alexametrics
20.9C
Jember
Wednesday, 21 April 2021
Desktop_AP_Top Banner

Dana BPUM Sudah Masuk Rekening

Proses Verifikasi Dilakukan Pemerintah dan Bank

Mobile_AP_Top Banner
Mobile_AP_Rectangle 1

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID – Pendaftaran Bantuan bagi Pelaku Usaha Mikro (BPUM) 2021 sudah dibuka, kemarin. Pelayanan pengajuan melalui satu pintu. Yakni Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Lumajang. Pada hari pertama, sebanyak 96 pelaku usaha sudah mendaftar dan puluhan berkas sudah diterima.

Fery Firmansyah, salah satu pelaku usaha dari Desa Selok Awar-Awar, Pasirian, mengungkapkan, dia mengetahui informasi BPUM melalui internet. Hal tersebut membuatnya segera menyiapkan berkas dan melengkapinya. “Tahu dari internet. Setelah itu, saya siapkan berkas dan serahkan hari ini (kemarin, Red),” ungkapnya.

Fery, sapaan akrabnya, mengatakan, dia menyerahkan dua berkas pengajuan penerima BPUM. Namun, hanya satu berkas yang diterima. Sebab, hanya dibolehkan satu berkas setiap satu keluarga. “Saya membawa dua berkas. Tapi hanya satu yang diterima. Karena aturannya satu KK satu berkas. Dan itu berkas istri saya,” katanya.

Mobile_AP_Rectangle 2

Usaha yang dijalankan Fery dan istrinya adalah toko kelontong. Menurut aturan usaha mikro, toko tersebut masuk sebagai penerima BPUM. Oleh karena itu, dia mendaftarkan usaha tersebut dan berharap diterima. “Usahanya toko kelontong atas nama istri. Dan usaha ini sudah berjalan sekitar satu setengah tahun. Mudah-mudahan pengajuan ini ada hasilnya,” harapnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Usaha Mikro Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Lumajang M. Imron Rosyadi mengatakan, pendaftaran BPUM sudah dibuka sejak kemarin. Bantuan tersebut dapat dimanfaatkan oleh seluruh UMKM yang ada di Lumajang. “Semua UMKM bisa mengajukan. Teruntuk pelaku usaha yang sudah mendapatkan manfaat bantuan UMKM tahun 2020, otomatis data mereka masuk sebagai penerima BPUM. Namun, tidak semuanya bisa mendapatkan bantuan,” katanya.

Sesuai kebijakan, para penerima bantuan yang sudah terdata diharuskan memperbarui data usaha. Namun, tidak semua pelaku usaha diterima. Sebab, mereka harus menunggu hasil verifikasi dari pusat dan bank. “Mereka yang sudah pernah menerima, diharuskan memeriksa di website dan melakukan pemutakhiran data. Tapi, kami tidak tahu, mereka akan menerima bantuan atau tidak. Karena berkas tersebut akan diverifikasi oleh pusat dan bank,” ujarnya.

Sedangkan bagi pendaftar baru, pihaknya menjelaskan, harus melengkapi syarat yang sudah ditentukan. “Bagi yang baru mengajukan harus melengkapi berkas. Di antaranya fotokopi KK dan KTP, foto pelaku usaha beserta usahanya, dan fotokopi nomor induk berusaha (NIB) yang diterbitkan melalui online atau surat keterangan usaha (SKU) dari pemerintah setempat,” jelasnya.

Besaran bantuan yang diberikan sejumlah Rp 1,2 juta. Jumlah ini merupakan separuh dari bantuan UMKM di tahun lalu. “Memang kebijakannya hanya separuh dari bantuan tahun lalu. Jumlah ini diharapkan mampu membantu pelaku usaha untuk terus melanjutkan usahanya,” harapnya.

Saat ditanya mengenai bantuan yang sudah cair, dia menjelaskan, bantuan tersebut bukan dicairkan. Akan tetapi, pemerintah menitipkan dana bagi penerima bantuan UMKM. Mereka akan memverifikasi dan memutuskan penerima berhak atau tidak. “Jadi, bukan sudah bisa dicairkan. Melainkan, dana tersebut dimasukkan ke rekening dan harus menunggu verifikasi. Kalau layak, bisa dicairkan. Kalau tidak, dana kembali masuk ke kas negara,” pungkasnya.

Jurnalis: mg2
Fotografer: Muhammad Sidikin Ali
Editor: Hafid Asnan

- Advertisement -
Mobile_AP_Rectangle 1

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID – Pendaftaran Bantuan bagi Pelaku Usaha Mikro (BPUM) 2021 sudah dibuka, kemarin. Pelayanan pengajuan melalui satu pintu. Yakni Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Lumajang. Pada hari pertama, sebanyak 96 pelaku usaha sudah mendaftar dan puluhan berkas sudah diterima.

Fery Firmansyah, salah satu pelaku usaha dari Desa Selok Awar-Awar, Pasirian, mengungkapkan, dia mengetahui informasi BPUM melalui internet. Hal tersebut membuatnya segera menyiapkan berkas dan melengkapinya. “Tahu dari internet. Setelah itu, saya siapkan berkas dan serahkan hari ini (kemarin, Red),” ungkapnya.

Fery, sapaan akrabnya, mengatakan, dia menyerahkan dua berkas pengajuan penerima BPUM. Namun, hanya satu berkas yang diterima. Sebab, hanya dibolehkan satu berkas setiap satu keluarga. “Saya membawa dua berkas. Tapi hanya satu yang diterima. Karena aturannya satu KK satu berkas. Dan itu berkas istri saya,” katanya.

Mobile_AP_Half Page

Usaha yang dijalankan Fery dan istrinya adalah toko kelontong. Menurut aturan usaha mikro, toko tersebut masuk sebagai penerima BPUM. Oleh karena itu, dia mendaftarkan usaha tersebut dan berharap diterima. “Usahanya toko kelontong atas nama istri. Dan usaha ini sudah berjalan sekitar satu setengah tahun. Mudah-mudahan pengajuan ini ada hasilnya,” harapnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Usaha Mikro Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Lumajang M. Imron Rosyadi mengatakan, pendaftaran BPUM sudah dibuka sejak kemarin. Bantuan tersebut dapat dimanfaatkan oleh seluruh UMKM yang ada di Lumajang. “Semua UMKM bisa mengajukan. Teruntuk pelaku usaha yang sudah mendapatkan manfaat bantuan UMKM tahun 2020, otomatis data mereka masuk sebagai penerima BPUM. Namun, tidak semuanya bisa mendapatkan bantuan,” katanya.

Sesuai kebijakan, para penerima bantuan yang sudah terdata diharuskan memperbarui data usaha. Namun, tidak semua pelaku usaha diterima. Sebab, mereka harus menunggu hasil verifikasi dari pusat dan bank. “Mereka yang sudah pernah menerima, diharuskan memeriksa di website dan melakukan pemutakhiran data. Tapi, kami tidak tahu, mereka akan menerima bantuan atau tidak. Karena berkas tersebut akan diverifikasi oleh pusat dan bank,” ujarnya.

Sedangkan bagi pendaftar baru, pihaknya menjelaskan, harus melengkapi syarat yang sudah ditentukan. “Bagi yang baru mengajukan harus melengkapi berkas. Di antaranya fotokopi KK dan KTP, foto pelaku usaha beserta usahanya, dan fotokopi nomor induk berusaha (NIB) yang diterbitkan melalui online atau surat keterangan usaha (SKU) dari pemerintah setempat,” jelasnya.

Besaran bantuan yang diberikan sejumlah Rp 1,2 juta. Jumlah ini merupakan separuh dari bantuan UMKM di tahun lalu. “Memang kebijakannya hanya separuh dari bantuan tahun lalu. Jumlah ini diharapkan mampu membantu pelaku usaha untuk terus melanjutkan usahanya,” harapnya.

Saat ditanya mengenai bantuan yang sudah cair, dia menjelaskan, bantuan tersebut bukan dicairkan. Akan tetapi, pemerintah menitipkan dana bagi penerima bantuan UMKM. Mereka akan memverifikasi dan memutuskan penerima berhak atau tidak. “Jadi, bukan sudah bisa dicairkan. Melainkan, dana tersebut dimasukkan ke rekening dan harus menunggu verifikasi. Kalau layak, bisa dicairkan. Kalau tidak, dana kembali masuk ke kas negara,” pungkasnya.

Jurnalis: mg2
Fotografer: Muhammad Sidikin Ali
Editor: Hafid Asnan

Desktop_AP_Leaderboard 1

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID – Pendaftaran Bantuan bagi Pelaku Usaha Mikro (BPUM) 2021 sudah dibuka, kemarin. Pelayanan pengajuan melalui satu pintu. Yakni Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Lumajang. Pada hari pertama, sebanyak 96 pelaku usaha sudah mendaftar dan puluhan berkas sudah diterima.

Fery Firmansyah, salah satu pelaku usaha dari Desa Selok Awar-Awar, Pasirian, mengungkapkan, dia mengetahui informasi BPUM melalui internet. Hal tersebut membuatnya segera menyiapkan berkas dan melengkapinya. “Tahu dari internet. Setelah itu, saya siapkan berkas dan serahkan hari ini (kemarin, Red),” ungkapnya.

Fery, sapaan akrabnya, mengatakan, dia menyerahkan dua berkas pengajuan penerima BPUM. Namun, hanya satu berkas yang diterima. Sebab, hanya dibolehkan satu berkas setiap satu keluarga. “Saya membawa dua berkas. Tapi hanya satu yang diterima. Karena aturannya satu KK satu berkas. Dan itu berkas istri saya,” katanya.

Usaha yang dijalankan Fery dan istrinya adalah toko kelontong. Menurut aturan usaha mikro, toko tersebut masuk sebagai penerima BPUM. Oleh karena itu, dia mendaftarkan usaha tersebut dan berharap diterima. “Usahanya toko kelontong atas nama istri. Dan usaha ini sudah berjalan sekitar satu setengah tahun. Mudah-mudahan pengajuan ini ada hasilnya,” harapnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Usaha Mikro Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Lumajang M. Imron Rosyadi mengatakan, pendaftaran BPUM sudah dibuka sejak kemarin. Bantuan tersebut dapat dimanfaatkan oleh seluruh UMKM yang ada di Lumajang. “Semua UMKM bisa mengajukan. Teruntuk pelaku usaha yang sudah mendapatkan manfaat bantuan UMKM tahun 2020, otomatis data mereka masuk sebagai penerima BPUM. Namun, tidak semuanya bisa mendapatkan bantuan,” katanya.

Sesuai kebijakan, para penerima bantuan yang sudah terdata diharuskan memperbarui data usaha. Namun, tidak semua pelaku usaha diterima. Sebab, mereka harus menunggu hasil verifikasi dari pusat dan bank. “Mereka yang sudah pernah menerima, diharuskan memeriksa di website dan melakukan pemutakhiran data. Tapi, kami tidak tahu, mereka akan menerima bantuan atau tidak. Karena berkas tersebut akan diverifikasi oleh pusat dan bank,” ujarnya.

Sedangkan bagi pendaftar baru, pihaknya menjelaskan, harus melengkapi syarat yang sudah ditentukan. “Bagi yang baru mengajukan harus melengkapi berkas. Di antaranya fotokopi KK dan KTP, foto pelaku usaha beserta usahanya, dan fotokopi nomor induk berusaha (NIB) yang diterbitkan melalui online atau surat keterangan usaha (SKU) dari pemerintah setempat,” jelasnya.

Besaran bantuan yang diberikan sejumlah Rp 1,2 juta. Jumlah ini merupakan separuh dari bantuan UMKM di tahun lalu. “Memang kebijakannya hanya separuh dari bantuan tahun lalu. Jumlah ini diharapkan mampu membantu pelaku usaha untuk terus melanjutkan usahanya,” harapnya.

Saat ditanya mengenai bantuan yang sudah cair, dia menjelaskan, bantuan tersebut bukan dicairkan. Akan tetapi, pemerintah menitipkan dana bagi penerima bantuan UMKM. Mereka akan memverifikasi dan memutuskan penerima berhak atau tidak. “Jadi, bukan sudah bisa dicairkan. Melainkan, dana tersebut dimasukkan ke rekening dan harus menunggu verifikasi. Kalau layak, bisa dicairkan. Kalau tidak, dana kembali masuk ke kas negara,” pungkasnya.

Jurnalis: mg2
Fotografer: Muhammad Sidikin Ali
Editor: Hafid Asnan

Mobile_AP_Rectangle 2
Desktop_AP_Skyscraper
Desktop_AP_Leaderboard 2
Desktop_AP_Rectangle 1

BERITA TERKINI

Desktop_AP_Half Page

Wajib Dibaca

Desktop_AP_Rectangle 2
×

Info!

Mau Langganan Koran, Info Iklan Cetak dan Iklan Online

×Info Langganan Koran