Kecamatan Zona Merah Bertambah

Pemkab Imbau Warga Disiplin Physical Distancing

SAMPAIKAN KE PUBLIK: Sekretaris Daerah Lumajang Agus Triyono mengumumkan penambahan pasien positif korona baru yang berasal dari Kecamatan Rowokangkung.

DITOTRUNAN.RADARJEMBER.ID – Meski Pemkab Lumajang telah berusaha keras mengendalikan penularan virus korona, namun jumlah orang yang positif Coronavirus Disease 2019 (COvid-19) tetap bertambah. Terbaru, satu warga Kecamatan Rowokangkung dinyatakan positif terpapar virus tersebut.

IKLAN

Masuknya Rowokangkung sebagai zona merah, menenggapi jumlah kecamatan yang sebelumnya terlebih dulu sebagai zona merah. Total ada 10 kecamatan yang dikategorikan zona merah. Yakni Kecamatan Lumajang, Sukodono, Tempeh, Sumbersuko, Pasirian, Kedungjajang, Randuagung, Klakah, Padang, serta Kecamatan Rowokangkung.

Sekretaris Daerah Lumajang Agus Triyono menyatakan, perkembangan orang yang dinyatakan terjangkit virus korona menjadi 20 orang. “Satu berasal dari Kecamatan Sumbersuko sedangkan yang kedua merupakan orang dari Kecamatan Rowokangkung,” ujarnya.

Harapannya seluruh masyarakat Lumajang senantiasa selalu mengenakan masker. Kemudian mengurangi aktivitas di luar rumah, membatasi diri serta menghindari kerumunan orang banyak. “Yang terpenting juga menjaga kebersihan lingkungan sekitar,” tambahnya.

Langkah yang sudah ditempuh adalah melakukan swab. Dan ternyata ada ratusan orang yang telah di-swab. Dari ratusan tersebut kemarin dua orang dinyatakan positif korona. Bahkan, jumlah itu berpotensi bertambah. Sebab, hasil lainnya belum keluar.

Total orang yang sudah dilakukan pengambilan swab saat ini sekitar 150-an orang. Mereka terdiri dari orang dalam pemantauan (ODP), pasien dalam pengawasan (PDP) dan hasil rapid tes yang menunjukkan positif. Sampel swab tersebut telah dikirimkan ke Balai Kesehatan Surabaya.

Selain itu, Kepala Dinas Kesehatan Lumajang Bayu Wibowo menambahkan, orang yang saat ini telah dilakukan pengambilan swab, hasilnya belum keluar. Sehingga, orang tersebut harus melakukan isolasi mandiri di rumah sampai hasilnya keluar.

Besar kemungkinan, ratusan orang tersebut juga mencakup beberapa tenaga medis rumah sakit yang hasil rapid tesnya menunjukkan positif. “Kami sudah mengirimkan swabnya ke Balai Kesehatan Surabaya, semoga jumlahnya semakin berkurang,” pungkasnya (kl)

Reporter : Atieqson Mar Iqbal

Fotografer : Atieqson Mar Iqbal

Editor : Hafid Asnan