alexametrics
23.4 C
Jember
Saturday, 28 May 2022

Tanggapan Bupati Jember dan Wakil Bupati di Tahun 2022: Tancap Gas 220 KM

Mobile_AP_Rectangle 1

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Menyongsong 2022, Bupati Jember Hendy Siswanto dan Wakil Bupati M Balya Firjaun Barlaman menyiapkan amunisi untuk memajukan Kabupaten Jember. Sebab, pada tahun 2021 pasangan Hendy-Firjaun merasa masih banyak hal yang harus dibenahi untuk mengejar ketertinggalan. Dan pada tahun mendatang Jember harus menyusul ketertinggalan itu, bahkan menyalipnya.

Hendy menyatakan, pihaknya telah melakukan penjajakan beberapa bulan pada masa jabatannya selama 2021. Dan ini menjadi modal untuk menambah akselerasi di segala bidang pada tahun 2022 ini. “Karena belum maksimal,” katanya saat memberikan sambutan di Aula PB Sudirman, kemarin (31/12).

Meski begitu, diakuinya ada banyak yang berubah di masa pemerintahannya. Juga capaian di berbagai sektor selama 2021. Misalnya penataan birokrasi, layanan di bidang pendidikan, kesehatan, serta peningkatan infrastruktur. Selain itu, sektor hukum, pariwisata, sosial, pertanian, kesejahteraan, dan administrasi kependudukan (adminduk) juga tercatat terjadi peningkatan.

Mobile_AP_Rectangle 2

Segala kekurangan pada 2021 bakal menjadi bahan evaluasi untuk meningkatkan kinerja pada 2022. Bahkan, Hendy menegaskan, mengawali tahun baru ini pihaknya bakal menambah kecepatan. Baik dalam bidang pelayanan, pemberdayaan, maupun pembangunan. “Saya akan tancap gas 220 kilometer per jam. Apa yang saya lakukan ini untuk panjenengan semua,” ungkapnya.

Sebab, tahun depan pihaknya bakal membuat banyak gebrakan. Dan hal ini dimulai dengan melakukan penataan birokrasi. Misalnya penyesuaian jabatan dari tenaga administrasi ke dalam jabatan fungsional. Sebanyak 253 ASN telah beralih jabatan dan dikukuhkan pada pelantikan yang berlangsung kemarin.

Terkait pelantikan dan pengambilan sumpah tersebut, Hendy menegaskan, langkah ini bertujuan untuk meningkatkan layanan. Sekaligus bentuk percepatan pengambilan keputusan di sektor layanan publik pada 2022. “Besok (hari ini, Red) tanggal satu. Hari ini (kemarin, Red), Anda dilantik menjadi pejabat fungsional. Apa artinya? Begitu masuk ke petugas fungsional, bapak ibu harus berfungsi di tempat baru. Memegang tupoksi dan menerapkan KIP. Yakni kreatif, inovatif, dan produktif,” ujarnya.

Ratusan ASN itu diharapkan membawa perubahan di tahun baru ini. Dia menyebut, wes wayahe ASN melayani masyarakat dengan tulus, mampu berinovasi, dan lebih produktif lagi. Seperti apa contohnya? Kata dia, dengan turun ke lapangan untuk membantu para camat, lurah, dan kepala desa dalam melayani masyarakat.

Hendy menuturkan, masih banyak desa yang hampir 90 persen keliru membuat laporan keuangan. Untuk itu, dirinya meminta agar para ASN tak hanya menjalani rutinitas. Bekerja di belakang meja, lalu pulang ketika jam kerja berakhir. Namun, lebih progresif dengan mau keluar melayani masyarakat. ASN juga harus punya target apa yang harus dilakukan. “Jangan berpangku pada jam kerja mulai pukul delapan sampai tiga sore. Harus punya waktu lebih untuk Jember,” tandasnya.

- Advertisement -

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Menyongsong 2022, Bupati Jember Hendy Siswanto dan Wakil Bupati M Balya Firjaun Barlaman menyiapkan amunisi untuk memajukan Kabupaten Jember. Sebab, pada tahun 2021 pasangan Hendy-Firjaun merasa masih banyak hal yang harus dibenahi untuk mengejar ketertinggalan. Dan pada tahun mendatang Jember harus menyusul ketertinggalan itu, bahkan menyalipnya.

Hendy menyatakan, pihaknya telah melakukan penjajakan beberapa bulan pada masa jabatannya selama 2021. Dan ini menjadi modal untuk menambah akselerasi di segala bidang pada tahun 2022 ini. “Karena belum maksimal,” katanya saat memberikan sambutan di Aula PB Sudirman, kemarin (31/12).

Meski begitu, diakuinya ada banyak yang berubah di masa pemerintahannya. Juga capaian di berbagai sektor selama 2021. Misalnya penataan birokrasi, layanan di bidang pendidikan, kesehatan, serta peningkatan infrastruktur. Selain itu, sektor hukum, pariwisata, sosial, pertanian, kesejahteraan, dan administrasi kependudukan (adminduk) juga tercatat terjadi peningkatan.

Segala kekurangan pada 2021 bakal menjadi bahan evaluasi untuk meningkatkan kinerja pada 2022. Bahkan, Hendy menegaskan, mengawali tahun baru ini pihaknya bakal menambah kecepatan. Baik dalam bidang pelayanan, pemberdayaan, maupun pembangunan. “Saya akan tancap gas 220 kilometer per jam. Apa yang saya lakukan ini untuk panjenengan semua,” ungkapnya.

Sebab, tahun depan pihaknya bakal membuat banyak gebrakan. Dan hal ini dimulai dengan melakukan penataan birokrasi. Misalnya penyesuaian jabatan dari tenaga administrasi ke dalam jabatan fungsional. Sebanyak 253 ASN telah beralih jabatan dan dikukuhkan pada pelantikan yang berlangsung kemarin.

Terkait pelantikan dan pengambilan sumpah tersebut, Hendy menegaskan, langkah ini bertujuan untuk meningkatkan layanan. Sekaligus bentuk percepatan pengambilan keputusan di sektor layanan publik pada 2022. “Besok (hari ini, Red) tanggal satu. Hari ini (kemarin, Red), Anda dilantik menjadi pejabat fungsional. Apa artinya? Begitu masuk ke petugas fungsional, bapak ibu harus berfungsi di tempat baru. Memegang tupoksi dan menerapkan KIP. Yakni kreatif, inovatif, dan produktif,” ujarnya.

Ratusan ASN itu diharapkan membawa perubahan di tahun baru ini. Dia menyebut, wes wayahe ASN melayani masyarakat dengan tulus, mampu berinovasi, dan lebih produktif lagi. Seperti apa contohnya? Kata dia, dengan turun ke lapangan untuk membantu para camat, lurah, dan kepala desa dalam melayani masyarakat.

Hendy menuturkan, masih banyak desa yang hampir 90 persen keliru membuat laporan keuangan. Untuk itu, dirinya meminta agar para ASN tak hanya menjalani rutinitas. Bekerja di belakang meja, lalu pulang ketika jam kerja berakhir. Namun, lebih progresif dengan mau keluar melayani masyarakat. ASN juga harus punya target apa yang harus dilakukan. “Jangan berpangku pada jam kerja mulai pukul delapan sampai tiga sore. Harus punya waktu lebih untuk Jember,” tandasnya.

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Menyongsong 2022, Bupati Jember Hendy Siswanto dan Wakil Bupati M Balya Firjaun Barlaman menyiapkan amunisi untuk memajukan Kabupaten Jember. Sebab, pada tahun 2021 pasangan Hendy-Firjaun merasa masih banyak hal yang harus dibenahi untuk mengejar ketertinggalan. Dan pada tahun mendatang Jember harus menyusul ketertinggalan itu, bahkan menyalipnya.

Hendy menyatakan, pihaknya telah melakukan penjajakan beberapa bulan pada masa jabatannya selama 2021. Dan ini menjadi modal untuk menambah akselerasi di segala bidang pada tahun 2022 ini. “Karena belum maksimal,” katanya saat memberikan sambutan di Aula PB Sudirman, kemarin (31/12).

Meski begitu, diakuinya ada banyak yang berubah di masa pemerintahannya. Juga capaian di berbagai sektor selama 2021. Misalnya penataan birokrasi, layanan di bidang pendidikan, kesehatan, serta peningkatan infrastruktur. Selain itu, sektor hukum, pariwisata, sosial, pertanian, kesejahteraan, dan administrasi kependudukan (adminduk) juga tercatat terjadi peningkatan.

Segala kekurangan pada 2021 bakal menjadi bahan evaluasi untuk meningkatkan kinerja pada 2022. Bahkan, Hendy menegaskan, mengawali tahun baru ini pihaknya bakal menambah kecepatan. Baik dalam bidang pelayanan, pemberdayaan, maupun pembangunan. “Saya akan tancap gas 220 kilometer per jam. Apa yang saya lakukan ini untuk panjenengan semua,” ungkapnya.

Sebab, tahun depan pihaknya bakal membuat banyak gebrakan. Dan hal ini dimulai dengan melakukan penataan birokrasi. Misalnya penyesuaian jabatan dari tenaga administrasi ke dalam jabatan fungsional. Sebanyak 253 ASN telah beralih jabatan dan dikukuhkan pada pelantikan yang berlangsung kemarin.

Terkait pelantikan dan pengambilan sumpah tersebut, Hendy menegaskan, langkah ini bertujuan untuk meningkatkan layanan. Sekaligus bentuk percepatan pengambilan keputusan di sektor layanan publik pada 2022. “Besok (hari ini, Red) tanggal satu. Hari ini (kemarin, Red), Anda dilantik menjadi pejabat fungsional. Apa artinya? Begitu masuk ke petugas fungsional, bapak ibu harus berfungsi di tempat baru. Memegang tupoksi dan menerapkan KIP. Yakni kreatif, inovatif, dan produktif,” ujarnya.

Ratusan ASN itu diharapkan membawa perubahan di tahun baru ini. Dia menyebut, wes wayahe ASN melayani masyarakat dengan tulus, mampu berinovasi, dan lebih produktif lagi. Seperti apa contohnya? Kata dia, dengan turun ke lapangan untuk membantu para camat, lurah, dan kepala desa dalam melayani masyarakat.

Hendy menuturkan, masih banyak desa yang hampir 90 persen keliru membuat laporan keuangan. Untuk itu, dirinya meminta agar para ASN tak hanya menjalani rutinitas. Bekerja di belakang meja, lalu pulang ketika jam kerja berakhir. Namun, lebih progresif dengan mau keluar melayani masyarakat. ASN juga harus punya target apa yang harus dilakukan. “Jangan berpangku pada jam kerja mulai pukul delapan sampai tiga sore. Harus punya waktu lebih untuk Jember,” tandasnya.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/