Usaha Kue Khas Imlek Lumajang Kebanjiran Order

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID – Jelang perayaan Imlek yang jatuh pada Sabtu (25/1/2020), membuat sejumlah pengusaha kelimpahan berkah. Utamanya pengusaha kue khas hari raya Imlek. Bahkan ada yang kebanjiran order dalam tiga pekan terakhir.

IKLAN

Seperti home industri kue khas Imlek yang di produksi oleh Erlina. Usaha yang digeluti sejak 2014 ini banjir pesanan. Bahkan pengusaha kue di desa Citrodiwangsan Kecamatan Lumajang ini, sudah tidak menerima pesanan sejak dua hari menjelang Imlek.

Kue yang di tawarkan juga bervariasi. Mulai dari nastar, spiku atau lapis Surabaya dan spongecake. “Kue-kue Imlek itu biasanya yang banyak di cari lapis Surabaya, karena makna simbolisnya supaya tahun baru ini rizki dan berkah yang didapat juga bisa berlapis-lapis” ujar Erlina pemilik usaha home industri tersebut.

Dia memgaku menjadi pengusaha kue Imlek sejak 2014 lalu. Usahanya tidak hanya sebatas waktu perayaan Imlek. Kue pesanannya juga bisa dipesan pada hari-hari biasa.

Namun, tidak bisa sembarang pesan. Sebab, harus mengantre karena membeludak pesanab. Apalagi pemesanannya sudah mulai ramai sejak 3 minggu sebelum menjelang Imlek. “Kalau pemesanan kue Imlek ini kami membuat sistem PO (Pre-Order) sejak tiga minggu lalu. Dan itupun selalu penuh pesanannya,” katanya.

Minggu awal kita buka dengan kue kering, minggu selanjutnya kita buka pesanan kue basah. “Karena, kalau kue kering itu bisa tahan lama di banding kue basah.” ungkapnya.

Pemesanan kue Imlek milik Erlina ini, datang dari berbagai kota di Jawa Timur. Bahkan dari Jakarta juga ada. Termasuk pesanan dari Papua dan Batam. Paling banyak konsumen yang memesan kue Imlek buatannya dari Surabaya dan Malang. Mereka memesan kue tersebut sejak satu bulan menjelang perayaan.

Untuk pasaran harga kue tersebut tidak terlalu menguras kantong. Pasalnya, kue-kue ini dibanderol dengan harga mulai dari Rp 55 ribu hingga Rp 140 ribu saja. Murah, tetapi punya cita rasa dan tampilan menarik untuk disuguhkan saat Imlek.

 

Fotografer : Prisilia
Reporter : Prisilia
Redaktur : Hafid Asnan

Reporter :

Fotografer :

Editor :