Warga Diimbau Disiplin Jaga Jarak dan Jaga Diri

Kasus Covid-19 Bertambah, Cegah dengan Gunakan Masker

TAMBAH LAGI: Kepala Dinkes Lumajang dr Bayu Wibowo ketika menjelaskan perkembangan virus korona di Lumajang didampingi dr Halimi Maksum, Direktur RSUD dr Haryoto Lumajang, kemarin malam.

DITOTRUNAN.RADARJEMBER.ID – Upaya memutus mata rantai persebaran Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) yang dilakukan pemerintah akan terhambat jika tak didukung oleh masyarakat. Untuk itu, warga diimbau agar semakin sadar akan bahaya virus tersebut. Selain itu, juga disiplin menjaga jarak, serta selalu mengenakan masker ketika keluar rumah.

IKLAN

Sebab, perkembangan jumlah orang yang tertular virus korona cukup menghawatirkan. Hingga kemarin malam, angkanya bertambah empat orang. Oleh karena itu, Pemkab Lumajang mengimbau warga untuk meningkatkan kewaspadaan. Utamanya menggunakan masker dengan benar.

Informasi yang berhasil dihimpun, jumlah orang dalam pemantauan (ODP) sebanyak 344 orang, untuk pasien dalam pengawasan (ODP) berjumlah 74 pasien. Sedangkan pasien yang terkonfirmasi tertular virus korona bertambah menjadi 31 orang.

Kepala Dinas Kesehatan dr Bayu Wobowo menjelaskan, penularan virus korona ini terus terjadi dan banyak pasien dengan kondisi sehat, namun terjangkit virus. “Ini sumber potensi penyebaran yang paling tinggi,” ujarnya yang saat itu didampingi Kepala RSUD dr Haryoto dr, Halimi Maksum.

Empat orang terakhir merupakan satu warga Kecamatan Gucialit, dua orang dari Kecamatan Tekung dan terakhir adalah warga asal Kecamatan Jatiroto. Keempat pasien tersebut saat ini dalam kondisi sehat dan baik. Sehingga perawatan isolasi dilakukan di rumah masing-masing.

Warga Kecamatan Gucialit merupakan klaster orang yang bepergian dari luar kota. Sedangkan dua warga Kecamatan Tekung dan satu warga Kecamatan Jatiroto merupakan klaster dari tenaga kesehatan. Namun jangan khawatir, Bayu menegaskan, ketiganya saat ini tengah menjalani isolasi ketat dan sudah tidak melayani kesehatan.

Direktur RSUD dr Haryoto Halimi Maksum menambahkan, meskipun sudah ada alat TCM yang khusus untuk mengidentifikasi orang terdekat pasien korona, namun hasilnya swab dari alat itu saat ini belum bisa dibeberkan. Sebab, harus dikirim ke Balai Kesehatan Jakarta terlebih dahulu.

“Upaya memakai masker dengan benar merupakan satu langkah efektif untuk menekan penularan. Masyarakat harus meningkatkan kewaspadaan dengan memakai masker dengan petunjuk yang benar,” pungkasnya. (kl)

Reporter : Atieqson Mar Iqbal

Fotografer : Atieqson Mar Iqbal

Editor : Hafid Asnan