Minta Kembangkan Sepak Bola Usia Dini

Bupati dalam Kongres Askab PSSI

DISAMBANGI BUPATI: Kegiatan Kongres ASKAB PSSI Lumajang diharapkan bisa terus meningkatkan prestasi sepak bola di Lumajang.

RADARJEMBER.ID – Asosiasi Kabupaten Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (Askab PSSI) Lumajang menggelar kongres tahunan, kemarin. Bupati Lumajang Thoriqul Haq berharap Askab PSSI Lumajang bisa mengembangkan dan meningkatkan prestasi sepak bola usia dini. Dengan harapan, nantinya sepak bola Lumajang bisa berprestasi di kancah provinsi dan nasional.

IKLAN

Gelaran Kongres Askab PSSI Lumajang kemarin sangat istimewa karena bebarengan dengan HUT PSSI ke-89. Apalagi, kongres ini kemarin dihadiri oleh Bupati Lumajang Thoriqul Haq. Dalam kesempatan itu, Cak Thoriq, panggilan akrabnya, mengapresiasi keberhasilan Lumajang lolos Porprov 2019 untuk pertama kalinya. “Sejak dimulai Porprov Jatim 2007, tim sepak bola Lumajang belum pernah lolos Porprov. Ini prestasi yang membanggakan,” terang Thoriq.

Oleh karena itu, pihaknya berharap semua pihak bisa mempertahankan prestasi ini. Bahkan, bukan tidak mungkin bisa menangkap peluang guna meraih medali dari cabor sepak bola. Bukan hanya itu, Thoriq juga berharap bukan hanya Semeru FC yang berprestasi, namun juga bisa menghidupkan kembali prestasi klub kebanggaan masyarakat, yakni PSIL Lumajang.

Thoriq juga meminta untuk menunjang prestasi, perlu adanya pembinaan sepak bola usia dini. Bupati berharap Lumajang juga ada program pembinaan usia dini dan berdampak meningkatnya olahraga sepak bola Lumajang. “PSSI pusat gencar-gencarnya menggalakkan program pengembangan usia dini,” jelasnya. Baik itu melalui program sport for development (s4d) untuk pelatih, Elite Pro Academy Liga 1 U-16, maupun Garuda Select.

Sementara itu, Ketua Askab PSSI Lumajang Ngateman mengatakan, meskipun di tengah hiruk pikuk PSSI pusat, PSSI Lumajang tidak terpengaruh. “Kami berkomitmen tetap berprestasi lebih baik lagi ke depannya,” terangnya. Termasuk pembinaan pemain usia dini melalui Sekolah Sepak Bola (SSB) yang terafiliasi dengan PSSI.

Pihaknya juga akan menggelar open tournament di seluruh Lumajang harus memakai pemain lokal dan tidak boleh memakai pemain luar. Terkait dengan sindiran nasib klub PSIL Lumajang yang milik Askab PSSI akan menjadi klub pembinaan yang nantinya bisa ditampung di Semeru FC sebagai klub profesional. “Kami sepakat bersama dikembalikan ke Liga 2 tahun 2020 sesuai arahan dari Bupati,” terang Ngateman.

Reporter : Hafid Asnan, Ahmad Jafin

Fotografer : ASKAB PSSI Lumajang for Radarjember.id

Editor : Narto