Dinas PUTR dan HIPPA Diminta Intens Berkomunikasi Untuk Atasi Petani Kekurangan Air

Bupati Lumajang Thoriqul Haq (Cak Thoriq) saat penandatanganan tugu Jaringan Irigasi Blukon

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID – Bupati Lumajang Thoriqul Haq (Cak Thoriq) meminta agar Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) terus berkomunikasi secara intens dengan Himpunan Petani Pengguna Air (HIPPA), untuk mengatasi kekurangan air pada lahan pertanian akibat musim kemarau.

IKLAN

Hal tersebut disampaikannya saat meresmikan Infrastruktur Jaringan Irigasi Blukon di Desa Sumbersari Kecamatan Rowokangkung Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, Kamis (31/10/2019).

Cak Thoriq juga menyampaikan, bahwa salah satu upaya untuk meningkatkan hasil pertanian adalah dengan adanya pembangunan infrastruktur jaringan irigasi untuk memenuhi kebutuhan air yang baik. Hal tersebut menjadi tanggung jawab pemerintah dalam rangka melayani kebutuhan masyarakat.

Pemeliharaan Jaringan Irigasi Blukon merupakan sebuah upaya yang dilakukan oleh Dinas PUTR untuk mengatasi permasalahan suplai air pada lahan pertanian di wilayah Kecamatan Rowokangkung, yang disebabkan adanya pendangkalan di sejumlah titik aliran air.

“Pembangunan jaringan irigasi Blukon ini, sebagai upaya untuk memperlancar saluran air, yang nantinya langsung bisa diakses oleh para petani di wilayah Rowokangkung,” ujarnya.

Cak Thoriq berharap dengan adanya dibangunnya jaringan irigasi tersebut, nantinya hasil produktivitas hasil pertanian para petani bisa meningkat, serta dapat mengurangi biaya penggunaan diesel untuk pengairan lahan pertanian.

Ia menambahkan, bahwa dirinya menginginkan agar ke depan lahan pertanian di Rowokangkung diberlakukan pola tanam organik/ pertanian organik, sebagai upaya untuk meningkatkan kualitas hasil pertanian, terutama beras.

Dengan harapan, nilai jual beras hasil petani Lumajang lebih meningkat. “Dengan sistem pertanian organik, harapannya hasil pertanian Kabupaten Lumajang bisa berdaya saing dan mempunyai nilai jual yang tinggi di pasaran,” imbuhnya.

Sementara itu, Kepala Dinas PUTR Kabupaten Lumajang Karna Suwandi mengatakan, bahwa luas areaa yang dapat dicakup oleh Jaringan Irigasi Blukon adalah sekitar 658 hektare, terdiri dari lahan pertanian di Desa Sumbersari, Desa Sidorejo, Desa Kedungrejo, dan Desa Rowokangkung.

Lanjut dia, sedangkan biaya pembangunan Jaringan Irigasi Blukon tersebut, bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) tahun 2019.

Peresmian tersebut juga dihadiri oleh Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda, Staf Ahli Bupati Lumajang Bidang Ekonomi dan Keuangan, Plt. Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), Plt. Kepala Dinas Perhubungan.

Serta, Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol), Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Rowokangkung, Ketua HIPPA, dan Kepala Desa setempat.

Reporter : Humas Pemkab Lumajang for Radarjember.id

Fotografer : Humas Pemkab Lumajang for Radarjember.id

Editor : Hafid Asnan