Pekerja Sektor Informal Juga Ikut BPJS Ketenagakerjaan

SINERGI: Pemkab Lumajang dan BPJS Ketenagakerjaan Jember siap mendukung pekerja sektor formal dan informal, khususnya di pemerintahan desa, di Kabupaten Lumajang.

PASRUJAMBE.RADARJEMBER.ID – Para pekerja di bawah koordinasi kepala OPD, seperti Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD), diminta mengikutsertakan perangkat di seluruh pemerintah desa dalam BPJS Ketenagakerjaan. Baik di Badan Permusyawaratan Desa (BPD), RT/RW, serta perangkat lainnya. Hal ini dapat memperluas jaringan peserta di Lumajang.
Hal itu disampaikan oleh Wakil Bupati Lumajang, Indah Amperawati ketika mengikuti forum group discussion (FGD) BPJS Ketenagakerjaan bersama Pemkab Lumajang di Loji Dusun Tawon Songo, Kecamatan Pasrujambe, Sambu (4/7). Pekerja yang dimaksud, seperti perangkat desa, guru PAUD, penambang pasir, yayasan pendidikan serta kelompok kerja lainya.
Menurutnya, kepesertaan perangkat pemerintah desa semestinya bisa dilakukan mulai tahun depan. Sebab saat ini hanya sebagian desa saja yang mengikutsertakan perangkatnya dalam BPJS Ketenagakerjaan. “Nah, tahun depan semua desa harus mengikut sertakan BPD dan RT/RW nya,” kata Bunda Indah, sapaan akrabnya.
Selain itu lanjut dia, BPJS Ketenagakerjaan memiliki berbagai manfaat bagi para pekerja. Di antaranya jaminan hari tua, jaminan kecelakaan kerja, jaminan kematian serta jaminan pensiun. Tak hanya itu, iuaran dalam BPJS ini juga tidak tinggi. “Iurannya tidak mahal, dan manfaatnya banyak,” ujarnya.
Sementara itu Kepala Cabang BPJS Ketenagakerjaan Jember, Edy Suryono mengatakan, pihaknya akan mendukung langkah-langkah pemerintah dalam menganjurkan para pekerja untuk mengikuti BPJS Ketenagakerjaan. “Jadi pelaku usaha di Lumajang, formal maupun informal, itu memang tidak lupa dari dukungan pemerintah daerah. Itu sebabnya kita akan dukung, kemudian pelaku usahanya akan kita bantu,” pungkasnya. (kl)

IKLAN
Editor: Lintang Anis Bena Kinanti
Reporter:
Fotografer: Istimewa