Antisipasi Penularan Covid-19 ke Petugas Medis

Tenaga Medis Dilakukan Rapid Test

ILUSTRASI TENAGA MEDIS: Sejumlah petugas kesehatan mengenakan masker ketika berada di lingkungan tempat kerja. Tenaga medis wajib memakai alat pelindung diri (APD) karena mereka rentan tertular Covid-19 dari pasien.

TOMPOKERSAN.RADARJEMBER.ID­– Pemkab Lumajang benar-benar serius mencegah persebaran Coronavirus Disease 2019 (Covid-19). Berbagai upaya yang bertujuan memutus mata rantai penularan virus korona tersebut sudah dilakukan. Terbaru, pemkab juga melakukan rapid test ke seluruh tenaga medis di sejumlah rumah sakit. Langkah ini untuk mencegah terjadinya penularan Covid-19 di fasilitas kesehatan.

IKLAN

Petugas kesehatan merupakan profesi yang paling rentan tertular Covid-19. Sebab, selama ini mereka menangani pasien virus korona. Sehingga perlu dilakukan pemeriksaan. Bahkan beberapa yang menjalani rapid test dilanjutkan dengan pengambilan swab. Seluruh tenaga medis yang merawat pasien korona mulai dilakukan identifikasi. Seperti Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Haryoto, Rumah Sakit Jatiroto serta Rumah Sakit Pasirian.

Kepala Dinas Kesehatan Bayu Wibowo menjelaskan, banyaknya jumlah pasien positif virus korona membuat pemerintah mengambil sikap. Seluruh dokter dan perawat yang biasanya memeriksa dan merawat pasien diperiksa. “Sebagian besar sudah dilakukan rapid test,” ujarnya.

Bayu membenarkan jika beberapa tenaga medis akhirnya dilakukan pengambilan swab. Sebab, hasil rapid test menunjukkan positif. Namun, pihaknya belum bisa memastikan berapa jumlah tenaga medis tersebut. Katanya, belum ada laporan mengenai jumlah total yang di-swab.

“Di rumah sakit dr Haryoto ada yang mulai diambil swab, aturannya memang seperti itu. Siapapun yang positif memang dilakukan pemeriksaan selanjutnya dengan di-swab,” ujarnya. Tujuannya untuk mengantisipasi penyebaran, apalagi selama ini mereka bersentuhan langsung dengan pasien positif.

Pemeriksaan tersebut merata dilakukan di semua rumah sakit. Termasuk rumah sakit di Jatiroto saat ini berencana melakukan pemeriksaan kesehatan. Agar warga yang meminta pelayanan terjamin keselamatannya. “Kabarnya mereka akan melakukan, tapi belum,” tambahnya.

Sedangkan untuk rumah sakit di Pasirian sudah melakukan pemeriksaan. Beberapa tenaga medis dilakukan rapid test lebih dahulu. Hasilnya, mereka dinyatakan negatif semuanya. “Saya dengar di Pasirian sudah dilakukan. Hasilnya negatif,” pungkasnya. (kl)

Reporter : Atieqson Mar Iqbal

Fotografer : Istimewa

Editor : Hafid Asnan