alexametrics
24.6C
Jember
Sunday, 28 February 2021
Desktop_AP_Top Banner

Meski Perda Belum Beres, Optimistis Naik Kelas

KLA Kategori Pratama Berharap Menjadi Madya

Mobile_AP_Top Banner
Mobile_AP_Rectangle 1

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID– Pemerintah pusat meniadakan penilaian kota layak anak (KLA) pada 2020 lalu. Namun, tahun ini penilaian bergengsi yang dilaksanakan Kementerian Perlindungan Perempuan dan Anak tersebut akan dilakukan kembali. Kabupaten Lumajang akan berusaha untuk kembali meraih penghargaan bergengsi tersebut.

Kepala Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, dan Pemberdayaan Perempuan (DPP KB PP) Kabupaten Lumajang dr Rosidah mengatakan, pemerintah pusat telah menjadwalkan untuk rencana penilaian KLA tahun ini. “Agenda penilaian secara nasional kemungkinan Juli,” ucapnya.

Menurut dia, hasil KLA baru bisa diketahui pada akhir tahun nanti. Sebab, analisis dan penilaian prosesnya cukup panjang. Pihaknya sudah cukup optimistis dengan KLA 2021 bisa naik kelas ke madya yang sebelumnya ada di peringkat pratama. Karena adanya dukungan peraturan bupati.

Mobile_AP_Rectangle 2

Sementara, dari peraturan daerah (perda) masih dalam pembahasan. Namun, sudah ada lampu kuning akan segera disetujui. “Perdanya itu yang kemarin, pengarusutamaan gender (PUG),” ucapnya.

Di sisi lain, untuk merapatkan barisan, pihaknya juga meminta kepada organisasi perangkat daerah (OPD) yang bersangkutan untuk merapatkan barisan. Mendorong untuk saling mendukung program-program yang bisa berpotensi meraih KLA. Salah satunya terkait perlindungan dan pendidikan anak.

Dia juga menyampaikan, Lumajang sudah pernah mendapatkan penghargaan KLA selama 3 tahun berturut-turut. Yakni tahun 2017 sampai 2019. Sedangkan 2020 ditiadakan karena faktor adanya pandemi korona.

Meski prestasinya mencolok, namun diakui pergerakan nilainya cenderung menurun. “Kita pernah mendapat predikat penghargaan pratama. Kita menargetkan naik kelas tahun ini, optimistis meraih yang KLA kelas madya,” pungkasnya.

 

 

Jurnalis : Ridho Abdullah Akbar
Fotografer :
Redaktur : Hafid Asnan

- Advertisement -
Mobile_AP_Rectangle 1

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID– Pemerintah pusat meniadakan penilaian kota layak anak (KLA) pada 2020 lalu. Namun, tahun ini penilaian bergengsi yang dilaksanakan Kementerian Perlindungan Perempuan dan Anak tersebut akan dilakukan kembali. Kabupaten Lumajang akan berusaha untuk kembali meraih penghargaan bergengsi tersebut.

Kepala Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, dan Pemberdayaan Perempuan (DPP KB PP) Kabupaten Lumajang dr Rosidah mengatakan, pemerintah pusat telah menjadwalkan untuk rencana penilaian KLA tahun ini. “Agenda penilaian secara nasional kemungkinan Juli,” ucapnya.

Menurut dia, hasil KLA baru bisa diketahui pada akhir tahun nanti. Sebab, analisis dan penilaian prosesnya cukup panjang. Pihaknya sudah cukup optimistis dengan KLA 2021 bisa naik kelas ke madya yang sebelumnya ada di peringkat pratama. Karena adanya dukungan peraturan bupati.

Mobile_AP_Half Page

Sementara, dari peraturan daerah (perda) masih dalam pembahasan. Namun, sudah ada lampu kuning akan segera disetujui. “Perdanya itu yang kemarin, pengarusutamaan gender (PUG),” ucapnya.

Di sisi lain, untuk merapatkan barisan, pihaknya juga meminta kepada organisasi perangkat daerah (OPD) yang bersangkutan untuk merapatkan barisan. Mendorong untuk saling mendukung program-program yang bisa berpotensi meraih KLA. Salah satunya terkait perlindungan dan pendidikan anak.

Dia juga menyampaikan, Lumajang sudah pernah mendapatkan penghargaan KLA selama 3 tahun berturut-turut. Yakni tahun 2017 sampai 2019. Sedangkan 2020 ditiadakan karena faktor adanya pandemi korona.

Meski prestasinya mencolok, namun diakui pergerakan nilainya cenderung menurun. “Kita pernah mendapat predikat penghargaan pratama. Kita menargetkan naik kelas tahun ini, optimistis meraih yang KLA kelas madya,” pungkasnya.

 

 

Jurnalis : Ridho Abdullah Akbar
Fotografer :
Redaktur : Hafid Asnan

Desktop_AP_Leaderboard 1

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID– Pemerintah pusat meniadakan penilaian kota layak anak (KLA) pada 2020 lalu. Namun, tahun ini penilaian bergengsi yang dilaksanakan Kementerian Perlindungan Perempuan dan Anak tersebut akan dilakukan kembali. Kabupaten Lumajang akan berusaha untuk kembali meraih penghargaan bergengsi tersebut.

Kepala Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, dan Pemberdayaan Perempuan (DPP KB PP) Kabupaten Lumajang dr Rosidah mengatakan, pemerintah pusat telah menjadwalkan untuk rencana penilaian KLA tahun ini. “Agenda penilaian secara nasional kemungkinan Juli,” ucapnya.

Menurut dia, hasil KLA baru bisa diketahui pada akhir tahun nanti. Sebab, analisis dan penilaian prosesnya cukup panjang. Pihaknya sudah cukup optimistis dengan KLA 2021 bisa naik kelas ke madya yang sebelumnya ada di peringkat pratama. Karena adanya dukungan peraturan bupati.

Sementara, dari peraturan daerah (perda) masih dalam pembahasan. Namun, sudah ada lampu kuning akan segera disetujui. “Perdanya itu yang kemarin, pengarusutamaan gender (PUG),” ucapnya.

Di sisi lain, untuk merapatkan barisan, pihaknya juga meminta kepada organisasi perangkat daerah (OPD) yang bersangkutan untuk merapatkan barisan. Mendorong untuk saling mendukung program-program yang bisa berpotensi meraih KLA. Salah satunya terkait perlindungan dan pendidikan anak.

Dia juga menyampaikan, Lumajang sudah pernah mendapatkan penghargaan KLA selama 3 tahun berturut-turut. Yakni tahun 2017 sampai 2019. Sedangkan 2020 ditiadakan karena faktor adanya pandemi korona.

Meski prestasinya mencolok, namun diakui pergerakan nilainya cenderung menurun. “Kita pernah mendapat predikat penghargaan pratama. Kita menargetkan naik kelas tahun ini, optimistis meraih yang KLA kelas madya,” pungkasnya.

 

 

Jurnalis : Ridho Abdullah Akbar
Fotografer :
Redaktur : Hafid Asnan

Mobile_AP_Rectangle 2
Desktop_AP_Skyscraper
Desktop_AP_Leaderboard 2
Desktop_AP_Rectangle 1

BERITA TERKINI

Desktop_AP_Half Page

Wajib Dibaca

Desktop_AP_Rectangle 2