Sosialisasi Bimbingan Pranikah

Calon Pengantin Diberi Wawasan dan Pengenalan Problem Pernikahan

SOSIALISASI: Petugas Kementerian Agama Kabupaten Lumajang ketika memberi arahan dan wawasan terkait bimbingan pranikah kepada para peserta.

TAMPOKERSAN.RADARJEMBER.ID – Tidak bisa dipungkiri dalam suatu pernikahan akan menghadapi peristiwa konflik dalam keluarga. Bagi kalangan pemuda dan pemudi, yang ingin melanjutkan ke pernikahan sangat perlu bimbingan pranikah. Karena diberi wawasan dan pengetahuan terkait pengalaman dalam pernikahan.

Kementerian Agama Kabupaten Lumajang selalu menggelar sosialisasi pranikah tersebut di setiap tahunnya. Namun tahun 2020 ini sedikit mengalami perbedaan. Suasana Covid-19, membuat sosialisasi pranikah harus dikurangi jumlah peserta. Pada tahun 2019 jumlahnya 25 pasangan, namun kali ini dipangkas menjadi 15 pasangan. “Pengurangan tersebut sesuai perintah pusat demi mematuhi protokol Covid-19,” ucap Mudhoffar, Kasi Bimbingan Masyarakat (Bimas) Islam Kementerian Agama Lumajang.

Dia juga mengatakan, bimbingan tersebut diberikan dalam rangka program pemerintah pusat. Yakni tentang ketahanan keluarga yang tangguh. ” Dalam agendanya cukup dipersingkat hanya dua hari namun untuk minggu depan juga ada,” terangnya.

Dalam rangkaian acara tersebut, sosialiasasi dimulai pukul 08.30 dan dijeda pukul 11.30 untuk istirahat. Sedangkan sesi daringnya akan dimulai kembali pukul 13.00 sampai 15.00. “Kebetulan ini juga hari pertama besok juga ada,” ucapnya. Rata-rata jumlah peserta yang mengikuti forum berusia 20 tahun sampai 35 tahun.

Dia berharap, bagi para peserta setelah mengikuti sosialiasi bisa mengarungi kehidupan pernikahan sampai akhir hayat. Karena yang disampaikan pemateri kepada meraka adalah rata-rara dari pengalaman. “Bagaimana kita menghadapi konflik dalam pernikahan dan cara menyelesaikannya,” pungkasnya. (kl)

Editor: Mahrus Sholih
Reporter: Ridho Abdullah Akbar
Fotografer: Istimewa