Salurkan Bantuan Program KKS

DISTRIBUSI BANTUAN: Bupati Thoriqul Haq menyerahkan KKS pada masyarakat Desa Karangbendo Kecamatan Tekung yang terdampak korona. Bantuan ini senilai Rp 200 ribu per bulan selama sembilan bulan.

KARANGBENDO.RADARJEMBER.ID- Masyarakat yang terdampak wabah Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) di Kabupaten Lumajang diimbau tak usah khawatir jika belum menerima bantuan. Sebab, pemerintah daerah mulai mendistribusikan program bantuan dari Kementerian Sosial. Bantuan dalam program Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) tersebut ditujukan kepada warga yang belum menerima bantuan apapun sebelumnya.

IKLAN

Program KKS tersebut berisi Rp 200 ribu yang disalurkan setiap bulan selama sembilan bulan. Untuk memudahkan dan mencegah menumpuknya antrean di bank, Pemkab Lumajang juga telah menyiapkan kartu tersebut yang bekerjasama dengan BNI. Jadi masyarakat penerima tak perlu repot-repot dan antre di bank hanya untuk mengurus rekening. Selain memudahkan, langkah pemerintah ini juga untuk mencegah terjadinya kerumunan.

Bupati Lumajang Thoriqul Haq menjelaskan, bagi yang mendapatkan progam ini bisa membeli kebutuhan pokok menggunakan kartu tersebut. Namun kartu tersebut hanya bisa digunakan di warung-warung tertentu yang sudah disepakati bersama. “Bisa digunakan di E-Warung. Nanti tinggal bawa kartunya untuk membeli sembako di sana,” ujarnya.

Penerima kartu sembako tersebut bukan penerima manfaat dari bantuan lain seperti PKH, BPNT, BST dan sebagainya. Sehingga dipastikan orang yang menerima bantuan KKS ini tidak bertumpuk dengan bantuan sebelum-sebelumnya. “Namun tetap, semua data nama-nama orang yang menerima bantuan apapun harus ditempelkan di tempat umum,” tambahnya.

Cak Thoriq sapaan akrabnya menjelaskan, penempelan data penerima di tempat keramaian agar desa bisa mendeteksi warga lainnya supaya menerima manfaat dari BLT DD. Sebab, penerima BLT DD perlu di-musdeskan terlebih dahulu oleh desa dengan relawan gugus tugas korona serta tokoh masyarakat setempat.(kl)

Reporter : Atieqson Mar Iqbal

Fotografer : Istimewa

Editor : Hafid Asnan