hiburan anak-anak sudah tidak dikelola. Saking lamanya tidak terpakai, akhirnya besi pada fasilitas permainan itu berkarat dan mengalami kerusakan. Padahal permainan itu masih banyak diminati oleh anak-anak yang berkunjung ke lokasi. Seperti di Rest Area Jubung, Sukorambi.

Pengunjung yang datang ke lokasi tidak sedikit. meski mayoritas pengunjung dari kalangan muda, namun banyak  orang tua yang membawa anak-anaknya. Mereka datang sekeluarga dengan anak-anaknya. Tak terkecuali Arif Dino, seorang kepala keluarga asal Jawa Tengah, yang sedang mampir. Dirinya mengaku datang dari Banyuwangi untuk lanjut pulang ke rumahnya. “Saya asli Jawa Tengah,” tutur Dino sembari mendorong permainan yang tengah dinikmati oleh anaknya.

Selain itu, banyak juga anak-anak yang baru pulang sekolah datang bermain ke lokasi tersebut. Pantauan Jawa Pos Radar Jember, anak-anak tersebut bermain ditemani oleh orang tuanya. “Ngikuti maunya anak,” Ujar Hamidah, salah satu pengunjung yang saat itu juga menemani anaknya bermain ayunan.

Wiwik Sagita, penjaga warung asal Desa Jubung, Kecamatan Sukorambi, menyebut, permainan yang ada di halaman rest area ini banyak peminatnya. “Banyak, sepulang sekolah itu bermain di sini. Apalagi hari Minggu. Tapi, sayang sekali tidak dikelola,” tambah Wiwik. Dia mengaku tidak mengetahui pemilik usaha permainan tersebut.

Wanita satu anak tersebut menyampaikan bahwa setiap tempat tersebut hari ini menjadi tanggung jawab masing-masing pengguna. “Tahunya dulu Abah Aziz, tidak tahu kalau sekarang,” jelasnya saat memberitahukan penanggung jawab secara keseluruhan di lokasi tersebut. Namun, saat ini dirinya mengaku tidak tahu siapa penanggung jawabnya.

Pantauan Jawa Pos Radar Jember, sampai saat ini permainan tersebut sudah tidak terawat. Wiwik mengatakan, dari tahun 2018, fasilitas tersebut memang sudah tidak dirawat. Namun, masih banyak anak-anak yang bermain. “Padahal dulu bagus, lo,” pungkasnya. (mg5/c2/nur)

SUKORAMBI, Radar Jember – Sejumlah fasilitas permainan yang biasa menjadi hiburan anak-anak sudah tidak dikelola. Saking lamanya tidak terpakai, akhirnya besi pada fasilitas permainan itu berkarat dan mengalami kerusakan. Padahal permainan itu masih banyak diminati oleh anak-anak yang berkunjung ke lokasi. Seperti di Rest Area Jubung, Sukorambi.

Pengunjung yang datang ke lokasi tidak sedikit. meski mayoritas pengunjung dari kalangan muda, namun banyak  orang tua yang membawa anak-anaknya. Mereka datang sekeluarga dengan anak-anaknya. Tak terkecuali Arif Dino, seorang kepala keluarga asal Jawa Tengah, yang sedang mampir. Dirinya mengaku datang dari Banyuwangi untuk lanjut pulang ke rumahnya. “Saya asli Jawa Tengah,” tutur Dino sembari mendorong permainan yang tengah dinikmati oleh anaknya.

Selain itu, banyak juga anak-anak yang baru pulang sekolah datang bermain ke lokasi tersebut. Pantauan Jawa Pos Radar Jember, anak-anak tersebut bermain ditemani oleh orang tuanya. “Ngikuti maunya anak,” Ujar Hamidah, salah satu pengunjung yang saat itu juga menemani anaknya bermain ayunan.

Wiwik Sagita, penjaga warung asal Desa Jubung, Kecamatan Sukorambi, menyebut, permainan yang ada di halaman rest area ini banyak peminatnya. “Banyak, sepulang sekolah itu bermain di sini. Apalagi hari Minggu. Tapi, sayang sekali tidak dikelola,” tambah Wiwik. Dia mengaku tidak mengetahui pemilik usaha permainan tersebut.

Wanita satu anak tersebut menyampaikan bahwa setiap tempat tersebut hari ini menjadi tanggung jawab masing-masing pengguna. “Tahunya dulu Abah Aziz, tidak tahu kalau sekarang,” jelasnya saat memberitahukan penanggung jawab secara keseluruhan di lokasi tersebut. Namun, saat ini dirinya mengaku tidak tahu siapa penanggung jawabnya.

Pantauan Jawa Pos Radar Jember, sampai saat ini permainan tersebut sudah tidak terawat. Wiwik mengatakan, dari tahun 2018, fasilitas tersebut memang sudah tidak dirawat. Namun, masih banyak anak-anak yang bermain. “Padahal dulu bagus, lo,” pungkasnya. (mg5/c2/nur)

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca