Gempita Desa Diharapkan Mampu Dongkrak IPM Lumajang

BERI PENCERAHAN : Sejumlah peserta training ketika foto bersama di sela-sela acara yang digelar Bappeda Lumajang. Dalam acara ini dijelaskan bahwa program Gempita Desa sangat berperan dalam mendongkrak IPM Lumajang yang tergolong rendah.

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID – Rendahnya Indeks Pembangunan manusia (IPM) di kabupaten Lumajang menuntut pemkab melakukan sejumlah inovasi. Salah satunya adalah Gerakan Pendidikan Berbasis Desa (Gempita Desa). Terobosan ini diharapkan mampu mendongkrak IPM Lumajang.

IKLAN

Memang, Bupati Thoriqul Haq memerintahkan Sejumlah OPD untuk membuat inovasi. Salah satunya Dinas Pendidikan yang merancang program kejar paket Gempita Desa dengan harapan dapat mengakselerari problematika IPM di Lumajang.

Enik Kustianing Rohmi, Sekretaris Bappeda Setda Lumajang mengatakan, program ini juga untuk meningkatkan IPM Lumajang. “Kami harap masyarakat bisa memanfaatkan program ini, karena semua biaya gratis mulai dari ATK dan lain-lain agar bisa mendapat ijazah” katanya.

Inovasi ini merupakan program bagi mereka yang putus sekolah untuk mendapatkan hak melanjutkan pendidikannya. Dengan dukungan biaya dari pemerintah yang juga akan dibantu dari Dana Desa (DD) masing-masing.

Harapannya, dengan inovasi tersebut bisa merangkul seluruh warga Lumajang walaupun sudah menikah tetap bisa bersekolah. Bahkan mendapatkan pendidikan yang memang menjadi hak mereka.

Upaya pemerintah pada 2019 ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas pendidikan masyarakat yang belum tuntas wajib belajar 12 tahun. Dan telah berusia 25 tahun yang belum bersekolah atau drop out pada usia tersebut. Dengan sistem kejar paket yang lebih massif dan sistematika. “Pilot project Gempita Desa saat ini masih ada Yosowilangun dan Sumbersuko. Kedepannya kita berharap seluruh kecamatan yang ada di Lumajang memiliki program tersebut.” ujarnya

 

Fotografer : BAPEDA LUMAJANG FOR RAME
Reporter : Prisilia
Redaktur : Hafid Asnan

Reporter :

Fotografer :

Editor :