Sabu 5 Kg Lainnya Hilang

Hanif Sebut Pemilik Sabu Bernama Yuda

LANCAR: Sidang Hanif Rohman kembali dilanjutkan dengan agenda pemeriksaan terdakwa oleh para hakim, kemarin.

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID – Sidang lanjutan terdakwa sabu-sabu 5 kg berlanjut siang kemarin. Hasilnya, diketahui jika selain sabu 5 kg yang ditangkap, ada sabu dengan bobot yang sama disimpan di hotel jakarta. Namun, sabu tersebut menurut terdakwa Hanif dinyatakan hilang. Dibawa kabur oleh pemilik bernama Yuda.

IKLAN

Sidang kemarin dimulai sejak jam 12.00. Terdakwa Hanif Rohman warga Desa Tempeh Lor Kecamatan Tempeh diberondong pertanyaan hakim dan Jaksa Penuntut Umum (JPU). Hanif mengakui, awal mula tergiur bisnis itu karena bayarannya mencapai Rp 50 juta.

Dijelaskan, pada 21 September 2019 terdakwa ditugasi atasannya yang bernama Yuda untuk mengantar barang. Terdakwa ditugasi menjemput barang elektronik ke Pekanbaru.

Pengambilan seberat 10 kilogram lalu terdakwa diinapkan di salah satu hotel selama 7 hari. “Karena yang ngambil tidak datang, separuh dari jumlah sabu saya bawa pulang sebagai jaminan. Tapi saya tidak paham kalau yang saya bawa adalah sabu,” terangnya.

Saat di Tempeh terjadilah insiden. “Pada saat saya meminta transferan uang untuk jajan,  uangnya langsung ditransfer. Mengambil uang ATM di salah satu toko yang berada di Tempeh. Tetapi mengambilnya pakai kode, uang sebanyak Rp 500 ribu bisa keluar,” ungkapnya.

Saat itulah, Hanif diculik jaringan mafia narkoba tersebut. Hanif juga dianiaya. Mereka memaksa untuk meminta kembali sabu yang dibawanya. Sampai dibawa lagi ke Jakarta.

Saat sesampainya di Jakarta. Dia mengaku dibawa ke hotel. Namun hotel tersebut tidak dikenalnya. “Saat itu pagi dini hari, saat dibawa ke sebuah rumah lalu saya kabur melewati pintu belakang,  dan bersembunyi di musalla. Lalu saya dibawa ke Polsek Sawah Besar,” katanya.

Saat ittu juga, dia menyimpulkan bahwa dari 10 kg sabu-sabu, 5 kg sudah berhasil diamankan polisi yang satu diantaranya bungkus rusak. Semenara 5 kg sabu lainnya hilang dibawa kabur Yuda.

 

Reporter : Ridho Abdullah Akbar

Fotografer : Ridho Abdullah Akbar

Editor : Hafid Asnan