alexametrics
23.4 C
Jember
Saturday, 28 May 2022

Tahun Macan Air, Barongsai Meriahkan Imlek

Mobile_AP_Rectangle 1

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Sejumlah pemain sanggar seni barongsai di Desa Bintoro, Kecamatan Patrang, sibuk dengan berbagai persiapan di bawah terik matahari, kemarin (31/1). Peralatan musik khas barongsai seluruhnya dikeluarkan, demi memeriahkan tahun baru Imlek yang jatuh pada Selasa hari ini (1/2).

Di sisi lain, ada yang sibuk mengelas besi untuk membuat tonggak dalam permainan barongsai. “Ini membuat tonggak untuk persiapan show selanjutnya. Tonggak yang lama lagi dipakai show di Pasuruan,” kata Rosi Saputra, pengelola sanggar barongsai Naga Laut.

Perayaan Imlek tahun ini diakuinya cukup ramai. Permintaan untuk show juga lebih banyak dibanding Imlek 2021. Sangat sepi karena pandemi. “Kalau 2020, masih ada show. Karena awal-awal pandemi. Tapi, tahun kemarin off orderan. Sempat ada permintaan untuk show, tapi kami tidak mau menerima,” paparnya.

Mobile_AP_Rectangle 2

Setidaknya, tahun ini ada 14 lokasi untuk Naga Laut beratraksi barongsai. Meningkatnya permintaan pertunjukan tersebut, menurut Rosi, karena ada rasa rindu terhadap pertunjukan barongsai, sebagai akibat tidak ada pada perayaan Imlek tahun lalu. Selain itu, Imlek tahun ini adalah tahun macan air.

Dalam astrologi Tiongkok, macan air memiliki filosofi tersendiri. Dari sisi simbol, macan memberikan lambang kekuatan, agresif, keberanian, dan punya sifat kepemimpinan. Sementara, air juga melambangkan kekayaan, kelimpahan, hingga kemakmuran.

Terlebih lagi, barongsai adalah tarian tradisional yang memeragakan hewan singa. Barongsai juga menjadi identik saat perayaan Imlek. Namun, menurut Rosi, dulu barongsai lebih banyak tampil pada hari-H Imlek. Untuk saat ini, banyak yang memilih untuk malam perayaan Imlek.

- Advertisement -

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Sejumlah pemain sanggar seni barongsai di Desa Bintoro, Kecamatan Patrang, sibuk dengan berbagai persiapan di bawah terik matahari, kemarin (31/1). Peralatan musik khas barongsai seluruhnya dikeluarkan, demi memeriahkan tahun baru Imlek yang jatuh pada Selasa hari ini (1/2).

Di sisi lain, ada yang sibuk mengelas besi untuk membuat tonggak dalam permainan barongsai. “Ini membuat tonggak untuk persiapan show selanjutnya. Tonggak yang lama lagi dipakai show di Pasuruan,” kata Rosi Saputra, pengelola sanggar barongsai Naga Laut.

Perayaan Imlek tahun ini diakuinya cukup ramai. Permintaan untuk show juga lebih banyak dibanding Imlek 2021. Sangat sepi karena pandemi. “Kalau 2020, masih ada show. Karena awal-awal pandemi. Tapi, tahun kemarin off orderan. Sempat ada permintaan untuk show, tapi kami tidak mau menerima,” paparnya.

Setidaknya, tahun ini ada 14 lokasi untuk Naga Laut beratraksi barongsai. Meningkatnya permintaan pertunjukan tersebut, menurut Rosi, karena ada rasa rindu terhadap pertunjukan barongsai, sebagai akibat tidak ada pada perayaan Imlek tahun lalu. Selain itu, Imlek tahun ini adalah tahun macan air.

Dalam astrologi Tiongkok, macan air memiliki filosofi tersendiri. Dari sisi simbol, macan memberikan lambang kekuatan, agresif, keberanian, dan punya sifat kepemimpinan. Sementara, air juga melambangkan kekayaan, kelimpahan, hingga kemakmuran.

Terlebih lagi, barongsai adalah tarian tradisional yang memeragakan hewan singa. Barongsai juga menjadi identik saat perayaan Imlek. Namun, menurut Rosi, dulu barongsai lebih banyak tampil pada hari-H Imlek. Untuk saat ini, banyak yang memilih untuk malam perayaan Imlek.

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Sejumlah pemain sanggar seni barongsai di Desa Bintoro, Kecamatan Patrang, sibuk dengan berbagai persiapan di bawah terik matahari, kemarin (31/1). Peralatan musik khas barongsai seluruhnya dikeluarkan, demi memeriahkan tahun baru Imlek yang jatuh pada Selasa hari ini (1/2).

Di sisi lain, ada yang sibuk mengelas besi untuk membuat tonggak dalam permainan barongsai. “Ini membuat tonggak untuk persiapan show selanjutnya. Tonggak yang lama lagi dipakai show di Pasuruan,” kata Rosi Saputra, pengelola sanggar barongsai Naga Laut.

Perayaan Imlek tahun ini diakuinya cukup ramai. Permintaan untuk show juga lebih banyak dibanding Imlek 2021. Sangat sepi karena pandemi. “Kalau 2020, masih ada show. Karena awal-awal pandemi. Tapi, tahun kemarin off orderan. Sempat ada permintaan untuk show, tapi kami tidak mau menerima,” paparnya.

Setidaknya, tahun ini ada 14 lokasi untuk Naga Laut beratraksi barongsai. Meningkatnya permintaan pertunjukan tersebut, menurut Rosi, karena ada rasa rindu terhadap pertunjukan barongsai, sebagai akibat tidak ada pada perayaan Imlek tahun lalu. Selain itu, Imlek tahun ini adalah tahun macan air.

Dalam astrologi Tiongkok, macan air memiliki filosofi tersendiri. Dari sisi simbol, macan memberikan lambang kekuatan, agresif, keberanian, dan punya sifat kepemimpinan. Sementara, air juga melambangkan kekayaan, kelimpahan, hingga kemakmuran.

Terlebih lagi, barongsai adalah tarian tradisional yang memeragakan hewan singa. Barongsai juga menjadi identik saat perayaan Imlek. Namun, menurut Rosi, dulu barongsai lebih banyak tampil pada hari-H Imlek. Untuk saat ini, banyak yang memilih untuk malam perayaan Imlek.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/