Dishub Lumajang Perketat Kendaraan yang Masuk ke Kota

Keluar Tak Pakai Masker, Diminta Balik ke Rumah

BERI PERINGATAN: Salah satu rombongan kendaraan roda empat yang masih tidak mengenakan masker kemarin ditegur petugas dinas perhubungan. Mereka diminta putar balik dan kembali ke rumah. 

TOMPOKERSAN.RADARJEMBER.ID- Pemerintah Kabupaten Lumajang tak pernah lelah mengingatkan penduduknya agar melindungi diri dengan menggunakan masker saat keluar rumah. Ini untuk mencegah penularan Coronavirus Disease 2019 (COvid-19), serta demi memutus mata rantai penularannya.

IKLAN

Beragam pendekatan juga dilakukan untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap penularan virus korona. Bahkan, jika terpaksa, petugas dari Dinas Perhubungan (Dishub) Lumajang melakukan tindakan tegas kepada orang yang keluar rumah tanpa mengenakan masker. Mereka dipersilakan putar balik pulang untuk mengambilnya.

Selasa (21/4) pagi, mulai pukul 09.00 sampai 10.30 masih ada 725 orang yang berhasil di amankan di beberapa titik masuk Jalan PB Sudirman. Kebanyakan mereka terdiri dari pengendara roda dua sebanyak 387 orang, pengendara roda empat sebanyak 138 orang, becak 45 orang, sepeda kayuh 36 orang serta becak motor sebanyak 19 orang.

Plt Kepala Dishub Lumajang Nugraha Yudha mengatakan, penekanan penggunaan masker bakal diperketat di pusat keramaian. Sebab, masyarakat harus sadar pentingnya melindungi diri. “Kami lakukan di enam titik jalan masuk tempat keramaian,” ujarnya.

Sosialisasi memang sudah dilaksanakan, kali ini penindakan ditujukan pada orang-orang yang masih bandel. Mereka dipersilakan pulang ke rumah untuk mengambil masker. “Kami tidak perbolehkan melintas di Jalan PB Sudirman. Kami arahkan untuk putar balik ke rumah,” tambahnya.

Sejak awal pekan kemarin, penindakan tersebut mulai dilakukan. Rencananya penindakan bakal diperluas ke beberapa tempat yang telah dinyatakan sebagai zona merah. Tujuannya agar masyarakat semakin sadar dan bersama-sama menekan penyebaran virus korona. Minimal dengan menggunakan masker

Selama dua hari ini, kesadaran masyarakat juga terus tumbuh. Hanya saja, jika tidak ada petugas mereka kembali tidak mengunakan masker. “Dua sampai tiga hari ke depan akan kami evalusasi. Jika efektif akan berlanjut ke kecamatan-kecamatan zona merah,” pungkasnya. (kl)

Reporter : Atieqson Mar Iqbal

Fotografer : Atieqson Mar Iqbal

Editor : Mahrus Sholih