alexametrics
24.4C
Jember
Tuesday, 19 January 2021
Mobile_AP_Top Banner

Gugatan Praperadilan Ditolak

Satreskrim Menangkan Praperadilan

Desktop_AP_Leaderboard
Mobile_AP_Rectangle 1

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID – Gugatan praperadilan yang dilayangkan pada Kepolisian Resor Lumajang akhirnya memasuki tahap akhir. Amari yang merasa dirugikan dalam penyitaan barang-barang miliknya tidak bisa berbuat banyak. Sebab, hakim Pengadilan Negeri Lumajang melegalkan tindakan Satreskrim Polres Lumajang atas penyitaan barang-barang miliknya.

Aris Dwihartoyo, hakim sidang praperadilan, menyatakan, putusan telah dijatuhkan pada 11 Januari 2020. Dalam pertimbangan para hakim, pihaknya tidak bisa menyalahkan tergugat, dalam hal ini pihak kepolisian. Sebab, barang bukti dan aturan yang disediakan di dalam persidangan sesuai dengan undang-undang. “Putusannya tadi pukul 16.00 sampai 16.30” ucapnya.

Proses sidang praperadilan tersebut cukup panjang. Terhitung lebih dari seminggu dan telah melaksanakan sidang sampai 6 kali. Hasilnya, majelis hakim tidak bisa mengabulkan permintaan pemohon karena bukti-bukti yang disediakan termohon sangat lengkap.

Mobile_AP_Rectangle 2

Pihak pemohon dalam praperadilan ini adalah Amari. Terduga pelaku pencurian udang di tambak udang PT Bumi Subur. Pihak kepolisian melakukan penyitaan berdasarkan kerugian perusahaan. Tidak terima atas proses penyitaan itu, Amari melakukan gugatan praperadilan di PN Lumajang.

- Advertisement -

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID – Gugatan praperadilan yang dilayangkan pada Kepolisian Resor Lumajang akhirnya memasuki tahap akhir. Amari yang merasa dirugikan dalam penyitaan barang-barang miliknya tidak bisa berbuat banyak. Sebab, hakim Pengadilan Negeri Lumajang melegalkan tindakan Satreskrim Polres Lumajang atas penyitaan barang-barang miliknya.

Aris Dwihartoyo, hakim sidang praperadilan, menyatakan, putusan telah dijatuhkan pada 11 Januari 2020. Dalam pertimbangan para hakim, pihaknya tidak bisa menyalahkan tergugat, dalam hal ini pihak kepolisian. Sebab, barang bukti dan aturan yang disediakan di dalam persidangan sesuai dengan undang-undang. “Putusannya tadi pukul 16.00 sampai 16.30” ucapnya.

Proses sidang praperadilan tersebut cukup panjang. Terhitung lebih dari seminggu dan telah melaksanakan sidang sampai 6 kali. Hasilnya, majelis hakim tidak bisa mengabulkan permintaan pemohon karena bukti-bukti yang disediakan termohon sangat lengkap.

Pihak pemohon dalam praperadilan ini adalah Amari. Terduga pelaku pencurian udang di tambak udang PT Bumi Subur. Pihak kepolisian melakukan penyitaan berdasarkan kerugian perusahaan. Tidak terima atas proses penyitaan itu, Amari melakukan gugatan praperadilan di PN Lumajang.

Mobile_AP_Half Page
Desktop_AP_Half Page

Berita Terbaru

Desktop_AP_Rectangle 1

Wajib Dibaca

Adakan Simulasi Pemberian Vaksin

Dinas Beri Garansi Jadwal Olahraga

Doakan Penumpang Sriwijaya Air