Latihan Sikatan Daya 2019

TNI AU Unjuk Gigi di Pandanwangi

JAJAL ALUTSISTA: Bupati Lumajang Thoriqul Haq bersama Dandim 0821 Letkol Inf Ahmad Fauzi dan Kapolres AKBP Muhammad Arsal Sahban menjajal helikopter milik Koopsau II dalam Latihan Sikatan Daya di Pandanwangi.

RADARJEMBER.ID – Dalam tugasnya sebagai aparatur yang menjaga kedaulatan negara, TNI dituntut untuk terus mengasah kemampuan militernya. Apalagi di era digital ini TNI juga dituntut selalu waspada dalam melindungi dan menjaga wilayah NKRI.

IKLAN

Untuk itu, Rabu (1/5), TNI menggelar latihan. Setidaknya ada 600 personel TNI mengikuti latihan Sikatan Daya yang bertempat di lapangan tembak AWR Pandanwangi, Kecamatan Tempeh, Lumajang. Latihan ini diharapkan menambah kemahiran prajurit melakukan antisipasi segala kemungkinan yang mengancam kedaulatan negara.

Selain terus meningkatkan latihan, perlengkapan alutsista juga harus dimiliki oleh TNI. Makanya dalam latihan itu, juga dilengkapi pesawat tempur. Latihan tersebut diselenggarakan oleh Komando Operasi Angkatan Udara (Koopsau) II Makassar, Lanud Abdulrahman Saleh Malang dan Lanud Iswahjudi Madiun.

Kepala Staf Angkatan Udara Marsekal TNI Yuyu Sutisna, mengaku puas setelah melihat latihan Sikatan Daya. Karena mereka memperlihatkan berbagai metode latihan selama berada di lapangan tembak AWR. “Hasil latihan tadi sangat memuaskan. Latihan ini demi menjaga kedaulatan negara,” tegasnya, di hadapan sejumlah awak media.

Oleh sebab itu, dirinya menegaskan, TNI berkomitmen untuk selalu menjaga dan merawat kedaulatan negara demi keutuhan bangsa. Bahkan seluruh anggota TNI siap mempertaruhkan segalanya demi keselamatan negara. “TNI sangat jelas berkomitmen mencurahkan segalanya demi keutuhan dan kedaulatan negara,” jelasnya.

Latihan itu juga dihadiri Bupati Lumajang Thoriqul Haq bersama Dandim 0821 Letkol Inf Ahmad Fauzi dan Kapolres AKBP Muhammad Arsal Sahban. Dalam kesempatan itu, ketiganya diajak menjajal helikopter yang menjadi salah satu armada milik Koopsau II. (*)

Reporter : Ahmad Jafin

Fotografer : Istimewa

Editor : Mahrus Sholih