alexametrics
20.9C
Jember
Wednesday, 21 April 2021
Desktop_AP_Top Banner

Beri Edukasi Lalu Lintas sejak Usia Dini

Satlantas Gunakan Instrumen Visual Boneka

Mobile_AP_Top Banner
Mobile_AP_Rectangle 1

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID – Tidak sedikit korban kecelakaan lalu lintas berasal dari kalangan anak-anak. Penyebabnya, mulai dari orang tua yang lalai dalam berkendara, hingga tidak mematuhi aturan lalu lintas. Alhasil, anak-anak juga menjadi korban. Bahkan, nyawa melayang saat usia masih belia.

Miris, sebab orang tua yang sejatinya memahami aturan lalu lintas cenderung tidak peduli. Hal tersebut membuat Satlantas Polres Lumajang tergerak. Mereka melakukan edukasi pada orang tua dan anak. “Tujuannya sederhana. Agar orang tua dan anak-anak mengerti tentang aturan lalu lintas,” kata Kasat Lantas Polres Lumajang AKP Bayu Halim Nugroho.

Bayu mengungkapkan pendekatan yang dilakukan berupa edukasi secara visual dan permainan. Sebab, model tersebut dinilai mudah dipahami. “Memang kami memberikan edukasi melalui tampilan visual berupa boneka dan alat peraga lainnya. Selain itu, kami kemas dengan permainan agar mereka lebih memahami dan disiplin aturan di jalan raya,” jelasnya.

Mobile_AP_Rectangle 2

Cara tersebut terbukti efektif. Sebab, baik orang tua maupun anak sangat antusias menerima penjelasan disiplin lalu lintas dari kepolisian. “Dikyasa yang sudah membidangi hal ini memiliki cara khusus. Hasilnya, mereka sangat antusias. Sehingga ada interaksi yang terbangun dari anak, orang tua, dan pihak kepolisian,” tambahnya.

Anak-anak, lanjut dia, merupakan generasi emas. Oleh sebab itu, edukasi sejak dini mengenai tertib lalu lintas akan membentuk karakternya di masa mendatang. Hal tersebut menjadi modal awal bagi anak-anak mampu menerapkan disiplin berkendara di jalan raya.

“Anak-anak masih polos. Dan di usia tersebut adalah masa emas mereka. Sehingga edukasi seperti ini sangat penting bagi pembentukan karakter di masa depan. Terutama tertib berlalu lintas. Kalau sudah memahami sejak dini, harapannya mereka tidak melanggar setiap aturan lalu lintas,” harapnya.

Pihaknya berkomitmen melakukan edukasi secara masif di beberapa kawasan. “Kami berkomitmen akan terus menjalankan hal ini. Sebab, kami ingin anak-anak juga menjadi pengingat bagi orang tua ketika melanggar aturan. Minimal anak-anak mengingatkan. Karena mereka cenderung akan lebih berani menyampaikan secara terbuka,” pungkasnya.

Jurnalis: mg2
Fotografer: Istimewa
Editor: Hafid Asnan

- Advertisement -
Mobile_AP_Rectangle 1

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID – Tidak sedikit korban kecelakaan lalu lintas berasal dari kalangan anak-anak. Penyebabnya, mulai dari orang tua yang lalai dalam berkendara, hingga tidak mematuhi aturan lalu lintas. Alhasil, anak-anak juga menjadi korban. Bahkan, nyawa melayang saat usia masih belia.

Miris, sebab orang tua yang sejatinya memahami aturan lalu lintas cenderung tidak peduli. Hal tersebut membuat Satlantas Polres Lumajang tergerak. Mereka melakukan edukasi pada orang tua dan anak. “Tujuannya sederhana. Agar orang tua dan anak-anak mengerti tentang aturan lalu lintas,” kata Kasat Lantas Polres Lumajang AKP Bayu Halim Nugroho.

Bayu mengungkapkan pendekatan yang dilakukan berupa edukasi secara visual dan permainan. Sebab, model tersebut dinilai mudah dipahami. “Memang kami memberikan edukasi melalui tampilan visual berupa boneka dan alat peraga lainnya. Selain itu, kami kemas dengan permainan agar mereka lebih memahami dan disiplin aturan di jalan raya,” jelasnya.

Mobile_AP_Half Page

Cara tersebut terbukti efektif. Sebab, baik orang tua maupun anak sangat antusias menerima penjelasan disiplin lalu lintas dari kepolisian. “Dikyasa yang sudah membidangi hal ini memiliki cara khusus. Hasilnya, mereka sangat antusias. Sehingga ada interaksi yang terbangun dari anak, orang tua, dan pihak kepolisian,” tambahnya.

Anak-anak, lanjut dia, merupakan generasi emas. Oleh sebab itu, edukasi sejak dini mengenai tertib lalu lintas akan membentuk karakternya di masa mendatang. Hal tersebut menjadi modal awal bagi anak-anak mampu menerapkan disiplin berkendara di jalan raya.

“Anak-anak masih polos. Dan di usia tersebut adalah masa emas mereka. Sehingga edukasi seperti ini sangat penting bagi pembentukan karakter di masa depan. Terutama tertib berlalu lintas. Kalau sudah memahami sejak dini, harapannya mereka tidak melanggar setiap aturan lalu lintas,” harapnya.

Pihaknya berkomitmen melakukan edukasi secara masif di beberapa kawasan. “Kami berkomitmen akan terus menjalankan hal ini. Sebab, kami ingin anak-anak juga menjadi pengingat bagi orang tua ketika melanggar aturan. Minimal anak-anak mengingatkan. Karena mereka cenderung akan lebih berani menyampaikan secara terbuka,” pungkasnya.

Jurnalis: mg2
Fotografer: Istimewa
Editor: Hafid Asnan

Desktop_AP_Leaderboard 1

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID – Tidak sedikit korban kecelakaan lalu lintas berasal dari kalangan anak-anak. Penyebabnya, mulai dari orang tua yang lalai dalam berkendara, hingga tidak mematuhi aturan lalu lintas. Alhasil, anak-anak juga menjadi korban. Bahkan, nyawa melayang saat usia masih belia.

Miris, sebab orang tua yang sejatinya memahami aturan lalu lintas cenderung tidak peduli. Hal tersebut membuat Satlantas Polres Lumajang tergerak. Mereka melakukan edukasi pada orang tua dan anak. “Tujuannya sederhana. Agar orang tua dan anak-anak mengerti tentang aturan lalu lintas,” kata Kasat Lantas Polres Lumajang AKP Bayu Halim Nugroho.

Bayu mengungkapkan pendekatan yang dilakukan berupa edukasi secara visual dan permainan. Sebab, model tersebut dinilai mudah dipahami. “Memang kami memberikan edukasi melalui tampilan visual berupa boneka dan alat peraga lainnya. Selain itu, kami kemas dengan permainan agar mereka lebih memahami dan disiplin aturan di jalan raya,” jelasnya.

Cara tersebut terbukti efektif. Sebab, baik orang tua maupun anak sangat antusias menerima penjelasan disiplin lalu lintas dari kepolisian. “Dikyasa yang sudah membidangi hal ini memiliki cara khusus. Hasilnya, mereka sangat antusias. Sehingga ada interaksi yang terbangun dari anak, orang tua, dan pihak kepolisian,” tambahnya.

Anak-anak, lanjut dia, merupakan generasi emas. Oleh sebab itu, edukasi sejak dini mengenai tertib lalu lintas akan membentuk karakternya di masa mendatang. Hal tersebut menjadi modal awal bagi anak-anak mampu menerapkan disiplin berkendara di jalan raya.

“Anak-anak masih polos. Dan di usia tersebut adalah masa emas mereka. Sehingga edukasi seperti ini sangat penting bagi pembentukan karakter di masa depan. Terutama tertib berlalu lintas. Kalau sudah memahami sejak dini, harapannya mereka tidak melanggar setiap aturan lalu lintas,” harapnya.

Pihaknya berkomitmen melakukan edukasi secara masif di beberapa kawasan. “Kami berkomitmen akan terus menjalankan hal ini. Sebab, kami ingin anak-anak juga menjadi pengingat bagi orang tua ketika melanggar aturan. Minimal anak-anak mengingatkan. Karena mereka cenderung akan lebih berani menyampaikan secara terbuka,” pungkasnya.

Jurnalis: mg2
Fotografer: Istimewa
Editor: Hafid Asnan

Mobile_AP_Rectangle 2
Desktop_AP_Skyscraper
Desktop_AP_Leaderboard 2
Desktop_AP_Rectangle 1

BERITA TERKINI

Desktop_AP_Half Page

Wajib Dibaca

Desktop_AP_Rectangle 2
×

Info!

Mau Langganan Koran, Info Iklan Cetak dan Iklan Online

×Info Langganan Koran