Rowobujel Rawan Begal

Lampu Penerangan Sering Dicuri

TAK BERGUNA: Lampu di jaringan penerangan umum (JPU) di kawasan dekat kota ini mati sejak lama.

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID– Penerangan di jalan provinsi banyak yang mati. Sejumlah pengguna jalan pun mengeluh, terutama yang pulang kerja malam hari. Khususnya jalan yang ditengarai rawan tindak kejahatan, seperti jambret dan begal.

Seperti di Jalan Rowobujel hingga ke arah Kecamatan Pasirian, yang notabene jalan milik provinsi. Di sekitar lampu merah Gladak Abang atau jalan masuk ke pabrik Mustikatama, beberapa titik lampu sudah lama mati.

Kepala Bidang Lalu Lintas Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Lumajang Erfan Timbul menyampaikan, selama ini lampu penerangan jalan umum (PJU) di lokasi yang rawan tindak kriminal memang sering mati. “Lampu jalan di tempat yang rawan memang sering mati, karena sengaja dirusak,” katanya.

Meskipun pihaknya sudah sering melakukan perawatan dan perbaikan lampu, namun lampu itu tidak bertahan lama. “Hampir setiap hari kami lakukan perbaikan, karena memang ada pengaduan dari masyarakat,” jelasnya.

Sementara itu, Muhammad Ihsan, warga Desa Karangsari, Kecamatan Sukodono, menyampaikan, kondisi lampu sangat berperan penting dalam keselamatan pengguna jalan. Banyak warga yang jadi korban begal ketika melewati jalan yang sepi dan gelap.

Dia juga menyatakan, para korban rata-rata adalah pengguna jalan luar daerah. “Jika warga lokal, maka sudah paham tempat daerah rawan. Bahkan jam-jamnya juga paham. Jika alasanya lampu diambil warga, itu alasan lawas dan orang mendengarnya sudah bosan,” tuturnya.

Editor: Hadi Sumarsono
Reporter: Atieqson Mar Iqbal
Fotografer: Atieqson Mar Iqbal