Tetap Tingkatkan Langkah Pencegahan

Akhirnya Lumajang Zona Kuning

TEGASKAN: Bupati Lumajang Thoriqul Haq dan Wakil Bupati Lumajang Indah Amperawati bersama jajaran Forkopimda ketika menyampaikan agar masyarakat semakin meningkatkan kesadaran dalam melindungi diri. Status Lumajang sebagai zona kuning juga dipertegas dalam sosialisasi tersebut.

DITOTRUNAN, RADARJEMBER.ID – Masyarakat Lumajang bisa sedikit bernafas lega. Kabupaten Lumajang akhirnya ditetapkan sebagai zona kuning kasus Covid-19. Hal ini menyusul penurunan grafik orang yang tertular virus korona.

IKLAN

Meski sudah tak lagi berada dalam zona merah, neningkatan operasi disiplin menggunakan masker bakal terus digalakkan. Tujuannya agar angka tertular virus korona terus menyusut.

Pemkab Lumajang bersama jajaran Forkopimda melakukan koordinasi mengenai pembentukan tim gabungan percepatan penanganan korona. Tim tersebut bakal rutin melakukan sosialisasi ke seluruh tempat keramaian, agar warga makin tertib dalam melindungi diri.

Bupati Lumajang Thoriqul Haq menjelaskan, tingkat kesembuhan orang yang tertular merupakan capain yang baik untuk Lumajang agar bisa segera kembali normal. Saat ini sudah separuh lebih orang dinyatakan sembuh setelah menjalani beragam perawatan dan pemeriksaan.

Kondisi tersebut membuat zona Lumajang terus mengalami perbaikan. Dari mulanya sebagai zona merah, kini berubah menjadi zona kuning. Artinya pencegahan penularan sangat efektif dan bisa terlaksana dengan baik. Butuh komitmen bersama untuk betul-betul sembuh total.

“Kita dalam waktu secepatnya bakal melakukan operasi disiplin menggunakan masker. Akan dibentuk tim gabungan diantaranya Polri, TNI termasuk diantaranya Kodim dan Batalyon 527,” ujarnya.

Hal ini, lanjut dia, termasuk memaksimalkan Satgas Keamanan Desa (SKD) untuk melaporkan jika mendapati orang luar kabupaten yang bertamu dan datang di desanya.

Selain itu Bunda Indah sapaan akrab Wakil Bupati menambahkan, dalam waktu dekat Pemkab Lumajang bakal mengeluarkan protokol kegiatan masyarakat. Seluruh kegiatan baik protokol keramaian, hajatan, pariwisata termasuk di dalamnya. “Kita butuh kesadaran bersama agar musibah ini bisa segera teratasi,” pungkasnya. (kl)

Reporter : Atieqson Mar Iqbal

Fotografer : Atieqson Mar Iqbal

Editor : Lintang Anis Bena Kinanti