Jalan Licin, Bus Tabrak Tronton

RUSAK BERAT: Kondisi bagian depan bus pariwisata ini memang hancur. Sopir dan kernet sempat tergencet besi. Keduanya pun menderita luka  berat.

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID – Kepadatan lalu lintas kawasan utara Lumajang kadang menghawatirkan. Apalagi ketika musim penghujan seperti sekarang. Karena jalanan semakin licin.

IKLAN

Kemarin, dua kendaraan alami kecelakaan tragis di Desa Wonoayu, Kecamatan Ranuyoso Lumajang. Sebuah bus pariwisata adu moncong dengan sebuah tronton dari arah berlawanan. Penumpang bus yang berisi dari para bidan Lumajang, mengalami luka-luka, baik luka berat maupun ringan. Kabar dari Satlantas Polres Lumajang, tidak ada korban meninggal dunia.

Yang jelas, akibat kecelakaan hebat itu, lalu lintas di jalur Ranuyoso itu langsung macet total. ”Banyak pengendara yang berhenti. Mereka menyaksikan bagian depan bus hancur parah. Melihat kondisi banyak korban yang berlumuran darah, tak ada satu pun yang berani mengevakuasi. Mereka menunggu kedatangan polisi,” kata Rudi, salah satu pengendara yang saat itu berada di belakang dua mobil nahas tersebut.

Salah satu polisi yang di lokasi menyebutkan, dalam kecelakaan ini, setidaknya ada delapan korban yang mengalami luka berat. Termasuk sopir bus, yakni Dimas Syarifuddin dan kernet bernama Fajar. ”Keduanya mengalami luka paling parah. Keduanya sama-sama mengalami patah kaki kiri. Bahkan telapak kaki Fajar remuk karena terhimpit besi-besi. Sedangkan pengemudi tronton hanya luka-luka ringan,” ujarnya.

Proses evakuasi supir saja yang cukup berlangsung lama. Sebab, kaki Dimas tercepit pijakan gas yang bengkok. ”Butuh waktu lebih 10 menit untuk bisa mengangkat dia dari tempat duduknya. Paling parah ya supir sama kernetnya itu,” tambahnya.

Sementara Kasat Lantas Polres Lumajang, AKP Putu Angga menjelaskan, kecelakaan tersebut terjadi sekitar pukul 14.30. Bus pariwisata yang ditumpangi rombongan para bidan ini menabrak tronton dari arah berlawanan. “Cuaca sedang gerimis. Bus mau menyalip tapi terlalu melebar ke kanan,” ucapnya.

Total, jumlah korban kecelakaan sekitar 46 orang. Semuanya langsung dilarikan puskesmas dan rumah sakit terdekat. “Ada 42 korban yang dilarikan ke RSUD dr Haryoto Lumajang. Lalu ada 2 dibawa ke RS Bhayangkara, sisanya dibawa ke RS Wijaya Kusuma,” tambahnya.

Kecelakaan tersebut sempat mengakibatkan lalu lintas macet total. Setidaknya, lebih empat jam lalu lintas baru mulai lancar. “Sekitar pukul 17.30 WIB, kedua ranmor baru bisa dievakuasi (diminggirkan),” pungkasnya.

Reporter : Atieqson Mar Iqbal

Fotografer : Atieqson Mar Iqbal

Editor : Hadi Sumarsono