alexametrics
24.6C
Jember
Sunday, 28 February 2021
Desktop_AP_Top Banner

Penyebab Dominan dari Truk Pasir

Bupati Turun Langsung Mengecek Kerusakan Jalan

Mobile_AP_Top Banner
Mobile_AP_Rectangle 1

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID– Keluhan jalan rusak di Lumajang makin sering disuarakan masyarakat. Baik jalan desa, kabupaten, provinsi, maupun nasional terus jadi sorotan. Banyak yang menilai kerusakan tersebut disebabkan truk pasir dan angkutan berat.

Menanggapi ramainya unggahan itu, Bupati Lumajang turun langsung ke beberapa titik lokasi jalan yang rusak dan diunggah ke akun Youtube. Satu di antaranya jalur di Jalan Pasirian-Candipuro. Kerusakan jalan disebabkan banyaknya truk pasir yang melintas melebihi muatan. “Jalan yang rusak itu sebenarnya sudah ditambal. Tapi, masalahnya setiap hari banyak truk pasir yang melintas melebihi muatan,” ujar Bupati Lumajang Thoriqul Haq ketika dikonfirmasi.

Untuk mengatasi carut-marut itu, pemerintah akan segera membangun stockpile. Ini bertujuan untuk mengontrol aktivitas pertambangan pasir, termasuk agar truk dengan kapasitas besar tidak lagi melintasi jalan Pasirian-Candipuro.

Mobile_AP_Rectangle 2

“Dalam waktu dekat ini adalah stockpile terpadu, atau terminal induk pasir yang rencananya akan dibangun di Kecamatan Sumbersuko. Begitu itu selesai, truk besar tidak akan lewat jalan sini lagi,” ujarnya.

Sementara, untuk penanganan ruas jalan yang rusak, sekarang pemerintah setempat telah menyiapkan dana sebesar Rp 7 miliar untuk perbaikan. “Untuk anggaran kami sudah siapkan Rp 7 miliar. Akan segera kami perbaiki, tapi truk tidak lagi boleh lewat situ,” pungkasnya.

 

 

Jurnalis : Ridho Abdullah Akbar
Fotografer : Ridho Abdullah Akbar
Redaktur : Hafid Asnan

- Advertisement -
Mobile_AP_Rectangle 1

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID– Keluhan jalan rusak di Lumajang makin sering disuarakan masyarakat. Baik jalan desa, kabupaten, provinsi, maupun nasional terus jadi sorotan. Banyak yang menilai kerusakan tersebut disebabkan truk pasir dan angkutan berat.

Menanggapi ramainya unggahan itu, Bupati Lumajang turun langsung ke beberapa titik lokasi jalan yang rusak dan diunggah ke akun Youtube. Satu di antaranya jalur di Jalan Pasirian-Candipuro. Kerusakan jalan disebabkan banyaknya truk pasir yang melintas melebihi muatan. “Jalan yang rusak itu sebenarnya sudah ditambal. Tapi, masalahnya setiap hari banyak truk pasir yang melintas melebihi muatan,” ujar Bupati Lumajang Thoriqul Haq ketika dikonfirmasi.

Untuk mengatasi carut-marut itu, pemerintah akan segera membangun stockpile. Ini bertujuan untuk mengontrol aktivitas pertambangan pasir, termasuk agar truk dengan kapasitas besar tidak lagi melintasi jalan Pasirian-Candipuro.

Mobile_AP_Half Page

“Dalam waktu dekat ini adalah stockpile terpadu, atau terminal induk pasir yang rencananya akan dibangun di Kecamatan Sumbersuko. Begitu itu selesai, truk besar tidak akan lewat jalan sini lagi,” ujarnya.

Sementara, untuk penanganan ruas jalan yang rusak, sekarang pemerintah setempat telah menyiapkan dana sebesar Rp 7 miliar untuk perbaikan. “Untuk anggaran kami sudah siapkan Rp 7 miliar. Akan segera kami perbaiki, tapi truk tidak lagi boleh lewat situ,” pungkasnya.

 

 

Jurnalis : Ridho Abdullah Akbar
Fotografer : Ridho Abdullah Akbar
Redaktur : Hafid Asnan

Desktop_AP_Leaderboard 1

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID– Keluhan jalan rusak di Lumajang makin sering disuarakan masyarakat. Baik jalan desa, kabupaten, provinsi, maupun nasional terus jadi sorotan. Banyak yang menilai kerusakan tersebut disebabkan truk pasir dan angkutan berat.

Menanggapi ramainya unggahan itu, Bupati Lumajang turun langsung ke beberapa titik lokasi jalan yang rusak dan diunggah ke akun Youtube. Satu di antaranya jalur di Jalan Pasirian-Candipuro. Kerusakan jalan disebabkan banyaknya truk pasir yang melintas melebihi muatan. “Jalan yang rusak itu sebenarnya sudah ditambal. Tapi, masalahnya setiap hari banyak truk pasir yang melintas melebihi muatan,” ujar Bupati Lumajang Thoriqul Haq ketika dikonfirmasi.

Untuk mengatasi carut-marut itu, pemerintah akan segera membangun stockpile. Ini bertujuan untuk mengontrol aktivitas pertambangan pasir, termasuk agar truk dengan kapasitas besar tidak lagi melintasi jalan Pasirian-Candipuro.

“Dalam waktu dekat ini adalah stockpile terpadu, atau terminal induk pasir yang rencananya akan dibangun di Kecamatan Sumbersuko. Begitu itu selesai, truk besar tidak akan lewat jalan sini lagi,” ujarnya.

Sementara, untuk penanganan ruas jalan yang rusak, sekarang pemerintah setempat telah menyiapkan dana sebesar Rp 7 miliar untuk perbaikan. “Untuk anggaran kami sudah siapkan Rp 7 miliar. Akan segera kami perbaiki, tapi truk tidak lagi boleh lewat situ,” pungkasnya.

 

 

Jurnalis : Ridho Abdullah Akbar
Fotografer : Ridho Abdullah Akbar
Redaktur : Hafid Asnan

Mobile_AP_Rectangle 2
Desktop_AP_Skyscraper
Desktop_AP_Leaderboard 2
Desktop_AP_Rectangle 1

BERITA TERKINI

Desktop_AP_Half Page

Wajib Dibaca

Berharap Tuntas Sebelum Lebaran

Warga Tutup Akses Roda Empat

SK Guru Honorer Ditunda

Desktop_AP_Rectangle 2