Warga Dapat Bantuan dari Swasta

Bagi Keluarga yang Tedampak Wabah Korona

SALURKAN DONASI: Bantuan dari nonpemerintah mulai bermunculan, Senin (27/4). Bantuan diberikan oleh Lumajang GO dan Alumni STIE Widya Gama Lumajang.

JOGOYUDAN.RADARJEMBER.ID– Pandemi virus korona di Lumajang saat ini berdampak terhadap perekonomian masyarakat. Banyak pendapatan masyarakat yang hilang karena terdampak wabah. Terutama bagi masyatakat yang memiliki tingkat ekonomi menengah ke bawah. Sehingga bantuan sosial seperti bahan kebutuhan pokok mulai berdatangan dari pemerintah maupun nonpemerintah.

IKLAN

Salah satu bantuan tersebut dari alumni Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) Widya Gama Lumajang. “Wilayah Jogoyudan ini awalnya zona biru namun karena beberapa hari terakhir, menjadi zona merah,” tutur Herman Suyanto, Owner Lumajang GO yang juga alumni STIE Widya Gama Lumajang.

Menurutnya, kasus pandemi korona sudah menjadi masalah utama dalam masyarakat. Sehingga bantuan kelengkapan alat pelindung diri dan beras sangat dibutuhkan. “Ada 135 kilogram beras untuk 44 kepala keluarga yang telah diberikan pada dusun ini,” katanya. Dia menambahkan, APD yang diberikan berupa 300 masker.

Acara yang dilakukan kemarin pagi tersebut didampingi oleh Polsek Lumajang dan pihak Kelurahan Jogoyudan. “Sudah mulai banyak dari kemarin bantuan berupa sembako dan masker yang diberikan kepada masyarakat,” ucap Darmanto, Kapolsek Kecamatan Lumajang. Dia juga menambahkan, di wilayahnya bertugas, semakin banyak pasien PDP maupun positif virus korona.

Dia juga menyampaikan, peran pemerintah maupun nonpemerintah terutama dari pengusaha sudah mulai banyak. “Pihak polsek dalam membantu warga untuk memberi bantuan akan selalu siap, terutama dalam membantu yang sifatnya sosial,” tuturnya.

Kapolsek juga menyatakan, papan imbauan untuk memakai masker di setiap gang di pertigaan desa telah diberikan. “Setelah upaya dilakukan, saat ini berarti adalah tugas masyarakat untuk mematuhi imbauan tersebut. Sehingga terhindar dari virus korona,” terangnya. (*)

Reporter : Ridho Abdullah Akbar

Fotografer : Ridho Abdullah Akbar

Editor : Mahrus Sholih