Kekeringan, BPBD Dropping Air di 6 Kecamatan

KRISIS AIR: Warga menyambut dropping air dari BPBD Lumajang ke lima kecamatan terdampak krisis air bersih.

RADARJEMBER.ID – Kelangkaan air yang melanda Lumajang khususnya bagian utara kini berangsur mulai teratasi. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) bergerak cepat dengan melakukan dropping air bersih terhadap sejumlah desa yang berada di lima kecamatan terdampak krisis air.

IKLAN

Kelima wilayah tersebut diantaranya: Kecamatan Padang, Gucialit, Kedungjajang, Ranuyoso, Randuagung dan Klakah.

Wawan Hadi Siswoyo, Kabid Pencegahan Kesiapsiagaan dan Logistik BPBD menjelaskan, dropping untuk menjembatani keluh kesah warga yang selama ini begitu membutuhkan pasokan air bersih.

“Dropping untuk memberikan kemudahan bagi masyarakat di wilayah terdampak krisis air. Bagaimanapun ini tanggung jawab dan kepedulian kita bersama,” ujarnya.

Program dropping air ini rencananya masih akan berlanjut hingga beberapa bulan ke depan. Untuk itu, keterlibatan semua pihak sungguh diharapkan untuk meringankan beban yang kini dirasakan.

Untuk dropping kali ini, BPBD Lumajang mengerahkan empat truk pengangkut air dengan kapasitas 5.000 liter per tangki. Dengan kondisi seperti itu jelas masih dibutuhkan jauh lebih banyak dropping air untuk mencukupi kebutuhan mereka. “Ada empat truk yang dikirim untuk droppin,” tandasnya.

Pasokan itu rupanya begitu disyukuri oleh warga. Terlebih dengan adanya dropping air bersih, kebutuhan mereka seperti memasak bisa kembali nyaman dirasakan.

“Bersyukur karena bisa untuk keperluan mencuci, memasak dan yang lainnya. Karena memang sebelumnya kita sudah kelangkaan air,” kata Sumitri, warga asal Kedungjajang.

Reporter : Ahmad Jafin

Fotografer : Ahmad Jafin

Editor : Hadi Sumarsono