Perubahan APBD Diminta Lebih Realistis

Masukan Masyarakat Jadi Salah Satu Pertimbangan

LEBIH MENGENA: Bupati Thoriqul Haq dalam rapat paripurna perubahan APBD 2019. Ditekankan agar perubahannya lebih realistis dan mengena layanan dasar masyarakat,

RADARJEMBER.ID – Perubahan APBD yang seolah menjadi keniscayaan di semua daerah, juga terjadi di Lumajang. Kemarin, diawali dengan sidang Paripurna I DPRD Lumajang. Bupati menegaskan agar perubahannya lebih realistis. Lebih mengena pada pelayanan masyarakat untuk mewujudkan Lumajang hebat bermartabat.

IKLAN

Bupati Thoriqul Haq telah menyampaikan nota penjelasan terhadap Raperda Perubahan APBD 2019. Dibacakan dan dise rahkan di ruang rapat DPRD Kabupaten Lumajang, pagi kemarin.Dalam rapat yang dipimpin wakil ketua DPRD, Drs Samsoel Huda, bupati menyampaikan latar belakang perubahan kali ini. Diantaranya terkait pembiayaan penggunaan SILPA di dalam APBD Tahun 2019 masih menggunakan estimasi.

Sehingga dengan selesainya pertanggungjawaban pelak-sanaan APBD 2018, maka penggunaan SILPA di APBD Tahun 2019 harus sesuai dengan SILPA 2018 yang sudah diaudit. Pertimbangan lainnya, adalah ketetapan yang sudah pasti. Yakni terkait pendapatan transfer dari pemerintah pusat. Sehingga APBD 2019 harus dilakukan penyesuaian. Juga adanya usulan atau masukan dari OPD, dan masyarakat atau kelompok masyarakat.

Masukan itu dilakukan terhadap program atau kegiatan yang belum terakomodir. Pertimbangan ketiga adalah terkait penyesuaian terhadap kondisi makro ekonomi nasional dan perubahan kebijakan fiskal nasional.Bupati yang akrab disapa Cak Thoriq ini berharap, perubahan anggaran 2019 agar lebih realistis. Sehingga tidak ada permasalahan dalam pelaksanaannya. “Harapannya, tersusun APBD yang sehat dan lebih realistis. Sehingga tidak terdapat kendala,” jelasnya.

Dalam perubahan itu sendiri, orang nomor satu di Lumajang ini menegakan bahwa proses perubahan sudah dilaksanakan sesuai dengan ketentuan. Me-ngacu pada  perundangan-un-dangan yang ada. Sudah sesuai dengan aturan perubahan APBD. “Dapat dilakukan hanya satu kali dalam satu tahun anggaran. Kecuali dalam kondisi luar biasa,” pungkasnya saat menyampaikan nota penjelasan perubahan APBD.

Reporter : Humas Pemkab Lumajang for Radarjember.id

Fotografer : Humas Pemkab Lumajang for Radarjember.id

Editor : Hafid Asnan