26.8 C
Jember
Sunday, 2 April 2023

Kebut Perbaikan Persiapan Porprov

Mobile_AP_Rectangle 1

KALIWATES, RADARJEMBER.ID- Kekhawatiran terhadap rencana perbaikan untuk venue Porprov 2022 mendatang seperti sulit dikesampingkan. Bagaimana tidak, di ajang tingkat provinsi yang menjadikan Kabupaten Jember selaku tuan rumahnya tersebut, sejauh ini persiapan juga masih jauh dari kata selesai.

Padahal, Porprov menyisakan waktu beberapa bulan lagi akan diputar, atau mulai digelar pada Juni mendatang. Namun, sejumlah sarana fisik, terutama pada venue, belum mendapat sentuhan pemugaran untuk perbaikan. “Venue kita ini kondisinya masih sangat jauh dari harapan. Padahal kita tuan rumahnya lo, grand opening juga bakal dilangsungkan di sini (Jember, Red),” kata Edi Cahyo Purnomo, Sekretaris Komisi D DPRD Jember, saat dikonfirmasi kemarin.

Hal itu dikemukakan kala Komisi D melakukan sidak ke dua lokasi venue sekaligus, yakni Stadion JSG dan di GOR Kaliwates. Saat itu, wakil rakyat ini mendapati masih banyak sarana dan fasilitas olahraga yang kelamaan menunggu perbaikan, hingga akhirnya mangkrak dan rusak. Misalnya seperti lintasan atletik yang belum diperbaiki, rumput di JSG, serta beberapa bagian venue di GOR Kaliwates.

Mobile_AP_Rectangle 2

Kekecewaan wakil rakyat itu juga kian tumpah saat mengetahui hari ini posisi rencana perbaikan masih sampai pada proses tender atau lelang. Sebab, direncanakan Pemkab Jember menggelontorkan anggaran Rp 10 miliar untuk memoles sejumlah venue Porprov. Yakni di sekitar GOR Kaliwates, lintasan atletik di JSG, Kolam Renang Kebonagung, GOR Argopuro, dan Stadion Notohadinegoro. “Ini yang jadi kekhawatiran kami. Lelang itu butuh waktu, sementara pelaksanaan itu Juni , berarti hanya menyisakan tiga bulan,” sesal Ipung, sapaan akrabnya.

Lebih jauh, Politisi PDIP ini menilai, banyak yang seharusnya hari ini sudah dilakukan Pemkab Jember terkait persiapan Porprov. Mulai dari pembinaan atlet, menyiapkan pelatih, anggarannya, dan menyiapkan cabor-cabor. Namun, di tengah waktu yang mepet, Pemkab Jember justru masih disibukkan dengan rencana perbaikan venue yang tak segera jalan.

Karenanya, Komisi D berencana bakal memanggil pihak-pihak terkait untuk dimintai keterangan sekaligus melakukan upaya percepatan perbaikan terhadap nasib venuevenue Porprov tersebut. “Sejak awal Porprov ini terus kita kawal, semua demi kesuksesan Porprov. Kami berencana memanggil para pihak terkait untuk membahas ini,” tegas Ipung.

Sebelumnya, Kepala Dinas Cipta Karya Jember Rahman Anda menyebut, sejak pekan lalu, telah dimulai peluncuran tender proyek untuk perbaikan venue Porprov dengan kekuatan anggaran Rp 10 miliar, Jumat (25/2). Menurut dia, tender bersifat kompetisi terbuka. Sehingga panitia lelang wajib berlaku adil memperlakukan seluruh peserta tender yang bersaing dalam meraih proyek tersebut. Apabila tender berjalan lancar, maka pemilihan calon penyedia jasa akan selesai dalam tempo dua pekan ke depan sejak ditenderkan. “Idealnya, tender rampung paling cepat setidak-tidaknya 17 hari kalender terhitung semenjak dari sekarang (ditenderkan, Red),” kata Rahman.

Reporter : Maulana
Editor : Nur Hariri
Fotografer :Deka Aji for Radar Jember

- Advertisement -

KALIWATES, RADARJEMBER.ID- Kekhawatiran terhadap rencana perbaikan untuk venue Porprov 2022 mendatang seperti sulit dikesampingkan. Bagaimana tidak, di ajang tingkat provinsi yang menjadikan Kabupaten Jember selaku tuan rumahnya tersebut, sejauh ini persiapan juga masih jauh dari kata selesai.

Padahal, Porprov menyisakan waktu beberapa bulan lagi akan diputar, atau mulai digelar pada Juni mendatang. Namun, sejumlah sarana fisik, terutama pada venue, belum mendapat sentuhan pemugaran untuk perbaikan. “Venue kita ini kondisinya masih sangat jauh dari harapan. Padahal kita tuan rumahnya lo, grand opening juga bakal dilangsungkan di sini (Jember, Red),” kata Edi Cahyo Purnomo, Sekretaris Komisi D DPRD Jember, saat dikonfirmasi kemarin.

Hal itu dikemukakan kala Komisi D melakukan sidak ke dua lokasi venue sekaligus, yakni Stadion JSG dan di GOR Kaliwates. Saat itu, wakil rakyat ini mendapati masih banyak sarana dan fasilitas olahraga yang kelamaan menunggu perbaikan, hingga akhirnya mangkrak dan rusak. Misalnya seperti lintasan atletik yang belum diperbaiki, rumput di JSG, serta beberapa bagian venue di GOR Kaliwates.

Kekecewaan wakil rakyat itu juga kian tumpah saat mengetahui hari ini posisi rencana perbaikan masih sampai pada proses tender atau lelang. Sebab, direncanakan Pemkab Jember menggelontorkan anggaran Rp 10 miliar untuk memoles sejumlah venue Porprov. Yakni di sekitar GOR Kaliwates, lintasan atletik di JSG, Kolam Renang Kebonagung, GOR Argopuro, dan Stadion Notohadinegoro. “Ini yang jadi kekhawatiran kami. Lelang itu butuh waktu, sementara pelaksanaan itu Juni , berarti hanya menyisakan tiga bulan,” sesal Ipung, sapaan akrabnya.

Lebih jauh, Politisi PDIP ini menilai, banyak yang seharusnya hari ini sudah dilakukan Pemkab Jember terkait persiapan Porprov. Mulai dari pembinaan atlet, menyiapkan pelatih, anggarannya, dan menyiapkan cabor-cabor. Namun, di tengah waktu yang mepet, Pemkab Jember justru masih disibukkan dengan rencana perbaikan venue yang tak segera jalan.

Karenanya, Komisi D berencana bakal memanggil pihak-pihak terkait untuk dimintai keterangan sekaligus melakukan upaya percepatan perbaikan terhadap nasib venuevenue Porprov tersebut. “Sejak awal Porprov ini terus kita kawal, semua demi kesuksesan Porprov. Kami berencana memanggil para pihak terkait untuk membahas ini,” tegas Ipung.

Sebelumnya, Kepala Dinas Cipta Karya Jember Rahman Anda menyebut, sejak pekan lalu, telah dimulai peluncuran tender proyek untuk perbaikan venue Porprov dengan kekuatan anggaran Rp 10 miliar, Jumat (25/2). Menurut dia, tender bersifat kompetisi terbuka. Sehingga panitia lelang wajib berlaku adil memperlakukan seluruh peserta tender yang bersaing dalam meraih proyek tersebut. Apabila tender berjalan lancar, maka pemilihan calon penyedia jasa akan selesai dalam tempo dua pekan ke depan sejak ditenderkan. “Idealnya, tender rampung paling cepat setidak-tidaknya 17 hari kalender terhitung semenjak dari sekarang (ditenderkan, Red),” kata Rahman.

Reporter : Maulana
Editor : Nur Hariri
Fotografer :Deka Aji for Radar Jember

KALIWATES, RADARJEMBER.ID- Kekhawatiran terhadap rencana perbaikan untuk venue Porprov 2022 mendatang seperti sulit dikesampingkan. Bagaimana tidak, di ajang tingkat provinsi yang menjadikan Kabupaten Jember selaku tuan rumahnya tersebut, sejauh ini persiapan juga masih jauh dari kata selesai.

Padahal, Porprov menyisakan waktu beberapa bulan lagi akan diputar, atau mulai digelar pada Juni mendatang. Namun, sejumlah sarana fisik, terutama pada venue, belum mendapat sentuhan pemugaran untuk perbaikan. “Venue kita ini kondisinya masih sangat jauh dari harapan. Padahal kita tuan rumahnya lo, grand opening juga bakal dilangsungkan di sini (Jember, Red),” kata Edi Cahyo Purnomo, Sekretaris Komisi D DPRD Jember, saat dikonfirmasi kemarin.

Hal itu dikemukakan kala Komisi D melakukan sidak ke dua lokasi venue sekaligus, yakni Stadion JSG dan di GOR Kaliwates. Saat itu, wakil rakyat ini mendapati masih banyak sarana dan fasilitas olahraga yang kelamaan menunggu perbaikan, hingga akhirnya mangkrak dan rusak. Misalnya seperti lintasan atletik yang belum diperbaiki, rumput di JSG, serta beberapa bagian venue di GOR Kaliwates.

Kekecewaan wakil rakyat itu juga kian tumpah saat mengetahui hari ini posisi rencana perbaikan masih sampai pada proses tender atau lelang. Sebab, direncanakan Pemkab Jember menggelontorkan anggaran Rp 10 miliar untuk memoles sejumlah venue Porprov. Yakni di sekitar GOR Kaliwates, lintasan atletik di JSG, Kolam Renang Kebonagung, GOR Argopuro, dan Stadion Notohadinegoro. “Ini yang jadi kekhawatiran kami. Lelang itu butuh waktu, sementara pelaksanaan itu Juni , berarti hanya menyisakan tiga bulan,” sesal Ipung, sapaan akrabnya.

Lebih jauh, Politisi PDIP ini menilai, banyak yang seharusnya hari ini sudah dilakukan Pemkab Jember terkait persiapan Porprov. Mulai dari pembinaan atlet, menyiapkan pelatih, anggarannya, dan menyiapkan cabor-cabor. Namun, di tengah waktu yang mepet, Pemkab Jember justru masih disibukkan dengan rencana perbaikan venue yang tak segera jalan.

Karenanya, Komisi D berencana bakal memanggil pihak-pihak terkait untuk dimintai keterangan sekaligus melakukan upaya percepatan perbaikan terhadap nasib venuevenue Porprov tersebut. “Sejak awal Porprov ini terus kita kawal, semua demi kesuksesan Porprov. Kami berencana memanggil para pihak terkait untuk membahas ini,” tegas Ipung.

Sebelumnya, Kepala Dinas Cipta Karya Jember Rahman Anda menyebut, sejak pekan lalu, telah dimulai peluncuran tender proyek untuk perbaikan venue Porprov dengan kekuatan anggaran Rp 10 miliar, Jumat (25/2). Menurut dia, tender bersifat kompetisi terbuka. Sehingga panitia lelang wajib berlaku adil memperlakukan seluruh peserta tender yang bersaing dalam meraih proyek tersebut. Apabila tender berjalan lancar, maka pemilihan calon penyedia jasa akan selesai dalam tempo dua pekan ke depan sejak ditenderkan. “Idealnya, tender rampung paling cepat setidak-tidaknya 17 hari kalender terhitung semenjak dari sekarang (ditenderkan, Red),” kata Rahman.

Reporter : Maulana
Editor : Nur Hariri
Fotografer :Deka Aji for Radar Jember

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca