Pohon Asam Raksasa Tumbang, Jalur Utama Lumpuh

Seorang Warga Tersengat Listrik saat Membantu Membersihkan

BIKIN MACET: Sejumlah petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lumajang saat membersihkan pohon asam roboh yang menutupi jalan. Warga diminta lebih waspada ketika melintasi jalan yang di sekitarnya tumbuh pohon besar.

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID – Masih ingat dengan robohnya pohon di depan Batalyon 527 yang menimpa mobil? Ya, kejadian serupa kemarin terulang lagi. Memang bukan di tempat yang sama, kali ini terjadi pada pohon asem raksasa di kawasan Desa Grobogan, Kecamatan Kedungjajang, yang sampai melumpuhkan jalur utama nasional.

Memang tidak sampai memakan korban. Namun, ada satu orang tersengat aliran listrik di sekitar kabel PLN yang putus. Tak beberapa lama, orang tersebut siuman. Selanjutnya, perlu diantisipasi segera. Dinas terkait melakukan pemetaan pohon-pohon mana yang rapuh atau berpotensi roboh.

Samsul, warga setempat, mengatakan, pohon-pohon di sekitar jalan perlu dilokalisasi. Baik itu bisa dilakukan dengan pemangkasan ranting atau peremajaan. Apalagi pohon-pohon yang berada di perkotaan sangat rawan. Sebab, kawasan tersebut padat permukiman.

“Kurang lebih sepanjang tiga kilometeran macet total selama dua jam. Karena batang pohon menutupi seluruh jalan,” ucapnya. Untuk menghindari ancaman yang bisa saja terjadi kembali. Ditambah belakangan ini juga masih sering terjadi hujan deras di seluruh kawasan Lumajang.

Danil Rizza, petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lumajang, mengatakan, tepat pukul 15.30, pihaknya bersama warga melakukan evakuasi untuk memindahkan pohon itu. Termasuk menghubungi pihak PLN untuk memperbaiki kabel aliran listrik yang putus.

“Iya, ada satu yang kesetrum. Tapi sekarang sudah sadar. Harapannya warga yang melintasi jalan yang banyak pohon ketika hujan agar lebih waspada, karena musibah tidak bisa diprediksi. Kami berkoordinasi dengan Polres Lumajang untuk membantu menertibkan jalan supaya bisa kembali lancar,” pungkasnya.

Editor: Solikhul Huda
Reporter: Atieqson Mar Iqbal
Fotografer: Atieqson Mar Iqbal