Blanko Terbatas, Suket Dibentuk Mirip KTP

LEBIH PRAKTIS : Bupati Thoriqul Haq ketika memegang suket seukuran KTP di tempat pelayanan Dispendukcapil Lumajang bersama Wabup Indah Amperawati dan Kabid Informasi Agus Warsito .

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID – Keterbatasan blanko pada pencetakan KTP elektronik memang jadi kendala besar. Karena itu, pemkab melakukan sejumlah terobosan dengan menginovasi surat keterangan (suket).

IKLAN

Bukan dalam bentuk lembaran, melainkan menyerupai bentuk KTP. Jangka waktunya pun terbatas, hanya beberapa bulan saja. Surat keterangan yang sebelumya berbentuk lembaran, memang berukuran besar.

Tidak efektif untuk dibawa ke mana-mana. Bahkan, mudah lecek dan sobek. Namun, kali ini lembaran tersebut tidak berlaku lagi. Pasalnya, pemerintah sudah mengganti lembaran tersebut dengan Suket. Secara fisik memang hampir sama, fungsinya pun menyerupai fungsi KTP elektronik.

Bisa digunakan untuk mengurus administrasi atau mengurus ke perbankan sekalipun. “Kita berkebijakan membuat suket KTP-el, bentuknya mirip dengan aslinya,” ujar Bupati Thoriqul Haq.

Cak Thoriq, sapaan akrab Bupati Lumajang, mengaku, penggunan suket tersebut hanya sementara saja. Inovasi terbaru tersebut berlaku sampai KTP elektronikjadi. “Karena bersifat sementara, penggunaannya pun hanya b erlaku selama yang asli belum dicetak,” tambahnya.

Bunda Indah menambahkan, suket yang menyerupai KTP itu hanya bertahan 6 bulan. Setelah itu, harus ditukar dengan KTP elektronik yang asli. Hal itu supaya masyarakat mudah dalam penggunaannya. “Tetap harus ditukar, meskipunbentuknya hampir persis,” pungkasnya.

Reporter : mg2

Fotografer : Humas Pemkab Lumajang for Radarjember.id

Editor : Hafid Asnan